Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Blitar Ditunda, Diduga Dipicu Konflik Internal

KORWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Jumat, 8 Agustus 2025 - 20:12 WIB

50352 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Jawa Timur – Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar yang dijadwalkan pada Jumat, 8 Agustus 2025, batal terlaksana karena tidak memenuhi kuorum. Dari 50 anggota dewan, hanya 13 yang hadir.

Agenda sidang tersebut seharusnya membahas Penyampaian Bupati mengenai Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk tahun 2025.

Penundaan ini diduga kuat akibat konflik internal politik yang mencuat. Para anggota DPRD dilaporkan melakukan aksi boikot sebagai bentuk protes atas penolakan eksekutif untuk mengalokasikan Pokok-Pokok Pikiran (POKIR). POKIR merupakan aspirasi yang diusulkan oleh anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) masing-masing dan dianggap sebagai janji politik.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPRD: Rapat Ditunda, Tunggu Keputusan Banmus

Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, menjelaskan bahwa semua anggota telah menerima undangan resmi untuk hadir pada pukul 09.00 WIB. Namun, hingga pukul 11.00 WIB, banyak kursi yang masih kosong.

Baca Juga :  Akibat Balap Liar, Polisi Amankan 68 Unit Sepeda Motor.

“Berdasarkan tata tertib DPRD, rapat paripurna ditunda hingga ada keputusan dari Badan Musyawarah (Banmus),” ujar Supriadi.

“Sesuai peraturan tata tertib (Tatib) DPRD Kabupaten Blitar, karena jumlah anggota dewan yang hadir tidak memenuhi kuorum, maka rapat paripurna ditunda menunggu keputusan dari Banmus keluar,” tambahnya.

Isu ‘Matahari Kembar’ di Eksekutif dan Hubungan yang Merenggang

Aksi boikot ini semakin memanaskan situasi politik di Blitar. Muncul dugaan bahwa Bupati Blitar, Rijanto, kerap dikendalikan oleh wakilnya. Kondisi ini memunculkan kesan adanya ‘matahari kembar’ di lingkungan eksekutif, di mana kepemimpinan tidak berjalan satu komando.

Baca Juga :  PPPK Paruh Waktu Menjerit, Gaji Rp300 Ribu Sebulan Jadi Sorotan DPRD Tulungagung

Hubungan politik antara Bupati dan partai pengusungnya, PDI Perjuangan, dikabarkan semakin merenggang. Akibatnya, koordinasi antara eksekutif dan legislatif menjadi semakin buruk.

Kritikan Tajam dari Kebijakan Publik
Pengamat kebijakan publik, Setya Nugroho, menilai bahwa keruwetan ini menunjukkan kegagalan Bupati dan Wakil Bupati dalam menjaga stabilitas politik serta mengarahkan kebijakan daerah.

“Kalau pemimpinnya saling tarik urat dan tidak satu komando, jangan harap pembangunan berjalan. Sampai sekarang, Pemkab Blitar belum menjalankan program yang benar-benar menyentuh rakyat,” kata Setya.

Setya juga mengkritik kepemimpinan Rijanto yang dinilai selalu tunduk pada manuver politik internal eksekutif. “Bupati harus berani mengambil keputusan sendiri, bukan mengikuti bayang-bayang wakilnya.

Jika pimpinan eksekutif saling sikut, dan anggota dewan pengusung ikut menjegal, rakyatlah yang menjadi korban,” pungkasnya. [MUJANI]

Berita Terkait

21 Kepala SMP Digeser, Dua Sekolah Masih Kosong: Rotasi Kepala Sekolah Jangan Berhenti pada Sekadar Tukar Kursi
RAPBD 2027 dan Perubahan APBD 2026 Tulungagung Disorot: Pendapatan Turun, Belanja Naik, Publik Menanti Bukti Manfaat Anggaran
RSUD Campurdarat Matangkan Layanan CT-Scan, Akses Diagnosis Warga Tulungagung Selatan Diproyeksikan Lebih Dekat
Dugaan Tata Kelola KPRI Sejahtera Mengemuka, Pengurus Persilakan Audit dan Buka Ruang Klarifikasi Semua Pihak
Anak Tak Boleh Hanya Menjadi Penonton, Tulungagung Dorong Generasi Muda Masuk Panggung Pembangunan
Ujian Seleksi Perangkat Desa Tawangsari Digelar Terbuka, Integritas dan Kompetensi Jadi Penentu
Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru
Dugaan Pengadaan LKS di MIN 1 Trenggalek Kian Menggantung, Keterangan Sekolah dan Komite Berbeda, DPRD Minta Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru