Mayat Perempuan Ditemukan di Kamar Terkunci di Gayo Lues, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:44 WIB

50776 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, Aceh|Oposisi News 86 – Aparat kepolisian masih terus mendalami penemuan jasad seorang perempuan berinisial S.H. yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya di Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan diduga kuat menjadi korban tindak kekerasan yang berujung kematian, Sabtu (21/03/2026).

Peristiwa ini terungkap setelah adik kandung korban, Norman, mendatangi rumah tersebut pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.30 WIB dengan maksud bersilaturahmi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun, suasana rumah yang tidak seperti biasanya menimbulkan kecurigaan. Pintu belakang rumah tampak sedikit terbuka, sementara panggilan terhadap korban tidak mendapatkan respons.

Upaya pencarian kemudian dilakukan dengan memeriksa seluruh bagian rumah. Di lantai bawah, korban tidak ditemukan. Saat menuju lantai dua, Norman mencium bau menyengat yang mengarah kuat pada keberadaan sesuatu yang tidak wajar.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kecurigaan semakin menguat ketika ia mendapati pintu kamar korban dalam kondisi terkunci dari luar, dengan kunci masih tergantung di pintu. Setelah pintu dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi terlentang, dengan kepala tertutup kain selimut.

Baca Juga :  Dalam Rangka Peringati Hari Bhayangkara Ke 78 Tahun 2024. Polres Gayo Lues Gelar Perlombaan Menembak.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tim identifikasi dari Polres Gayo Lues yang dipimpin oleh Kasatreskrim Muhammad Abidinsyah langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh. Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSU Muhammad Ali Kasim di Blangkejeren guna kepentingan visum dan pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan bahwa korban telah meninggal dunia dalam rentang waktu lima hingga tujuh hari sebelum ditemukan. Kondisi jasad yang telah membusuk memperkuat dugaan tersebut. Selain itu, temuan medis juga menunjukkan adanya indikasi kuat tindak kekerasan.

Mulut korban diketahui disumpal menggunakan kain menyerupai jilbab berwarna hitam, sementara kedua tangan korban terikat ke belakang menggunakan kabel. Pada bagian pinggang kiri korban juga ditemukan luka yang diduga akibat benda tajam, yang semakin mempertegas dugaan adanya unsur kriminal dalam peristiwa ini.

Kapolres Gayo Lues Hyrowo melalui Kasatreskrim menyatakan bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian serta memeriksa saksi-saksi yang dinilai memiliki keterkaitan dengan korban maupun aktivitas terakhir sebelum kejadian.

Baca Juga :  Puluhan Ibu - ibu Janda Datangi Pendopo Bupati Gayo Lues Ada Apa?

Penyelidikan kini difokuskan pada upaya mengungkap pelaku serta motif di balik kematian korban yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat tersebut.

Sejumlah fakta di lapangan juga menjadi perhatian penyidik, termasuk keberadaan sebuah paket milik korban yang sebelumnya diantarkan oleh Norman tiga hari sebelum jasad ditemukan.

Paket tersebut diketahui masih berada di lokasi semula, yakni di tangga rumah, yang menimbulkan pertanyaan terkait aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan transparan. Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi serta segera melaporkan kepada aparat apabila memiliki informasi yang dapat membantu mengungkap peristiwa tersebut.

Hingga kini, penyelidikan terus berlangsung dengan pendalaman terhadap seluruh kemungkinan, termasuk dugaan kuat tindak pidana pembunuhan yang terjadi di lingkungan permukiman tersebut. []

Sumber: Humas Polres Gayo Lues.

Berita Terkait

Apresiasi Institusi dan Dukungan Profesi, Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi dan Terima Penghargaan IDI
Residivis Pencurian Dibekuk di Blangkejeren, Polisi Tegaskan Penegakan Hukum dan Imbau Kewaspadaan Warga
Mantan Direktur RSUD di Gayo Lues, dr. Taufiq Ririansyah Tanjung, Wafat di Medan
Kunjungan Wamen Koperasi RI di Gayo Lues Tegaskan Percepatan Koperasi Desa sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Rakyat
Negara Hadir di Gayo Lues, Kunjungan Wakil Menteri Koperasi Tegaskan Arah Penguatan Koperasi dan UMKM Berbasis Desa
Pengukuhan Urang Tue Kampung Porang Periode 2025–2031 Diharapkan Perkuat Tata Kelola Adat dan Pemerintahan Kampung
Silaturahmi Lebaran Menguatkan Etos Kerja dan Disiplin Aparatur
Halalbihalal di Kampung Jawa Perkuat Jalinan Silaturahmi dan Persaudaraan Warga

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:12 WIB

Cegah Gangguan Sejak Dini, Patroli Rutin TNI Disambut Positif Masyarakat

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:06 WIB

‎Selamatkan Hutan Sumbawa, Dandim 1607 Tekankan Peran Masyarakat dan Aparat

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:52 WIB

‎Koramil 1607-09/Utan Hadir dalam Pembentukan Desa Binaan Imigrasi Kabupaten Sumbawa

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:59 WIB

‎Wujud Kepedulian TNI Terhadap Pendidikan, Babinsa Utan Hadiri Purna Siswa ‎

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:55 WIB

‎Patroli Malam TNI di Lenangguar, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:05 WIB

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Alas Barat Masuki Tahap Penting

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:59 WIB

Danramil 1607-02/Empang Hadiri Penataan Ulang Data Penerima Manfaat MBG di Kecamatan Plampang

Senin, 18 Mei 2026 - 20:13 WIB

Jembatan Gantung Garuda Hadirkan Harapan Baru, Akses dan Kesejahteraan Warga Segera Meningkat

Berita Terbaru