Sertifikasi Guru Madrasah di Aceh Utara Selalu Molor, Kemenag Janji Cair “Segera”

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 12 September 2025 - 11:24 WIB

50168 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara | Polemik pencairan tunjangan sertifikasi guru madrasah kembali mencuat di Aceh Utara. Meski berstatus hak mutlak, pencairan dana tersebut hampir selalu molor setiap bulan. Tahun ini pun, ratusan guru madrasah terpaksa menunggu sampai dua bulan hingga akhirnya Kementerian Agama Aceh Utara menjanjikan dana sertifikasi segera dicairkan dalam waktu dekat ini.

Kepala Kemenag Aceh Utara melalui
kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) , Drs. Munzir, M.Pd.
mengakui adanya keterlambatan, namun ia menyebutkan proses administrasi menjadi alasan utama. “Jika proses administrasi selesai dan lancar, Insya Allah dalam waktu dekat, pencairan Juli – Agustus segera dilakukan,” ujarnya, Rabu 10/9/2025.

Baca Juga :  Caleg PKS Adu Jotos Dengan Pengurus Masjid, Ada Apa?

Fakta di lapangan, keterlambatan pencairan sertifikasi guru madrasah bukanlah hal baru. Hampir setiap bulan, pembayaran kerap mundur dari jadwal. Kondisi ini membuat banyak guru mengeluh, terlebih sertifikasi selama ini menjadi penopang utama kesejahteraan mereka.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selalu saja alasannya administrasi. Padahal kami hanya menunggu hak kami sendiri. Kalau berlarut-larut seperti ini, wajar bila guru kecewa,” ungkap salah seorang guru madrasah di Aceh Utara.

Baca Juga :  1,5 Kg Sabu Digagalkan di Lhokseumawe, Satu Kurir Tertangkap, Tiga Orang Masuk DPO

Keterlambatan pencairan tunjangan sertifikasi menunjukkan lemahnya manajemen birokrasi. Pemerintah harus lebih transparan. Guru jangan hanya diberi janji ‘segera cair’ setiap tahun, tapi jadwalnya harus pasti.

Kini, publik menanti apakah janji Kemenag Aceh Utara kali ini benar-benar ditepati, atau kembali sekadar retorika di atas kertas.

[Muhadar]

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:35 WIB

Gebrakan Ketua RT 04 Sungai Pasir, Gandeng PT Solnet Bangun Gapura dan Dorong Penataan Wilayah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:55 WIB

Bupati Karimun Diminta Tinjau Legalitas Operasional Mayatama Solusindo, Dugaan Kelengkapan Perizinan Jadi Sorotan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

Usaha Tanpa Izin Dipertanyakan, Pemkab Karimun Didesak Bertindak terhadap Dugaan Operasional ISP yang Belum Transparan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:09 WIB

Hak Jawab Disampaikan Terkait Pemberitaan Penggunaan Anggaran di Lingkungan Imigrasi Karimun

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:34 WIB

Bupati Karimun Terima Kunjungan Tim Verifikasi dan Variasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

APH Diminta Periksa Sejumlah Kegiatan dan Anggaran Imigrasi Karimun Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB

Kanwil DJBC Khusus Kepri Bersama KPPBC TMP B Karimun Lakukan Pemusnahan  Barang Hasil Penindakan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:57 WIB

Jaringan Lelet

Berita Terbaru