Akibat Sarpras Dan Supplier 18 SPPG di Tulungagung Dihentikan Operasi, BGN Ungkap Permasalahan.

HARTANTO

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:59 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung|Oposisi News 86 – Tercatat 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tulungagung dihentikan sementara operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Keputusan ini diambil menyusul atasi temuan terkait sarana dan prasarana (sarpras), kualitas layanan, hingga pengelolaan bahan baku di lapangan kerja.

Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Tulungagung, Sebrina Mahardika, mengatakan penghentian operasional tersebut dilakukan karena adanya sejumlah persoalan yang perlu segera dibenahi oleh pengelola SPPG,memang penyebabnya banyak.apalagi tahun 2026 fokusnya pada kualitas, baik itu sarpras, menu dan pelayanan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sebrina, penghentian operasional tidak hanya disebabkan oleh persoalan fasilitas, tetapi juga dipicu oleh kasus keracunan serta keluarnya sejumlah staf penting dari SPPG, seperti kepala SPPG, akuntan, hingga ahli gizi.

Baca Juga :  Nasdem Berikan B1KWK Kepada Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo Dan Didik Girnoto

Keputusan tersebut merupakan kebijakan langsung dari BGN pusat sebagai bagian dari upaya peningkatan standar layanan program pemenuhan gizi, dari 18 SPPG yang disuspend juga diketahui memiliki permasalahan lama, termasuk dugaan monopoli penyuplai bahan baku.

BGN menetapkan setiap SPPG harus memiliki minimal 15 supplier bahan baku,namun di lapangan ditemukan ada SPPG ,yang hanya memiliki 5 supplier (penyuplai) sebab itu kami terus mendorong SPPG menerima lebih banyak supplier,” tambahnya.

Penghentian operasional ini bersifat sementara dan dapat dicabut apabila SPPG telah memenuhi seluruh perbaikan yang diminta oleh BGN.

Sebrina juga menegaskan, meski 18 SPPG dihentikan sementara, layanan kepada masyarakat tetap berjalan saat ini terdapat 129 SPPG yang masih aktif beroperasi di Kabupaten Tulungagung dengan jumlah penerima manfaat lebih dari 200.000 orang, di mana 70–80 persen di antaranya merupakan pelajar,penerima manfaat dari SPPG yang dihentikan operasionalnya dialihkan ke dapur lain agar distribusi tetap berjalan normal.

Baca Juga :  RSUD Dr Iskak Tulungagung Perkuat Mekanisme Verifikasi Serta Keringanan Biaya Kesehatan Bagi Warga Tidak Mampu

Penerima manfaat yang SPPG-nya dihentikan, dialihkan ke SPPG lain. Ini tugas Korcam (koordinator kecamatan), jika ada yang suspend di-cover dapur lain,selain itu, terdapat sekitar 7–8 SPPG yang saat ini masih dalam tahap pembangunan dan telah mendapatkan persetujuan sebelum diberlakukannya moratorium.

Sebrina menjelaskan, SPPG yang sedang dibangun wajib memenuhi seluruh standar sarpras dan ketentuan teknis sebelum dapat beroperasi. Ia juga menegaskan bahwa setelah moratorium, tidak ada lagi pendaftaran baru, melainkan harus melalui proses ketat sesuai peraturan yang telah ditetapkan. [Hartanto]

Berita Terkait

Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru
Dugaan Pengadaan LKS di MIN 1 Trenggalek Kian Menggantung, Keterangan Sekolah dan Komite Berbeda, DPRD Minta Audit Menyeluruh
Anggota DPRD Tulungagung Sutomo Mengundurkan Diri, Proses PAW Menuju Penggantian oleh Peraih Suara Terbanyak Kedua
Segenap keluarga besar Media Oposisi News 86 Provinsi Jawa Timur serta seluruh mitra kerja mengucapkan:
Warga Desa Ketanon Terima Bantuan Sembako Dengan Tertib 
Akhirnya Setelah 1,5 Tahun Rusak,Jembatan Junjung Tulungagung Segera Di Perbaiki.
PPPK Paruh Waktu Menjerit, Gaji Rp300 Ribu Sebulan Jadi Sorotan DPRD Tulungagung
Vonis SKTM RSUD dr. Iskak: Ketika Surat Orang Miskin Diduga Dijadikan Ladang Bancakan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru