GRIB Jaya Indonesia Rayakan HUT ke-15 dengan Penanaman 10.000 Pohon Mangrove dan Bakti Sosial di Kepulauan Meranti

KABIRO MERANTI

- Redaksi

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:50 WIB

50242 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meranti| Oposisi News 86 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-15, Keluarga Besar DPC GRIB Jaya Kepulauan Meranti bersama Laskar Muda Melayu Riau (LM2R) melaksanakan kegiatan penanaman 10.000 pohon mangrove. Kegiatan yang berlangsung di Desa Sesap pada 10 Mei 2026 pukul 10.00 WIB ini juga diwarnai dengan pembagian ratusan paket sembako kepada masyarakat setempat.

Kegiatan penghijauan dan reboisasi ini melibatkan Kelompok Perhutanan Sosial Koperasi Bumi Mangrove Sejahtera serta KOPGRABKT Jaya Meranti sebagai bentuk sinergi masyarakat, pemerintah, dan organisasi sosial dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ketua DPC GRIB Jaya Kepulauan Meranti, Jami’an SM, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian bersama untuk melestarikan hutan mangrove demi generasi mendatang sekaligus memberikan perhatian kepada masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada fungsi hutan.

Jami’an menekankan bahwa konservasi mangrove harus mempertimbangkan prinsip pembangunan berkelanjutan, kepastian hukum, keadilan sosial, dan kearifan lokal masyarakat.

Ia menambahkan bahwa upaya ini diharapkan menjadi dasar bagi kebijakan pengecualian izin pemanfaatan fungsi hutan, termasuk kemudahan konversi mangrove menjadi arang bagi masyarakat di pulau terluar yang masih menghadapi tantangan kemiskinan ekstrem. Dengan pengelolaan yang tepat, masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi, sementara hutan tetap terlindungi dan lestari.

Baca Juga :  Majukan Pertanian di Meranti, Plt Bupati Asmar Temui Wamen Pertanian

Lebih lanjut, Jami’an menjelaskan bahwa pemanfaatan fungsi hutan secara legal dapat menjadi sumber pendapatan negara melalui pajak atau Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), meningkatkan devisa, mendongkrak pendapatan per kapita, serta mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Untuk itu, pihaknya berencana menyiapkan badan hukum, perizinan, dan administrasi tertib agar setiap pemanfaatan fungsi hutan sesuai aturan Undang-Undang Kehutanan dan Undang-Undang Lingkungan Hidup, termasuk perdagangan karbon melalui arang, dapat dijalankan tanpa merugikan pihak manapun.

Ketua Laskar Muda Melayu Riau, Tuan Jefrizal, SH, menambahkan bahwa pengelolaan hutan mangrove merupakan solusi konkret yang menopang kehidupan masyarakat sejak kecil.

Ia menegaskan bahwa pelestarian dan perlindungan hutan tidak bertentangan dengan aspek hukum. Perhutanan sosial merupakan jalur terbaik untuk memastikan keberlanjutan lingkungan sekaligus membuka ruang ekonomi bagi masyarakat.

Sementara itu, Asnawi Nazar selaku perwakilan Kelompok Perhutanan Sosial Koperasi Bumi Mangrove Sejahtera menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, provinsi, dan pusat dalam pemanfaatan hutan mangrove.

R. Antoni, perwakilan KOPGRABKT Jaya Meranti, menyoroti perlunya konstruksi pengelolaan yang memprioritaskan kepentingan masyarakat pekerja.

Dengan mobilisasi faktor dan alat produksi yang baik, hasil produksi dapat memberikan upah yang memadai, memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papan, sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat, mendukung UMKM, dan menunjang ketenagakerjaan secara luas.

Baca Juga :  Pansus III DPRD Kepulauan Meranti gelar Uji Publik Ranperda Pemberdayaan

Arman Saputra, SIP, konsultan dari LPB dan Kementerian Koperasi dan UMKM RI, menyampaikan ucapan selamat HUT ke-15 kepada GRIB Jaya Indonesia.

Ia menyampaikan harapan agar GRIB Jaya terus mendukung program pemerintah, bermanfaat bagi masyarakat, dan dapat menjalankan pengelolaan hutan sosial secara efektif. Menurut Arman, setiap pemanfaatan fungsi hutan harus melalui studi kelayakan dari aspek hukum, produksi, lingkungan, dan pemasaran agar bernilai ekonomis dan berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya petunjuk dari pemerintah daerah dan aparat hukum untuk memastikan seluruh kegiatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan penanaman mangrove dan bakti sosial ini menunjukkan sinergi antara masyarakat, organisasi sosial, dan pemerintah untuk membangun ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Langkah ini sekaligus memperkuat kesadaran kolektif mengenai pentingnya konservasi hutan mangrove sebagai penopang kehidupan ekosistem pesisir dan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Meranti.

Dengan pendekatan yang terstruktur dan legal, kegiatan ini diharapkan menjadi model bagi pengelolaan hutan sosial yang mengedepankan keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat. [Yudi Yustira]

Berita Terkait

STOP PERSS WARTAWAN MEDIA OPOSISI NEWS 86.COM
Didatangi Puluhan Murid SDN 11 Bokor, Aipda Ashobirin Kenalkan Literasi Digital.
Polres Kampar Ungkap kasus illegal logging di Sawmill Terbesar diwilayah hukumnya
Plt Bupati Asmar Tinjau Mobil Damkar dan Truk Sampah Baru
PKK Kepulauan Meranti Ikut Sukseskan PIN Polio Rangsang Barat
Kompetisi Semarak dengan Penampilan Gemilang Para Atlet Lintas Generasi
Meranti Terima 3 Penghargaan dalam Harganas ke-31 Provinsi Riau
Pimpin Sertijab 6 Pejabat Utama, Ini Harapan Kapolres Kepulauan Meranti.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:53 WIB

Jika Sukarela, Mengapa Dipatok Rp1 Juta?” Polemik Iuran AC di SMAN 3 Putra Bangsa Menggelinding

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:39 WIB

Banjir Putuskan Akses Badak dan Aih Bobok, Aktivitas Warga Lumpuh Total

Senin, 22 Juni 2026 - 15:34 WIB

Diziarahi Warga, Diabaikan Negara: Fasilitas Makam Tgk Chiek di Matjang Membusuk Dimakan Usia

Senin, 22 Juni 2026 - 11:06 WIB

Krueng Mbang Menenun Kemandirian dari Sawit dan Peternakan Rakyat

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:01 WIB

Saat Desa Menjaga Akhlak: Tradisi Mengaji Tetap Hidup di Suka Damai

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:16 WIB

SDN 3 Geureudong Pase: Murid Belajar di Teras, Pagar Sekolah Tinggal Nama

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:20 WIB

Menggema Aceh Utara Bangkit! Bupati dan Wabup Lepas Pawai Ta’aruf 1 Muharram

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:01 WIB

Kapolres Gayo Lues Rotasi Pejabat Utama, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat

Berita Terbaru