Laskar Melayu Cendikiawan Muda Desak Kapolda Provinsi Riau Usut Tuntas Pemilik Dan Penampung Kayu Olahan Di Meranti.

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 18 Juni 2024 - 10:47 WIB

501,302 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Kabiro Oposisi-News86 Meranti, Yudi Yustira.

MERANTI – Ketua Laskar Melayu Cendikiawan Muda Mendesak Kapolda Riau Untuk Mengusut Sampai Tuntas Pemilik Dan Penadah Kayu Yang Dibawa Oleh KM.Putri Diana.Selasa(18-6-2024)

Laskar Melayu Cendikiawan Muda Sangat Mengapresiasi Tugas Reskrimsus Polda Riau Yang Berhasil Atas Penangkapan Terhadap Kapal Motor Putri Diana Yang Mengakut Kayu Olahan sebanyak 70 Ton kayu olahan berupa balak tim jenis kayu rimba campuran.dimana diketahui kayu hasil hutan yang tidak dilengkapi dokumen sah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Ormas LMCM Arman Saputra Meranti Mendesak Kapolda Riau agar segera mengusut Tuntas Pemilik Dan Penadah Atas Penangkapan Kayu Olahan Di Perairan Sungai Pengaram Desa Mengkikip Kecamatan Tebing Tinggi Barat.

Baca Juga :  Timses Syuib Idris Datangi Kantor DPC Partai PKS Ambil Formulir Pendaftaran Sebagai Balon Bupati Bengkalis Priode 2024-2029.

Menurut Arman, Jangan Hanya Kapten Dan KKM Saja Dijadikan Tersangka Meraka Hanya Mengakut Kayu Olahan,Secara Tidak Langsung Jelas Ada Pemodal Selaku Pemilik Kayu Dan Penadah Atau Penampung Kayu olahan tersebut.

Kami Berharap Kepada Dirrekrimsus Polda Riau Tidak Pandang Bulu Dalam Penyelidikan Usut Tuntas Sampai Keakar-Akarnya.Jangan Sampai Terkesan Ada Main Mata.Kami Laskar Melayu Cendikiawan Muda Akan Terus Mengiring Perkembangan Penyidikan Yang Berlanjut.tutupnya

Hal senada juga disampaikan Sekretaris LMCM kepulauan Meranti, Asrul bahwa Tindakan tersebut jelas Melanggar ketentuan UU Nomor 18/2013 tentang pencegahan dan pemberantasan kerusakan Hutan.

Baca Juga :  Terkesan Lemah Tangani Kasus Korupsi, Ketum LMCM Minta Kejagung Evaluasi Kinerja Kejati Riau.

“Apalagi besar dugaan kami selama ini kayu-kayu olahan tersebut dibawa ke kota Batam yang kemudian Meranti kecolongan Dengan PAD dan krisis Keperluan Bagi daerah sendiri.Pungkasnya

Kami juga menegaskan kepada kementrian kehutanan dan kementrian lingkungan agar mengusut tuntas kegiatan illegal n loging ini, dari hutan mana kayu berasal? Dan berapa hektar rusaknya hutan tersebut akibat kegiatan penebangan liar ini.

Kita berharap, semua pihak, baik itu kepabeanan atau bea cukai, panglima TNI , mari lebih serius lagi mengawasi pebalakan ini demi pembangunan yang berkelanjutan(development sustanable),” Tutupnya.[]

Berita Terkait

STOP PERSS WARTAWAN MEDIA OPOSISI NEWS 86.COM
Didatangi Puluhan Murid SDN 11 Bokor, Aipda Ashobirin Kenalkan Literasi Digital.
Polres Kampar Ungkap kasus illegal logging di Sawmill Terbesar diwilayah hukumnya
Plt Bupati Asmar Tinjau Mobil Damkar dan Truk Sampah Baru
PKK Kepulauan Meranti Ikut Sukseskan PIN Polio Rangsang Barat
Kompetisi Semarak dengan Penampilan Gemilang Para Atlet Lintas Generasi
Meranti Terima 3 Penghargaan dalam Harganas ke-31 Provinsi Riau
Pimpin Sertijab 6 Pejabat Utama, Ini Harapan Kapolres Kepulauan Meranti.

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Menhan Tekankan Peran Pers Hadapi Perang Psikologis di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:14 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB