Anak Tak Boleh Hanya Menjadi Penonton, Tulungagung Dorong Generasi Muda Masuk Panggung Pembangunan

HARTANTO

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:25 WIB

5090 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung|Oposisi News 86 – Anak-anak tidak lagi ditempatkan sebagai objek pembangunan semata. Di Tulungagung, mereka didorong menjadi bagian dari proses pengambilan gagasan, penyampaian aspirasi, hingga pengawasan terhadap pemenuhan hak-haknya sendiri.

Pesan itulah yang mengemuka saat Pemerintah Kabupaten Tulungagung memperingati Hari Anak Nasional ke-42 dengan membuka Kongres Anak 2026 sekaligus mengukuhkan Forum Anak atau Dewan Perwakilan Anak Kabupaten Tulungagung (DPATA) masa bakti 2025–2026 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (03/08/2026).

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, SM., MM., mengatakan peringatan Hari Anak Nasional seharusnya tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Menurutnya, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa pemenuhan hak anak dan perlindungan terhadap mereka merupakan tanggung jawab bersama pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan,” pemerintah daerah menegaskan pentingnya membangun lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan ramah anak. Langkah itu dinilai menjadi fondasi untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, berdaya saing, serta memiliki akhlak yang baik di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Ahmad Baharudin menilai anak-anak yang hadir dalam Kongres Anak bukan sekadar peserta kegiatan, melainkan bagian dari pembangunan daerah. Karena itu, Forum Anak diharapkan menjadi ruang yang memberi kesempatan kepada anak untuk menyampaikan ide, kritik, dan aspirasi mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Belum dapat Lahan, 12 Kelurahan Tulungagung Belum Usulkan Pembangunan Koperasi Merah Putih

Ia juga mengingatkan pentingnya peran Forum Anak sebagai pelopor sekaligus pelapor. Sebagai pelopor, anggota forum diharapkan mampu memberi teladan melalui perilaku positif di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Sebagai pelapor, mereka didorong berani menyampaikan apabila menemukan dugaan pelanggaran terhadap hak-hak anak melalui mekanisme pengaduan yang telah disediakan pemerintah daerah sehingga setiap laporan dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tulungagung, Dr. dr. Kasil Rokhmad, MMRS., menjelaskan bahwa Forum Anak kini telah terbentuk hingga tingkat desa dan kecamatan. Keberadaan forum tersebut menjadi wadah partisipasi anak sekaligus sarana membangun kepedulian terhadap berbagai persoalan yang mengancam tumbuh kembang generasi muda.

Menurutnya, forum tersebut memiliki peran strategis dalam mendorong pencegahan perundungan, kekerasan terhadap anak, serta penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Dengan keterlibatan aktif anak, berbagai persoalan di lingkungan sekitar diharapkan dapat lebih cepat dikenali dan dikomunikasikan kepada pihak yang berwenang.

Baca Juga :  Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar Geledah Kantor Dinas PUPR Dan Kantor Kontraktor, Ada Apa,???.

Dalam laporannya, Kasil juga menyampaikan bahwa Kabupaten Tulungagung berhasil meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Utama pada 2025. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dunia usaha, serta partisipasi masyarakat.

Pemerintah daerah kini tengah mempersiapkan verifikasi lapangan yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 sebagai bagian dari upaya mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut.

Rangkaian Hari Anak Nasional tahun ini turut diisi dengan Kongres Anak 2026 sebagai ruang penyampaian aspirasi anak serta penyelenggaraan DPATA Awards 2026 untuk memberikan apresiasi kepada individu, komunitas, dan lembaga yang dinilai berkontribusi dalam pemenuhan hak serta perlindungan anak di Kabupaten Tulungagung.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap suara anak tidak berhenti sebagai simbol partisipasi, tetapi menjadi bagian dari penyusunan kebijakan yang menyangkut masa depan mereka.

Sebab, keberhasilan membangun daerah yang ramah anak tidak hanya diukur dari penghargaan yang diraih, melainkan dari sejauh mana setiap anak memperoleh ruang untuk didengar, dihargai, dilindungi, dan tumbuh menjadi generasi penerus yang siap menghadapi tantangan masa depan. [Hartanto]

Berita Terkait

Satpol PP Tulungagung Bersama Bea Cukai Gencarkan Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal di Barn Cafe
Mlaku Bareng Hari Koperasi Bersama Plt. Bupati Tulungagung dan Forkompinda, Berhadiah Utama Sepeda Motor
21 Kepala SMP Digeser, Dua Sekolah Masih Kosong: Rotasi Kepala Sekolah Jangan Berhenti pada Sekadar Tukar Kursi
RAPBD 2027 dan Perubahan APBD 2026 Tulungagung Disorot: Pendapatan Turun, Belanja Naik, Publik Menanti Bukti Manfaat Anggaran
RSUD Campurdarat Matangkan Layanan CT-Scan, Akses Diagnosis Warga Tulungagung Selatan Diproyeksikan Lebih Dekat
Dugaan Tata Kelola KPRI Sejahtera Mengemuka, Pengurus Persilakan Audit dan Buka Ruang Klarifikasi Semua Pihak
Ujian Seleksi Perangkat Desa Tawangsari Digelar Terbuka, Integritas dan Kompetensi Jadi Penentu
Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:54 WIB

‎Sinergitas Terus Dijaga, Dandim 1607/Sumbawa Hadiri Rapat Rutin Forkopimda

Jumat, 18 September 2026 - 18:41 WIB

‎Babinsa Koramil 1607-12/Moyo Hilir Intensifkan Komsos, Dorong Warga Waspadai Kebakaran, Rabies dan Narkoba

Jumat, 18 September 2026 - 18:25 WIB

Polda NTB Tingkatkan Perkara Pengelolaan Anggaran BUMD PT. Energi Selaparang ke Tahap Penyidikan

Kamis, 17 September 2026 - 20:32 WIB

‎Dugaan Jual Beli Alsintan Berkedok Hibah, Roni Soroti 4 Combine Brigade Sumbawa

Kamis, 17 September 2026 - 17:29 WIB

Pengadilan Eksekusi Lahan Sengketa, Aparat Pastikan Situasi Aman

Kamis, 17 September 2026 - 17:23 WIB

Di Tengah Dinamika Zaman, Festival Ai Mangkung Menjadi Ruang Menjaga Identitas dan Kearifan Lokal Buer

Kamis, 17 September 2026 - 17:19 WIB

Babinsa Boak Perkuat Sinergi dalam Sosialisasi Batas Kawasan Hutan

Kamis, 17 September 2026 - 17:13 WIB

‎Jaga Kelancaran Penyaluran Bapang, Babinsa Berare Hadir Dampingi Masyarakat

Berita Terbaru