Di Mediasi Haji Uma, PT Satya Agung dan Warga Batee VIII Simpang Keuramat Capai Kesepakatan Terkait Sengketa Lahan

REDAKSI 2

- Redaksi

Minggu, 13 April 2025 - 16:20 WIB

50268 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Sengketa lahan antara pihak perusahaan perkebunan PT. Satya Agung dengan masyarakat Gampong Batee VIII Kecamatan Simpang Keuramat Kabupaten Aceh Utara yang telah berlangsung sejak tahun 2020 mulai menemukan harapan penyelesaian.

Kedua belah pihak mencapai kesepakatan untuk langkah penyelesaian atas sengketa dalam pertemuan yang berlangsung di Culture Cafe Desa Alue Awe, Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe, Kamis (10/4/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu diketahui dari keterangan anggota DPD RI dapil Aceh H. Sudirman Haji Uma, S.Sos yang berperan dalam upaya mediasi sengketa antara kedua pihak sejak akhir tahun 2024 lalu.

Menurut Haji Uma, pertemuan tersebut merupakan rangkaian proses sebelumnya, yakni pertemuan terpisah dengan masing-masing pihak. Dirinya bersyukur karena dalam pertemuan tersebut kedua belah pihak berhasil mencapai kesepakatan dan hal itu menjadi modal penting untuk upaya penyelesaian konflik kedepannya.

Baca Juga :  Penantian Panjang Masyarakat Terwujud, Puskesmas Geureudong Pase Terima Ambulance Baru dari Pemda Aceh Utara

“Kita bersyukur kedua belah pihak berhasil mencapai kesepakatan. Selanjutnya hasil kesepakatan tersebut akan di tindaklanjuti kedua belah pihak nantinya dan kita akan mengawal hingga terealisasi tuntas”, ujar Haji Uma, Sabtu (12/4/2025).

Dari proses penyelesaian yang dimediasi dirinya sejak adanya laporan masyarakat pada September 2024 hingga tercapainya kesepakatan kedua belah pihak, Haji Uma meyakini bahwa sengketa lahan ini akan dapat diselesaikan. Dirinya berharap kedua belah pihak selanjutnya segera melakukan langkah tindak lanjut hasil kesepakatan yang telah ditandatangani bersama.

Dalam kesepakatan tersebut, PT Satya Agung mengakomodir tuntutan dari warga masyarakat dan akan melepaskan lahan yang ditanami oleh masyarakat. Mereka juga terbuka untuk menjadi mitra dan membantu masyarakat kedepannya.

Baca Juga :  Bekuk Tersangka Narkotika di Sebuah Gubuk, Polisi Amankan 8 Paket Sabu-Sabu

Setelah selesainya proses pertemuan itu, perwakilan warga Gampong Batee VIII, M Nasir menyampaikan rasa syukur serta berterima kasih kepada Haji Uma atas upaya mediasi yang dilakukan, sehingga sengketa lahan yang telah berlangsung sejak 2020 kini mulai ada titik temu dan perusahaan mengakomodir tuntutan dari warga.

Haji Uma sendiri juga berharap kedepan agar bisa terjalin kerja sama yang baik antara warga sekitar dengan perusahaan perkebunan sawit. Mengingat kehadiran perusahaan sesungguhnya diharapkan dapat turut memberikan dampak terhadap peningkatan kesajahteraan masyarakat.

Seperti diketahui, konflik atau sengketa lahan Hak Guna Usaha (HGU) antara PT Satya Agung dengan warga Batee VIII Simpang Keuramat mulai terjadi sejak tahun 2020. Sejumlah upaya penyelesaian telah dilakukan sebelumnya, namun tak kunjung dapat menyelesaikan masalah tersebut.
[SR]

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru