RKPD 2027 Dimulai, Aceh Utara Kembali Bertaruh pada Dokumen Perencanaan

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:51 WIB

50153 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kembali membuka siklus perencanaan pembangunan melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Forum yang dibuka langsung Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, S.E., M.M., di Aula Kantor Bupati, Jumat (6/2/2026), digelar di tengah pertanyaan publik tentang sejauh mana perencanaan daerah mampu menjawab persoalan nyata di lapangan.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Ayah Wa menegaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 merupakan tahapan strategis untuk menentukan arah pembangunan Aceh Utara, terutama pascabanjir hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah pada akhir 2025.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bencana tersebut tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga menyingkap rapuhnya ketahanan infrastruktur dan lemahnya mitigasi risiko di sejumlah kawasan rawan.

“Forum ini diharapkan dapat menghasilkan masukan konstruktif agar RKPD 2027 benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat,” kata Ayah Wa.

Baca Juga :  Mudahkan Peziarah, TNI Buka Akses Jalan Menuju Makam Pahlawan Cut Meutia

Namun, pernyataan tersebut sekaligus menempatkan pemerintah daerah pada tantangan klasik: bagaimana memastikan forum konsultasi publik tidak berhenti sebagai agenda seremonial,

Sementara persoalan banjir, kerusakan jalan, dan pemulihan ekonomi warga terus berulang dari tahun ke tahun.

Bupati menekankan bahwa RKPD harus disusun secara terarah, terintegrasi dengan RPJMD, serta selaras dengan kebijakan pembangunan nasional. Meski demikian, keselarasan antar-dokumen perencanaan kerap belum sejalan dengan efektivitas pelaksanaan, terutama dalam menjawab dampak bencana yang bersifat struktural dan lintas sektor.

Ia mengakui, banjir hidrometeorologi telah memicu gangguan serius, mulai dari rusaknya infrastruktur dasar hingga terhambatnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Kondisi tersebut menuntut kebijakan yang tidak hanya reaktif, tetapi berorientasi pada pencegahan dan ketahanan jangka panjang—sesuatu yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.

Baca Juga :  Peringati Malam Nuzulul Qur'an, Bupati Ayahwa Buka Puasa Bersama Masyarakat di Masjid Baiturrahim

“Kita membutuhkan kebersamaan dan langkah konkret agar Aceh Utara dapat bangkit dan bergerak menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera,” tegas Ayah Wa.

Forum Konsultasi Publik RKPD 2027 ini menjadi tahap awal dari rangkaian panjang perencanaan pembangunan. Di sisi lain, forum ini juga menjadi tolak ukur apakah aspirasi publik benar-benar akan diterjemahkan menjadi program prioritas, atau kembali tereduksi dalam dokumen perencanaan yang ambisius di atas kertas, namun lemah dalam implementasi.

Forum tersebut dihadiri Anggota DPRK Aceh Utara, akademisi Universitas Malikussaleh, unsur MPU, MAA, MPD, Baitul Mal, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Utara, para Asisten Setdakab, Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta undangan lainnya. [SR]

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru