Sidak Agen LPG 3 Kg yang langka di kabupaten Tulungagung

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 6 September 2024 - 13:59 WIB

50389 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inspeksi Gabungan Pemkab dan Polres Tulungagung ke agen LPG 3 Kg.

Tulungagung – Keluhan masyarakat di berbagai kecamatan di kabupaten Tulungagung terkait kelangkaan LPG 3 kg atau gas melon, Pemkab dan Polres Tulungagung melakukan inspeksi ke sejumlah agen LPG 3 kg. Inspeksi dilakukan untuk melihat secara langsung ketersediaan dan distribusi gas bersubsidi tersebut.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Tulungagung, Arif Efendi terangkan, ketersediaan LPG 3 kg tidak ada perubahan maupun pengurangan. Kuota LPG 3 kg untuk tiap Kabupaten sudah ditentukan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya katakan kelangkaan disebabkan adanya peningkatan kegiatan masyarakat pada bulan Agustus, terutama saat perayaan HUT ke 76 RI.

“Banyak masyarakat yang menggiatkan kegiatan ekonomi, seperti berjualan dan UMKM,” ujarnya.

Baca Juga :  Mekanisme ASN, Anggota DPRD dan Kades yang Maju Pilkada Tulungagung.

Dirinya tak melanjutkan tingginya aktivitas berjualan tersebut membutuhkan gas LPG 3 kg, selain yang digunakan untuk keperluan rumah tangga, sedang stok di agen tetap.

Disinggung upaya untuk meminimalisir kurangnya gas bersubsidi tersebut, Arif jelaskan jika agen mempunyai batasan kuota dan armada pengiriman.

“Jadi mau enggak mau masyarakat harus antri,” jelasnya.

Arif katakan jika di tingkat pengecer masyarakat tidak bisa mendapatkan gas LPG bersubsidi, maka bisa menebusnya di pangkalan terdekat. Sayangnya stok LPG di pangkalan juga terpantau kosong.

Namun, dirinya memastikan khusus untuk orang miskin mendapatkan gas LPG 3 kg.

Sayangnya, meski ditemukan penggunaan gas bersubsidi yang tidak tepat, seperti di hotel, restauran, kafe dan kandang ayam, pihaknya belum bisa menerapkan sanksi tegas terhadap pelanggarnya.

Baca Juga :  PJ. Bupati Tulungagung Heru Suseno Berharap: 4 Ribuan Tenaga Honorer pada Tahun 2027 Diangkat Sebagai ASN.

Dirinya mengelak jika melakukan pembiaran terhadap penggunaan LPG 3 kg yang kurang tepat tersebut.

“Untuk hukuman secara langsung kita masih melihat kondisi masyarakatnya, apalagi di masa Pilkada seperti ini sangat rentan,” tuturnya.

Sementara itu, pengecer LPG 3 kg di Tulungagung, Bambang katakan jatah LPG 3 kg yang diterimanya dari pangkalan berkurang drastis.

Biasanya tiap kiriman dirinya mendapat 200 tabung, namun kini dibatasi hanya 50 tabung per minggu. Petugas pangkalan yang mengirim tabung berdalih adanya pengurangan jatah dari pusat,sudah sejak sekitar 2 minggu lalu,” ujarnya.
Dengan demikian dirinya tak bisa berbuat banyak dan menerima jatah yang diberikan,sehingga pengurangan berdampak langsung ke Masyarakat.

[HARTANTO]

Berita Terkait

Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru
Dugaan Pengadaan LKS di MIN 1 Trenggalek Kian Menggantung, Keterangan Sekolah dan Komite Berbeda, DPRD Minta Audit Menyeluruh
Anggota DPRD Tulungagung Sutomo Mengundurkan Diri, Proses PAW Menuju Penggantian oleh Peraih Suara Terbanyak Kedua
Segenap keluarga besar Media Oposisi News 86 Provinsi Jawa Timur serta seluruh mitra kerja mengucapkan:
Warga Desa Ketanon Terima Bantuan Sembako Dengan Tertib 
Akhirnya Setelah 1,5 Tahun Rusak,Jembatan Junjung Tulungagung Segera Di Perbaiki.
Akibat Sarpras Dan Supplier 18 SPPG di Tulungagung Dihentikan Operasi, BGN Ungkap Permasalahan.
PPPK Paruh Waktu Menjerit, Gaji Rp300 Ribu Sebulan Jadi Sorotan DPRD Tulungagung

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru