Halalbihalal di Pendopo, Bupati Aceh Tenggara Sampaikan Permohonan Maaf dan Ajak Perkuat Persatuan

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:48 WIB

50330 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, Aceh|Oposisi News 86 — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Halalbihalal 1 Syawal 1447 Hijriah yang digelar di Pendopo Bupati Aceh Tenggara.

Momentum yang identik dengan tradisi saling memaafkan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi semata, tetapi juga dimaknai sebagai ruang refleksi antara pemimpin daerah dan masyarakat dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka dan konstruktif.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Tenggara,H.Salim Fahry menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat.

Permohonan maaf itu disampaikan dengan penuh ketulusan sebagai bentuk kesadaran bahwa dalam perjalanan kepemimpinan, masih terdapat berbagai kekurangan, keterbatasan, serta harapan masyarakat yang belum sepenuhnya dapat diwujudkan secara optimal.

Di hadapan para tokoh masyarakat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, aparatur sipil negara, serta undangan lainnya, Bupati menegaskan bahwa Idulfitri merupakan momentum yang tepat untuk melakukan introspeksi diri, baik secara pribadi maupun dalam kapasitas sebagai pemimpin daerah.

Ia menyampaikan bahwa segala kritik, masukan, dan harapan masyarakat merupakan bagian penting dalam proses perbaikan tata kelola pemerintahan yang lebih baik ke depan.

Baca Juga :  Pasca Kaburnya Narapidana Lapas Kelas II B Aceh Tenggara, Personel Kompi 4 Batalyon C Pelopor Perketat Pengamanan.

Pernyataan tersebut disambut dengan penuh pengertian dan sikap terbuka dari masyarakat yang hadir. Nuansa kebersamaan yang terbangun dalam acara tersebut mencerminkan adanya hubungan emosional yang kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal masih menjadi fondasi utama dalam kehidupan sosial di Aceh Tenggara.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen Idulfitri sebagai titik awal dalam memperkuat persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Ia menekankan bahwa tantangan pembangunan ke depan memerlukan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak, sehingga cita-cita mewujudkan Aceh Tenggara yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing dapat tercapai secara berkelanjutan.

Ajakan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan merupakan kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, semangat kebersamaan, saling percaya, dan saling mendukung harus terus dipelihara dalam setiap langkah pembangunan.

Baca Juga :  Bobroknya Moral Kades Lawe Alas: Dana Desa Ludes Digarong, Rakyat Dibiarkan Lapar, Hukum Diam Saja?!"

Acara Halalbihalal kemudian ditutup dengan tradisi saling bersalaman antara jajaran pemerintah daerah dan masyarakat yang hadir. Momen tersebut menjadi simbol nyata dari nilai-nilai silaturahmi, kebersamaan, serta harapan baru yang tumbuh di hari kemenangan.

Kehangatan yang tercipta dalam pertemuan tersebut memperlihatkan bahwa komunikasi yang harmonis antara pemimpin dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan stabilitas sosial dan mempercepat pembangunan daerah.

Pelaksanaan Halalbihalal ini pada akhirnya tidak hanya dimaknai sebagai tradisi tahunan, tetapi juga sebagai cerminan kerendahan hati seorang pemimpin dalam mengakui keterbatasan, sekaligus menunjukkan komitmen untuk terus berbenah dan melangkah bersama masyarakat menuju perubahan yang lebih baik.

Semangat Idulfitri yang sarat dengan nilai keikhlasan, persaudaraan, dan kebersamaan diharapkan dapat menjadi energi positif dalam memperkuat fondasi pembangunan Aceh Tenggara ke depan. [Dedi Ariyanto]

Berita Terkait

10 Hari Hilang, Sahila Ditemukan Tak Bernyawa di Telaga Perkebunan Warga
Bupati Aceh Tenggara Kunjungi RSUD Sahudin untuk Memberi Dukungan pada Keluarga Anak Korban Pembunuhan
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik Gelombang IV di SD Negeri 3 Kutacane Berlangsung Tertib dan Kondusif
Teror Spanduk Gelap di Banda Aceh dan Ancaman Serius Terhadap Etika Demokrasi
Angin Puting Beliung Hantam Aceh Tenggara, Rumah Warga Rusak dan Listrik Padam
Polisi Gagalkan Pengangkutan Getah Pinus Diduga Ilegal di Aceh Tenggara, Delapan Orang Diamankan
Infaq Setahun Berbuah Santunan, Warga Perapat Hulu Hadirkan Kebahagiaan bagi Anak Yatim di Pengujung Ramadan
Di Balik Masjid Balelutu, Hasanudin Menunggu Uluran Tangan di Tengah Sakit yang Tak Kunjung Usai

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:16 WIB

Reskrim Lhokseumawe Didorong Bergerak Cepat, Tekankan Profesionalisme dan Respons Aduan Warga

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:41 WIB

Podcast “Zakat Yang Memberdayakan”, Tekankan Kemandirian Umat

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:35 WIB

Jenazah Almarhum NURHAIDID Tiba di Kampung Halaman, Masyarakat Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati Aceh Selatan dan BSB Malaysia

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:30 WIB

Kapolsek Syamtalira Bayu Warning Pelajar: Knalpot Brong dan Medsos Bisa Hancurkan Masa Depan

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:12 WIB

TNI AD Tebar Al-Qur’an di Panti Asuhan Dewantara, Perkuat Fondasi Moral Generasi Muda

Senin, 11 Mei 2026 - 20:36 WIB

DAS Kluet Menghadapi Ancaman Serius, Masyarakat Hilir Menanggung Risiko

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:31 WIB

Teror Terhadap Wartawan FRN Aceh Makin Brutal!

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:56 WIB

THR Penjaga Tower Diduga Diabaikan, Kewajiban Hukum Dipertanyakan dan Tanggung Jawab Korporasi Disorot

Berita Terbaru