Tulungagung|Oposisi News 86 – Pemerintah Tulungagung menggelontorkan anggaran Rp 7 miliar untuk membangun Jembatan Junjung, Kecamatan Sumbergempol. Jembatan antar kecamatan tersebut terbengkalai akibat patah pada Desember 2024.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, Erwin Novianto, mengatakan saat ini lelang proyek telah selesai dilakukan dan tinggal menunggu penerbitan Surat Perintah Kerja (SPK). Proses tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima surat izin dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.
Minggu ini SPK akan diterbitkan ke pihak penyedia jasa yang akan melaksanakan tugas pembangunan.Jadi mereka bisa segera melakukan tanggung jawabnya dimulai dari pendistribusian, persiapan lahan sampai pada droping material,” kata Erwin, Selasa kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihaknya mengakui rencana pembangunan jembatan antar kecamatan tersebut sempat terkendala akibat minimnya anggaran di Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Sementara itu pada tahun ini juga sempat molor karena menunggu surat dari BBWS Brantas,terendala karena nunggu izin dari BBWS,” ujarnya.
Sesuai rencana, kontrak pembangunan Jembatan Junjung akan dilakukan dalam kurun waktu enam bulan ke depan, tetapi tidak menutup kemungkinan pembangunan akan tuntas lebih awal,tergantung cuaca, kalau cuaca bagus mungkin lima bulan sudah bisa selesai ungkapnya.
Beliau menambahkan desain konstruksi jembatan akan dibuat tanpa tiang penyangga tengah atau jembatan gerber. Jembatan ini menggunakan sistem kantilever atau menggantung,pada bagian tengah ditopang oleh sambungan khusus yang menahan beban dari kedua sisi bentang, sehingga tidak memakai pilar di bagian tengah sungai,Konstruksi tersebut dinilai tepat diterapkan di Junjung agar tidak menganggu aliran sungai dan tidak menahan material sampah,Jembatan Junjung ini patah sejak pertengahan Desember 2024, akibat kondisi itu arus lalu lintas sementara dialihkan melalui jalur lain dengan jarak tempuh yang lebih jauh dari sebelum jembatan ini rusak. [Hartanto]









































