Benteng Terakhir Ada di Sekolah, BNNK Gayo Lues Minta Perang Melawan Narkoba Dimulai dari Ruang Kelas

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:55 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues|Oposisi News 86 — Perang melawan narkotika tidak akan dimenangkan hanya dengan penindakan hukum. Ketika jaringan peredaran gelap terus mencari celah menyasar generasi muda, sekolah justru dituntut menjadi benteng pertahanan paling depan.

 

Atas dasar itu, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues mengingatkan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba harus berubah dari sekadar agenda seremonial menjadi gerakan yang hidup dalam budaya pendidikan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Bimbingan Teknis Penggiat Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Pemberdayaan Lembaga Pendidikan Bersih Narkoba Tahun Anggaran 2026 yang digelar selama dua hari, 29–30 Juli 2026, di Cafe Logon Hills, Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan ini diikuti para guru dan tenaga pendidik sebagai ujung tombak pembinaan karakter peserta didik.

Kepala BNNK Gayo Lues, Fauzul Iman, S.T., M.Si., menegaskan bahwa ancaman narkotika terhadap kalangan pelajar tidak boleh dipandang sebagai persoalan yang jauh dari lingkungan sekolah.

Menurutnya, lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab strategis membangun sistem pencegahan yang terencana, berkesinambungan, dan melibatkan seluruh unsur sekolah.

Dalam arahannya saat penutupan kegiatan, Fauzul Iman menekankan bahwa setiap institusi pendidikan perlu memiliki kebijakan internal mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba, mengintegrasikan edukasi bahaya narkotika ke dalam proses pembelajaran, menyelenggarakan sosialisasi secara berkala, membentuk penggerak atau relawan anti-narkoba, memperkuat keterlibatan guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta peserta didik, melakukan deteksi dini terhadap perilaku berisiko, menyediakan mekanisme pelaporan yang aman, menjalin koordinasi dengan BNNK Gayo Lues, hingga melakukan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan program P4GN.

Baca Juga :  Babinsa Koramil Geureudong Pase Kawal Operasi Pasar Murah, Pastikan Stabilitas dan Keamanan Warga

Menurutnya, keberhasilan pencegahan tidak diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, melainkan dari lahirnya budaya sekolah yang mampu menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Karena itu, pendekatan yang digunakan harus bersifat edukatif, persuasif, dan tidak memberikan stigma kepada peserta didik.

“Siswa membutuhkan informasi yang benar, pendampingan yang baik, dan ruang komunikasi yang aman. Mereka harus merasa memiliki tempat untuk bercerita ketika menghadapi tekanan atau persoalan yang berpotensi menyeret mereka pada perilaku berisiko,” ujar Fauzul Iman di hadapan peserta.

Ia berharap para peserta yang mengikuti bimbingan teknis tidak hanya memahami konsep P4GN, tetapi mampu menjadi motor penggerak di lingkungan sekolah masing-masing. Mereka diharapkan dapat menyusun rencana aksi sesuai kondisi sekolah, menyampaikan edukasi tentang bahaya narkotika secara bertanggung jawab, serta mendorong terbentuknya pola hidup sehat di kalangan pelajar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues Samsul Bahri yang mewakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah H. Irwansyah, S.Si., M.M., Kasat Reserse Narkoba Polres Gayo Lues AKP Kabri, S.H., M.M., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Gayo Lues Dr. Sartika Mayasari, S.STP., M.A., serta para guru dan tenaga pendidik dari berbagai lembaga pendidikan.

Baca Juga :  Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Dalam sesi materi, Dr. Sartika Mayasari membawakan topik “Public Speaking untuk Penguatan P4GN”, yang menekankan pentingnya kemampuan komunikasi dalam menyampaikan pesan-pesan pencegahan kepada masyarakat dan peserta didik.

Sementara materi mengenai “Rencana Aksi P4GN” disampaikan oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Gayo Lues yang diwakili Asisten I Samsul Bahri, dengan penekanan pada pentingnya sinergi lintas sektor agar program pencegahan dapat berjalan efektif.

Diskusi yang berlangsung setelah penyampaian materi memperlihatkan tingginya perhatian para peserta terhadap berbagai tantangan yang dihadapi sekolah dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Beragam pertanyaan, pengalaman, dan masukan mengemuka sebagai bahan penyusunan langkah-langkah yang lebih aplikatif di lingkungan pendidikan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Melalui bimbingan teknis ini, BNNK Gayo Lues berharap lahir semakin banyak penggerak P4GN yang mampu mengubah sekolah bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang perlindungan yang efektif bagi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. [Mustafa Porang]

Berita Terkait

LPTQ Matang Raya Juara Umum MTQ ke-38 Baktiya, Ini Harapan Camat
Hadapi Tantangan Tugas yang Kian Kompleks, Polres Aceh Utara Perkuat Kompetensi Personel
Ratusan Warga Gayo Lues Padati Sosialisasi JKN-JKA, DPRA Serap Aspirasi Perubahan Qanun Kesehatan Aceh
Pemkab Aceh Singkil dan PT PLB Tanam 3.000 Mangrove
Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen
BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama
852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan
MTQ XXXVIII Baktiya Dibuka, 170 Peserta Berebut Tiket Terbaik Menuju Ajang Lebih Tinggi

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:22 WIB

Plampang Bersiap Jadi Role Model Sumbawa Hijau Lestari, Sinergi Pentahelix dan PENTASILVA Siap Ubah Wajah Pengelolaan Hutan

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:05 WIB

Viral Video Pengerukan Pasir Pantai Berujung Investigasi! Aliansi Soroti Dugaan Reklamasi dan Pertanyakan Legalitas Tiga Perusahaan Tambak di Lunyuk

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:32 WIB

Koramil 1607-07/Lunyuk Tingkatkan Patroli Malam, Antisipasi Gangguan Kamtibmas Sejak Dini

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:19 WIB

Blokade Simpang Lito! Aliansi Masyarakat Lito, Pungkit dan Lantung Turun ke Jalan, 12 Tuntutan Selamatkan Lantung dari Dampak Tambang

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:10 WIB

Koramil 1607-01 Perkuat Patroli, Cegah Gangguan Kamtibmas

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:44 WIB

Bangun Konektivitas Desa, Jembatan ARMCO di Marente Resmi Tuntas dan Siap Dimanfaatkan Warga

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:38 WIB

‎Babinsa Koramil 1607-03/Ropang Latih Paskibra Kecamatan Lenangguar Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:33 WIB

‎Gerakan Tanam Padi PM-AAS Jadi Momentum Perkuat Produksi Pertanian di Desa Kakiang

Berita Terbaru