Sumur Minyak Ilegal Alue Gureb Kembali dibuka. Koordinator PPA Curiga, Diduga ada Setoran Jutaan Rupiah ke Kantong oknum – Oknum Tertentu.

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 11 November 2024 - 19:33 WIB

50369 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe – Koordinator percepatan pembangunan Aceh (PPA) Tri Nugroho Panggabean menduga ada pihak yang menerima setoran dari pengelola sumur minyak tradisional ilegal yang terletak di desa Alue Gureb kecamatan Peureulak Timur.

Bagaimana tidak, lokasi pengeboran sumur minyak yang diduga bermasalah itu, awalnya dipasangi police line karena adanya kekisruhan diduga akibat perebutan pengelolaan tersebut sempat bemuara ke ranah hukum.

“ faktanya memang sempat terjadi kekisruhan diduga akibat perebutan pengelolaan sumur minyak ilegal antar dua pihak yang berseteru beberapa bulan lalu, bahkan hingga berujung ke ranah hukum, tapi anehnya kini sumur minyak itu telah beroperasi kembali secara bebas, “ Jelas koordinator LSM tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih pelik lagi, sebelumnya sumur minyak ilegal bermasalah itu telah menimbulkan masalah besar, namun kini dengan dalih kepentingan masyarakat, sumur minyak ilegal itu dioperasikan kembali oleh pihak tertentu, ironisnya, minyak hasil tambang ilegal itu pun diduga dijual bebas ke luar Aceh, tanpa sentuhan penegak hukum.

Baca Juga :  Proyek Gedung Senilai Rp.15,2 Milyar Lebih Di Aceh Utara Kondisi Hancur Hancuran

” sumur minyak itu diduga dikendalikan oleh SF, ia merupakan orang kepercayaan pemilik lahan, yang sempat berseteru hebat dengan OTK perusak police line serta terlibat konflik lainnya, kabarnya itu untuk masyarakat,” kata Tri.

Kuat dugaan, diduga adanya setoran jutaan rupiah ke kantong oknum – oknum tertentu, sehingga sumur minyak tersebut bisa bebas beroperasi tanpa kendala.

” Kita PPA menduga kuat ada setoran ke pihak – pihak tertentu, makanya aman, padahal sebelumnya bermasalah besar, sampai sempat dipasangi police line oleh pihak Polres Aceh Timur, anehnya kini sudah dibuka oleh pihak lain lagi dari yang sebelumnya,” ujar Tri .

Koordinator PPA Tri Nugroho Panggabean, mendesak agar Kapolres Aceh Timur AKBP Nova Suryandaru, S.I.K. segera menutup kembali sumur minyak ilegal tersebut secara permanen, agar tidak kembali menimbulkan masalah di kemudian hari.

“apalagi isunya, pihak tertentu yang sebelumnya sempat di tahan dan kini telah bebas, diduga kembali hendak memperebutkan lahan sumur minyak di area tersebut,” Tudingnya.

Baca Juga :  UPTD Puskesmas Geureudong Pase Peringati  Hari Kesehatan Nasional ke -  60 TAHUN 2024

Lanjut Tri, “Kan bahaya kalau begitu, nanti kalau sempat terjadi hal – hal yang tak diinginkan kan repot, jadi lebih baik Kapolres segera perintahkan bawahannya untuk tutup saja sumur minyak itu secara permanen, jadi aman, tidak ribut lagi, karena ini beda dengan sumur minyak lainnya, tidak berebut dan tidak ada konflik atau dendam,” ujar Tri Nugroho.

Tri mengungkapkan pihaknya sedang melakukan investigasi serta langkah lainnya, untuk mengungkap oknum yang diduga menerima setoran dari sumur minyak bermasalah tersebut untuk dilaporkan ke Presiden Republik Indonesia Prabowo, Mabes Polri dan lainnya, terkait oknum nakal di sekitar tambang ilegal.

“Kita tidak akan tinggal diam dengan hal ini, bila kapolres Aceh Timur tidak menggubris, langkah – langkah lainnya akan kita upayakan agar tambang minyak ilegal tak berseliweran di bumi Aceh ini,” Pungkasnya. [Tim]

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:35 WIB

Gebrakan Ketua RT 04 Sungai Pasir, Gandeng PT Solnet Bangun Gapura dan Dorong Penataan Wilayah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:55 WIB

Bupati Karimun Diminta Tinjau Legalitas Operasional Mayatama Solusindo, Dugaan Kelengkapan Perizinan Jadi Sorotan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

Usaha Tanpa Izin Dipertanyakan, Pemkab Karimun Didesak Bertindak terhadap Dugaan Operasional ISP yang Belum Transparan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:09 WIB

Hak Jawab Disampaikan Terkait Pemberitaan Penggunaan Anggaran di Lingkungan Imigrasi Karimun

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:34 WIB

Bupati Karimun Terima Kunjungan Tim Verifikasi dan Variasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

APH Diminta Periksa Sejumlah Kegiatan dan Anggaran Imigrasi Karimun Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB

Kanwil DJBC Khusus Kepri Bersama KPPBC TMP B Karimun Lakukan Pemusnahan  Barang Hasil Penindakan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:57 WIB

Jaringan Lelet

Berita Terbaru