Santri Dayah Perbatasan Minhajussalam Harumkan Nama Subulussalam di Ajang MQKI 2025

KABIRO SUBULUSSALAM- ACEH SINGKIL

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025 - 13:17 WIB

50219 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri Dayah Perbatasan Minhajussalam, Kota Subulussalam. Di bawah kepemimpinan Tgk. Syafruddin Al Yusufi, dua santri terbaik—Hafizah Maheer Sagala dan Asrina Keliat—berhasil menorehkan nama mereka dalam ajang bergengsi Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional (MQKI) 2025 yang digelar di Pesantren As’adiyah, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada 1–7 Oktober 2025.

Perjalanan keduanya menuju panggung nasional hingga internasional bukanlah hal mudah. Dimulai dari seleksi internal ketat di tingkat dayah, diikuti dengan ujian tingkat kota dan provinsi. Dari 20 peserta yang dikirim, 12 orang berhasil menembus 10 besar nasional, hingga akhirnya Hafizah dan Asrina terpilih mewakili Provinsi Aceh.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tradisi Juara dari Perbatasan Aceh

Dayah Minhajussalam telah lama dikenal sebagai pusat pendidikan Islam unggulan di wilayah perbatasan Aceh. Rekam jejak prestasi dayah ini cukup gemilang, di antaranya:

Juara Umum MQKN Provinsi Aceh 2021

Juara Harapan I MQKN Solo 2022

Juara Harapan I MQKN Lamongan 2023

Di bawah bimbingan Tgk. Syafruddin Al Yusufi, Dayah Minhajussalam secara konsisten membuktikan bahwa lokasi geografis yang jauh dari pusat tidak menghalangi kualitas dan daya saing santri.

Baca Juga :  Ketua Ormas P-PKP Ungkap Fakta Sebenarnya Terkait Dugaan Pelecehan di PT Asdal

Dua Santri, Satu Semangat Juara

Asrina Keliat

Lahir di Aceh Singkil, 14 Juli 2008, Asrina adalah santri kelas II SMA Dayah Minhajussalam. Tekun, disiplin, dan penuh semangat, ia dikenal sebagai santri berprestasi yang telah menjuarai berbagai kegiatan akademik internal. MQKI 2025 adalah kompetisi nasional pertamanya di luar dayah, namun berkat pembinaan intensif dan tekad kuat, ia berhasil menembus seleksi nasional.

Hafizah Maheer Sagala

Lahir di Pakpak Bharat, 7 Juni 2011, Hafizah berasal dari Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, dan saat ini duduk di kelas I SMA. Sejak tingkat SMP, Hafizah telah menjadi juara umum selama tiga tahun berturut-turut serta menjuarai Lomba Kitab Fiqih antar Dayah se-Kota Subulussalam. Pada seleksi nasional MQKI 2025, Hafizah menempati peringkat ke-4 dari 6 peserta terbaik dan berhasil meraih Juara Harapan I kategori Fiqh–Ushul Fiqh tingkat Wustha.

Apresiasi dari Kemenag dan Pemerintah Daerah

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam, H. Munawar, SE., M.Si., mengapresiasi pencapaian Hafizsantri5 Asrina serta seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung keberangkatan dan pelatihan para santri menuju MQKI.

Baca Juga :  Pesta Pramuka Penggalang VIII dan Jambore Cabang 2025 Semarak di Bumperta Sada Kata Namo Buaya

> “Alhamdulillah, santri kita dari Kota Subulussalam menorehkan prestasi pada ajang bergengsi ini. Kami bangga atas pencapaian Hafizah dan Asrina. Semoga ke depan semakin banyak prestasi yang ditorehkan oleh santri-santri unggul dari Bumi Sufi Syekh Hamzah Fansuri ini,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Subulussalam, Dinas Syariat Islam dan Dayah, serta Kanwil Kemenag Provinsi Aceh yang telah mendampingi para santri secara penuh selama proses pelatihan hingga ke tingkat nasional.

Prestasi dari Keterbatasan

Keberhasilan Hafizah dan Asrina adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah. Di tengah berbagai keterbatasan fasilitas dan lokasi yang jauh dari pusat pendidikan besar, Dayah Minhajussalam berhasil mencetak generasi berdaya saing tinggi, bukan hanya di tingkat provinsi, tapi juga nasional dan internasional.

Kisah inspiratif ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi tertinggi. Dari sudut paling jauh negeri ini, lahir para juara yang mengharumkan nama Subulussalam, Aceh, bahkan Indonesia. REPORTER : [ER.K]

Berita Terkait

Surat Mutasi ASN Diduga Palsu, BKPSDM Subulussalam Minta Aparat Usut Pelaku Penyebar Hoaks
Pokir DPRK Subulussalam: Antara Kepentingan Publik dan Bayang-Bayang Transaksi Politik
Bayang-Bayang Mafia Tanah di Lahan Transmigrasi Longkib, Negara Diuji Menegakkan Aturan
Sengketa Lahan Longkib Kian Membara, Dugaan Pemalsuan AJB hingga Tindak Pidana Lain Menguat, Penegakan Hukum Diuji
Sengketa 50 Hektar di Longkib Memanas, Nama Ketua Apkasindo Aceh Terseret, Dugaan Pelanggaran Regulasi Mengemuka
Janji yang Diuji Waktu, Kepemimpinan yang Ditagih Publik
Kanopi Ambruk, Integritas Proyek Dipertanyakan
Menjelang Idulfitri, Mantan Wali Kota dan Ketua DPRK Subulussalam Beri Perhatian kepada Rekan Media dan LSM

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:03 WIB

MBG Cot Rheu, Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:00 WIB

Kacabdin Aceh Utara Diuji, Johan Bungkam

Senin, 8 Juni 2026 - 11:29 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026, Momentum Hidup Sehat dan Ujian Kesiapan Event Olahraga Daerah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:03 WIB

BNNK Gayo Lues Gandeng Starbucks FSC dan PT Ujang Jaya International Perkuat Program Kopi untuk Cegah Kultivasi Ganja

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:59 WIB

Gampong Geulumpang Bungkok Salurkan BLT dan Santuni Anak Yatim

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:10 WIB

Usai banjir Pemdes Geulumpang Bungkok Perbaiki Jalan lingkungan Desa

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:48 WIB

Pemdes Peudari Salurkan BLT kepada 132 Keluarga, Perkuat Program Sosial dan Keagamaan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:46 WIB

Bupati Aceh Utara dan Satgas PRR tinjau korban cuaca ekstrem di Langkahan

Berita Terbaru