Kapolda Kepri dan Kapolres Karimun Hadiri Penutupan Operasi Patroli Laut Terpadu Serta Peluncuran Satgas Pemberantasan Penyelundupan Bea Cukai di Karimun

SAJIRUN SARAGIH

- Redaksi

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:21 WIB

50838 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun, Kepulauan Riau – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) secara resmi menutup Operasi Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya dan Wallacea Semester I Tahun 2025. Bersamaan dengan itu, sebuah Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Penyelundupan juga diluncurkan.

Acara penting ini berlangsung di Lapangan Hitam dan Aula Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun pada Selasa (29/07/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, Kapolda Kepulauan Riau IRJEN Pol Asep Safrudin, Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Fauzi, serta Bupati Karimun H. Iskandarsyah.

Dalam amanatnya, Djaka Budhi Utama menjelaskan bahwa operasi patroli laut ini merupakan bagian integral dari upaya Bea dan Cukai untuk menjaga kedaulatan perairan Indonesia dari peredaran barang ilegal.

Baca Juga :  "Dugaan Peredaran Ekstasi di Star Club Wiko Karimun Seolah Bebas, Aparat Dituntut Bertindak: Siapa yang Bertanggung Jawab?”

“Setiap tahun kami melaksanakan patroli laut terpadu untuk mengawasi keluar masuknya barang di perbatasan. Operasi Jaring Sriwijaya fokus di perairan barat Indonesia, sedangkan Jaring Wallacea menjangkau wilayah timur, termasuk perairan Sulawesi, Papua, Bali, dan Nusa Tenggara,” ujarnya.

Pada semester I tahun 2025, operasi ini mencatat keberhasilan dengan menegah 16 kasus pelanggaran kepabeanan dan cukai.

Pelanggaran tersebut meliputi penyelundupan narkotika, pasir timah, pakaian bekas, rokok impor, senapan angin, produk hortikultura, hingga bahan pokok. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:

– Tembakau: 114 karton (setara 1.200.000 batang)

– Tekstil & Pakaian: 24 roll karpet dan 24 koli pakaian

– Pasir Timah: 390 karung (total 15,6 ton)

– Beras: 320 karung (total 16 ton)

– Gula: 150 karung (total 7,5 ton)

Baca Juga :  "Mak Gawat" Sudah Satu  Bulan Semenjak Dinas PUPR Meninjau Bangunan Ruslan Tampa PBG , Belum ada tindakan

Djaka Budhi menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, Kejaksaan, dan pemerintah daerah. “Kami mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung penuh operasi ini.

Satgas Pemberantasan Penyelundupan yang kami luncurkan hari ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi,” tegasnya.

Kapolda Kepulauan Riau IRJEN Pol Asep Safrudin yang turut hadir, menyatakan komitmen penuh jajaran kepolisian untuk mendukung langkah Bea dan Cukai dalam memberantas penyelundupan.

“Sinergi aparat menjadi kunci agar laut kita benar-benar aman dari peredaran barang ilegal,” ujarnya.

Acara ditutup dengan konferensi pers yang dipimpin oleh Dirjen Bea dan Cukai, diikuti dengan pemaparan lebih lanjut mengenai peran Satgas dalam pengawasan perbatasan laut.

Selama kegiatan berlangsung, pengamanan ketat dilakukan oleh 101 personel Polres Karimun dan jajaran terkait.[SAJIRUN, S]

Berita Terkait

Bea Cukai Diminta Tangkap pengiriman Rokok ilegal ke Tanjung Batu
APH di minta sikat rokok ilegal/ rokok tanpa pita cukai di tanjung batu.
Rokok Ilegal Diduga Kian Marak di Tanjung Batu, APH dan Bea Cukai Diminta Bongkar Jalur Distribusi hingga ke Akarnya
Rokok Tanpa Pita Cukai Diduga Marak di Tanjung Batu, Bea Cukai dan Aparat Diminta Telusuri Jalur Distribusi
“Dugaan Peredaran Ekstasi di Star Club Wiko Karimun Seolah Bebas, Aparat Dituntut Bertindak: Siapa yang Bertanggung Jawab?”
Dugaan peredaran narkoba jenis ekstasi  di Star club wiko semakin marak, di minta kapolda kepri  turunkan tim untuk memberantasnya.
Pertemuan di  rumah dinas bupati merupakan Tindak lanjut rapat dengar  pendapat umum ( RDPU ) bupati karimun dan dewan perwakilan daerah (DPD ) RI
Dugaan Peredaran Narkoba Jenis Pil Ekstasi Kembali Marak di Star Club Wiko

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hilir Perkuat Pembinaan Teritorial

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru

KARIMUN KEPRI

Bea Cukai Diminta Tangkap pengiriman Rokok ilegal ke Tanjung Batu

Senin, 2 Nov 2026 - 09:32 WIB