Jakarta|Oposisi News 86 – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memperkuat diplomasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan percepatan pemulihan pascabanjir tidak berhenti pada janji. Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M. atau Ayahwa, menemui Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, serta Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB) Masryani Mansyur di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk mengakselerasi dukungan pemerintah pusat bagi ribuan warga yang masih terdampak banjir, sekaligus membuka peluang pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Aceh Utara.
Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, mengatakan pembahasan difokuskan pada percepatan penyaluran bantuan sosial, pemulihan kehidupan masyarakat, serta penguatan perlindungan bagi korban bencana.
“Pemerintah daerah berharap dukungan Kementerian Sosial segera diwujudkan agar proses pemulihan berlangsung lebih cepat dan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal,” kata Muntasir.
Di sektor pendidikan, Ayahwa menyatakan kesiapan Aceh Utara menjadi bagian dari implementasi Program Sekolah Rakyat, yang dirancang untuk membuka akses belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program itu dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, kolaborasi dengan Kementerian Sosial bukan sekadar agenda koordinasi, melainkan ikhtiar menghadirkan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Harapannya, hasil pertemuan tersebut segera bermuara pada langkah nyata, sehingga pemulihan pascabencana berlangsung lebih cepat dan kesempatan memperoleh pendidikan semakin terbuka bagi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan. (SR)




































