Kunjungan Wamen Koperasi RI di Gayo Lues Tegaskan Percepatan Koperasi Desa sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Rakyat

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 21:41 WIB

50440 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia Hj. Farida Farichah,MSI Saat kungker Ke Kabupaten Gayo Lues.

Gayo Lues, Aceh| Oposisi News 86 – Upaya pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Hj. Farida Farichah, M.Si, ke Desa Tampeng, Kecamatan Kutapanjang, Jumat (17/04/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda strategis nasional dalam memastikan percepatan pembangunan dan kesiapan operasional Koperasi Desa Merah Putih sebagai instrumen utama penggerak ekonomi berbasis komunitas.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia,Hj. Farida Farichah, M.Si, saat memberikan arahan kepada Anggota Koperasi Merah Putih.

Dalam peninjauan lapangan tersebut, Wakil Menteri menegaskan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan sebuah desain besar transformasi ekonomi desa yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

Ia menyampaikan bahwa capaian pembangunan koperasi secara nasional telah menunjukkan progres signifikan dengan jumlah yang telah melampaui 30 ribu unit, yang ditargetkan mulai beroperasi secara bertahap pada Agustus mendatang.

Penegasan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian yang menempatkan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional, sekaligus diperkuat dalam kerangka Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang mendorong kemandirian ekonomi desa melalui pengelolaan potensi lokal secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Jajaran Polsek Rikit Gaib Terus Lakukan Monitoring Kegiatan Masyarakat di Kolam Renang Penomon Jaya

Selain itu, arah kebijakan tersebut juga bersesuaian dengan prinsip-prinsip dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM, yang memberikan ruang percepatan penguatan kelembagaan dan usaha koperasi di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri menekankan bahwa koperasi desa harus mampu menjadi pusat distribusi dan produksi yang efektif, sehingga mampu memotong rantai pasok yang panjang dan menekan disparitas harga di tingkat masyarakat.

Koperasi diharapkan hadir sebagai solusi konkret atas persoalan klasik desa, mulai dari keterbatasan akses barang kebutuhan pokok hingga lemahnya posisi tawar petani dan pelaku usaha kecil.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa konsep Koperasi Desa Merah Putih dirancang sebagai ekosistem ekonomi terpadu yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti gudang penyimpanan, sistem logistik, hingga armada distribusi yang mencakup kendaraan angkut skala besar maupun kecil.

Dengan dukungan tersebut, koperasi diharapkan mampu menjamin ketersediaan barang sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat desa.

Transformasi digital juga menjadi bagian integral dari sistem operasional koperasi, di mana seluruh proses pemesanan dan distribusi kebutuhan pokok dilakukan secara berbasis teknologi.

Hal ini merupakan implementasi dari arah kebijakan nasional dalam percepatan digitalisasi ekonomi sebagaimana tertuang dalam berbagai regulasi turunan terkait penguatan ekosistem ekonomi digital dan inklusi keuangan.

Dalam aspek tata kelola, pemerintah turut mendorong profesionalisme melalui rekrutmen besar-besaran tenaga manajerial koperasi yang akan dibekali pelatihan intensif.

Baca Juga :  Dalam Waktu 3 (tiga) Jam Tim Resmob Polres Gayo Lues dan Polsubsektor Rumah Bundar Berhasil Menangkap AH Pelaku Curanmor

Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan koperasi tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi juga mampu beroperasi secara efisien, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip good governance.

Wakil Menteri juga menegaskan bahwa koperasi merupakan entitas milik bersama yang seluruh manfaatnya akan kembali kepada anggota dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU). Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

Ia mengingatkan bahwa keberlanjutan koperasi sangat ditentukan oleh komitmen kolektif dalam menjaga integritas, kepercayaan, dan semangat gotong royong.

Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Plt. Sekretaris Daerah, Asisten II, anggota legislatif provinsi, Plt. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, para pengulu, serta pengurus koperasi dan unsur masyarakat lainnya.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan dukungan lintas sektor dalam memastikan program strategis nasional tersebut dapat berjalan optimal di tingkat daerah.

Dengan berbagai langkah konkret yang tengah dilakukan, pemerintah berharap Koperasi Desa Merah Putih mampu menjadi instrumen efektif dalam menciptakan kemandirian ekonomi desa, memperkuat ketahanan ekonomi nasional, serta mewujudkan pemerataan kesejahteraan yang berkeadilan sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi. []

Berita Terkait

Harimau Sumatera Muncul Berulang di Blangpegayon, Warga Cemas dan Pertanyakan Kesiapan Mitigasi Satwa Liar
Apresiasi Institusi dan Dukungan Profesi, Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi dan Terima Penghargaan IDI
Residivis Pencurian Dibekuk di Blangkejeren, Polisi Tegaskan Penegakan Hukum dan Imbau Kewaspadaan Warga
Mantan Direktur RSUD di Gayo Lues, dr. Taufiq Ririansyah Tanjung, Wafat di Medan
Negara Hadir di Gayo Lues, Kunjungan Wakil Menteri Koperasi Tegaskan Arah Penguatan Koperasi dan UMKM Berbasis Desa
Pengukuhan Urang Tue Kampung Porang Periode 2025–2031 Diharapkan Perkuat Tata Kelola Adat dan Pemerintahan Kampung
Silaturahmi Lebaran Menguatkan Etos Kerja dan Disiplin Aparatur
Halalbihalal di Kampung Jawa Perkuat Jalinan Silaturahmi dan Persaudaraan Warga

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:03 WIB

MBG Cot Rheu, Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:00 WIB

Kacabdin Aceh Utara Diuji, Johan Bungkam

Senin, 8 Juni 2026 - 11:29 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026, Momentum Hidup Sehat dan Ujian Kesiapan Event Olahraga Daerah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:03 WIB

BNNK Gayo Lues Gandeng Starbucks FSC dan PT Ujang Jaya International Perkuat Program Kopi untuk Cegah Kultivasi Ganja

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:59 WIB

Gampong Geulumpang Bungkok Salurkan BLT dan Santuni Anak Yatim

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:10 WIB

Usai banjir Pemdes Geulumpang Bungkok Perbaiki Jalan lingkungan Desa

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:48 WIB

Pemdes Peudari Salurkan BLT kepada 132 Keluarga, Perkuat Program Sosial dan Keagamaan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:46 WIB

Bupati Aceh Utara dan Satgas PRR tinjau korban cuaca ekstrem di Langkahan

Berita Terbaru