Universitas Jambi dan Universitas Karimun, Luncurkan Program Pengabdian Masyarakat Internasional di Desa Penarah

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 25 September 2024 - 21:52 WIB

50606 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi (FEB UNJA) dan Universitas Karimun (UKA) telah meresmikan program pengabdian masyarakat internasional yang menandai langkah signifikan dalam upaya pemberdayaan masyarakat berbasis akademik.

 

Inisiasi program ini ditandai dengan penandatanganan Implementasi Kerja Sama Implementation Arrangement yang dilaksanakan bersamaan dengan seremoni kepada masyarakat, Kegiatan tersebut berlansung tepatnya di Desa Penarah Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun Provinsi Kepri pada, Kamis (12/9/2024)lalu

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan itu Kepala Desa Penarah Abdulrahman, S.Pd. Jas. mengatakan, Acara penandatanganan yang berlangsung di Balai Desa Penarah ini dihadiri oleh lebih dari 150 peserta, termasuk team dari kedua institusi akademik, perwakilan pemerintah daerah kecamatan belat, tokoh masyarakat setempat, serta delegasi internasional dari negara tetangga.

 

Suasana Balai Desa yang dihiasi dengan

kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Desa Penarah, Kabupaten Karimun merupakan Kolaborasi antar-institusi dan ini mencerminkan komitmen terhadap pengembangan masyarakat melalui pendekatan akademis yang terstruktur dan berkelanjutan. ujarnya

 

Dikatakannya ada Lima pihak utama yang telah menandatangani kerjasama ini di antaranya, Prof. Dr. Shofia Amin, S.E., M.Si. Selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi ; Said Nuwrun.T., S.I.Kom., M.Si. Sebagai Wakil Rektor I Universitas Karimun; Dr. Etik Umiyati, SE. M.Si. Mewakili Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Jambi; Haryati, S.Ikom., M.Ikom. Selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Karimun, dan saya sendiri sebagai Kepala Desa Penarah Abdulrahman, S.Pd. Jas.

Baca Juga :  Kok Bisa,!!!. Tanah Uruk/ Pematangan Lahan Perumahan Harapan Kencana Diduga Tidak Berijin. Siapa Yang Bertanggung Jawab,!!!.

 

Lebih lanjut Abdul Rahman menambahkan, ucapan terimakasih atas perhatian dan dukungan dari Universitas Jambi dan Universitas Karimun. Program ini bukan hanya akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat kami, tetapi juga membuka wawasan kami terhadap standar internasional dalam pengembangan desa wisata. Kami siap bekerja keras dan belajar untuk mewujudkan impian menjadikan Desa Penarah sebagai destinasi wisata berkelanjutan berkelas dunia. imbuhnya nya

Hari ini kita tidak hanya menandatangani sebuah perjanjian, tetapi kita juga menandai dimulainya sebuah perjalanan. Perjalanan menuju Desa Penarah yang lebih sejahtera, lebih berkelanjutan, dan siap menyambut dunia. Mari kita bekerja sama, belajar bersama, dan tumbuh bersama dalam mewujudkan impian ini.

 

 

Di tempat yang sama Perwakilan team,Said Nuwrun.T., S.I.Kom., M.Si dari Universitas Karimun, dalam pidatonya mengatakan, Program pengabdian masyarakat internasional ini bukan hanya tentang mengintegrasikan keahlian akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat. Ini adalah tentang membangun jembatan antara pengetahuan global dan kearifan lokal, antara teori dan praktek, antara kampus dan masyarakat dengan melibatkan perspektif internasional

 

 

“kami berharap program ini dapat membawa inovasi dan solusi yang lebih komprehensif bagi pengembangan Desa terutama Desa Penarah supaya bisa menjadi model bagi desa-desa lain di seluruh Indonesia,” ucapnya

 

 

Menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh Desa Penarah kerjasama ini membuka pintu bagi internasionalisasi pembangunan desa wisata di Indonesia. Desa Penarah, dengan keindahan alamĺnya yang menakjubkan dan kekayaan budayanya yang unik, memiliki semua elemen untuk menjadi destinasi wisata kelas dunia. Melalui program ini, kami tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan Desa Penarah ke panggung global, tetapi juga membawa pengalaman dan pengetahuan internasional untuk memperkaya pembangunan masyarakat lokal,” jelasnya.

