Banyak Pekerja Restoran Dan Cafe Dengan Gaji Di Bawah UMK Perlu Perhatian Bupati Karimum

SAJIRUN SARAGIH

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 - 11:38 WIB

50227 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun,Kepri| Oposisi News 86 –
Secara umum, perusahaan (PT ) dilarang menggaji karyawan di bawah UMR/UMP/UMK, karena melanggar Pasal 88E ayat (2) UU Cipta Kerja dan dapat dikenakan sanksi pidana penjara (1-4 tahun) serta denda Rp100-400 juta.

Berikut adalah poin-poin penting terkait aturan gaji di bawah UMR:

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perusahaan skala menengah dan besar wajib membayar gaji minimal setara UMR, UMP, atau UMK yang berlaku di wilayah tersebut.

Pengecualian (UMKM): Berdasarkan PP 36/2021, usaha mikro dan kecil dikecualikan, namun upah tetap harus berdasar kesepakatan (biasanya di atas 50% dari rata-rata konsumsi masyarakat setempat).

Alasan Keuangan Tidak Diterima: Kesulitan keuangan tidak bisa dijadikan alasan untuk membayar di bawah UMR.

Sanksi Pidana: Pelanggaran terhadap aturan ini dikategorikan sebagai tindak pidana kejahatan.

Jika Anda menerima gaji di bawah UMR padahal perusahaan tidak termasuk usaha mikro/kecil, disarankan untuk melaporkannya ke Dinas Tenaga Kerja setempat atau pengawas ketenagakerjaan.

Undang-Undang (UU) memiliki kedudukan yang lebih tinggi daripada Peraturan Pemerintah (PP) dalam hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia. UU berfungsi sebagai kerangka dasar, sedangkan PP adalah peraturan pelaksana yang dibuat untuk menjalankan UU agar dapat diimplementasikan, sehingga PP tidak boleh bertentangan dengan UU.

Baca Juga :  Melawan Gema "Sikat Habis": Mengendus Aroma Koordinasi di Balik Sepuluh Tahun Bisnis Judi Siji Moro

Berikut adalah hierarki peraturan perundang-undangan berdasarkan Pasal 7 ayat (1) UU Nomor 12 Tahun 2011:

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945)

Undang-Undang (UU) / Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu)

Peraturan Pemerintah (PP)

Peraturan Presiden (Perpres)

Peraturan Daerah Provinsi

Peraturan Daerah Kabupaten/Kota

Sebagai kesimpulan: UU kedudukannya lebih tinggi dan menjadi dasar hukum bagi PP.

Seperti di kabupaten karimun, banyak restoran dan cafe memberikan  gaji kepada karyawanya berkisar 1,2 –  2 juta rupiah, sedangkan upah minimun kabupaten karimun tahun 2026 sebesar  4.241.935  rupiah, yang di tetapkan dan berlaku 1 januari 2026.

Saat kita konfirmasi  Desi kabid hubungan industrial, beberapa waktu yang lalu di kantornya,  menyampaikan  upah para pekerja di karimun , memang di bawah UMK sesuai dengan kesepakatan antara pemilik usaha dengan karyawannya, seperti yang diatur  dalam  Peraturan pemerintah ( PP )  no 36 tahun 2021 tegas Desi.

Baca Juga :  Kejari Karimun Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal dan Ratusan Gram Narkotika, Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

Saat kita berhasil  mengkonfirmasi salah seorang masyarakat karimun, yang merupakan  seorang pegiat  sosial ,  Jonri VH, yang kita jumpai di newton cafe, sabtu, 25/04/ 26, sangat mengharapkan pemerintah kabupaten karimun dalam hal ini bupati dan disnaker karimun, memberikan atensi terhadap gaji  para pekerja di mana bekerja jauh di bawah UMK, apakah saat ini seorang pekerja dapat memenuhi kebutuhannya ataupun keluarganya dengan gaji 1.500.000 ?

Sudah seharusnya pemerintah kabupaten karimun menggunakan  peraturan perundang undangan yang lebih tinggi, serta apakah usaha tersebut termasuk UMKM ini harus jelas,kriteria usaha yang termasuk UMKM harus di jelaskan juga.

Terobosan yang di berikan bupati dan wakil bupati,  1 tahun kepemimpinan ing iskandar / rocky marciano bawole, kita berikan  apresiasi , terkait lowongan kerja yang di  buka di karimun, namun  Demikan , upah dan gaji karyawan menjadi perhatian, karena temuan kita di lapangan , banyak pada pekerja, menerima upah tidak sesusi dengan UMK, dan jauh dari standart tegas jonri.  [Sajirun.S]

Berita Terkait

Bea Cukai Diminta Tangkap pengiriman Rokok ilegal ke Tanjung Batu
APH di minta sikat rokok ilegal/ rokok tanpa pita cukai di tanjung batu.
Rokok Ilegal Diduga Kian Marak di Tanjung Batu, APH dan Bea Cukai Diminta Bongkar Jalur Distribusi hingga ke Akarnya
Rokok Tanpa Pita Cukai Diduga Marak di Tanjung Batu, Bea Cukai dan Aparat Diminta Telusuri Jalur Distribusi
“Dugaan Peredaran Ekstasi di Star Club Wiko Karimun Seolah Bebas, Aparat Dituntut Bertindak: Siapa yang Bertanggung Jawab?”
Dugaan peredaran narkoba jenis ekstasi  di Star club wiko semakin marak, di minta kapolda kepri  turunkan tim untuk memberantasnya.
Pertemuan di  rumah dinas bupati merupakan Tindak lanjut rapat dengar  pendapat umum ( RDPU ) bupati karimun dan dewan perwakilan daerah (DPD ) RI
Dugaan Peredaran Narkoba Jenis Pil Ekstasi Kembali Marak di Star Club Wiko

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:41 WIB

Lawan Narkoba dan Judol, Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Rangkul Generasi Muda

Selasa, 3 November 2026 - 16:33 WIB

Babinsa Hadiri Reses Anggota DPRD Provinsi NTB di Desa Pamanto, Aspirasi Masyarakat Jadi Perhatian

Selasa, 3 November 2026 - 11:50 WIB

Pengembangan Kasus Pencurian Sapi di Labangka, Polsek Amankan Dua Terduga Pelaku Lain di Plampang!

Selasa, 3 November 2026 - 10:37 WIB

Polsek Labangka Gerak Cepat! Terduga Pencuri Sapi Nyaris Dihakimi Massa, Mobil Pickup Dirusak

Selasa, 3 November 2026 - 07:51 WIB

Melalui Patroli Malam, Koramil 1607-07/Lunyuk Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat Jaga Keamanan Lingkungan

Selasa, 3 November 2026 - 07:40 WIB

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Selasa, 3 November 2026 - 07:33 WIB

Babinsa Ajak Perkuat Kebersamaan Sambut Penilaian Posyandu

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Berita Terbaru