Baca Juga :  PLT. Kades Prayun  Ulul Hidayat S.ip Menyerahkan BLT Secara Simbolis Bulan Januari - April

 

Dalam paparan komprehensif yang disampaikan, Tim Pengabdian Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi yang terdiri dari Prof. Dr. Junaidi, S.E., M.Si, Dr. Drs. Zulgani, M.P, Parmadi, S.E., M.E, dan Dwi Hastuti, S.E., M.Sc mengungkapkan pentingnya keberlanjutan program dengan adanya lima pilar utama program kerjasama ini. Pilar pertama berfokus pada pelatihan produksi dan aplikasi pupuk organik dengan standar internasional. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

 

Pilar kedua melibatkan penelitian kolaboratif lintas negara yang akan mengkaji dampak ekonomi dan ekologis penggunaan pupuk organik di kawasan pesisir. Studi ini direncanakan akan melibatkan kontribusi para peneliti dari berbagai universitas di kawasan Asia Tenggara, menjamin perspektif yang komprehensif dan relevan secara regional.

Pilar ketiga adalah pengembangan model bisnis ekowisata berbasis pemberdayaan masyarakat.

 

Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah pengembangan wisata di Desa Penarah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal,” tegasnya.

 

 

Pilar keempat adalah program pertukaran mahasiswa dan dosen internasional untuk riset terapan, yang akan membawa perspektif segar dan inovatif dalam pengembangan desa. Pilar kelima adalah pendampingan dalam pengembangan produk wisata berbasis potensi lokal dengan sentuhan global.

 

A.Yahya

Berita Terkait

Bea Cukai Diminta Tangkap pengiriman Rokok ilegal ke Tanjung Batu
APH di minta sikat rokok ilegal/ rokok tanpa pita cukai di tanjung batu.
Rokok Ilegal Diduga Kian Marak di Tanjung Batu, APH dan Bea Cukai Diminta Bongkar Jalur Distribusi hingga ke Akarnya
Rokok Tanpa Pita Cukai Diduga Marak di Tanjung Batu, Bea Cukai dan Aparat Diminta Telusuri Jalur Distribusi
“Dugaan Peredaran Ekstasi di Star Club Wiko Karimun Seolah Bebas, Aparat Dituntut Bertindak: Siapa yang Bertanggung Jawab?”
Dugaan peredaran narkoba jenis ekstasi  di Star club wiko semakin marak, di minta kapolda kepri  turunkan tim untuk memberantasnya.
Pertemuan di  rumah dinas bupati merupakan Tindak lanjut rapat dengar  pendapat umum ( RDPU ) bupati karimun dan dewan perwakilan daerah (DPD ) RI
Dugaan Peredaran Narkoba Jenis Pil Ekstasi Kembali Marak di Star Club Wiko

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:41 WIB

Lawan Narkoba dan Judol, Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Rangkul Generasi Muda

Selasa, 3 November 2026 - 16:33 WIB

Babinsa Hadiri Reses Anggota DPRD Provinsi NTB di Desa Pamanto, Aspirasi Masyarakat Jadi Perhatian

Selasa, 3 November 2026 - 11:50 WIB

Pengembangan Kasus Pencurian Sapi di Labangka, Polsek Amankan Dua Terduga Pelaku Lain di Plampang!

Selasa, 3 November 2026 - 10:37 WIB

Polsek Labangka Gerak Cepat! Terduga Pencuri Sapi Nyaris Dihakimi Massa, Mobil Pickup Dirusak

Selasa, 3 November 2026 - 07:51 WIB

Melalui Patroli Malam, Koramil 1607-07/Lunyuk Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat Jaga Keamanan Lingkungan

Selasa, 3 November 2026 - 07:40 WIB

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Selasa, 3 November 2026 - 07:33 WIB

Babinsa Ajak Perkuat Kebersamaan Sambut Penilaian Posyandu

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Berita Terbaru