Geuchik Cot Mambong Nisam Bantah di Pukul Massa Akibat Anggaran Dana Desa

REDAKSI 2

- Redaksi

Minggu, 21 Juli 2024 - 12:08 WIB

50316 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aceh Utara – Ahmad Husaini Keuchik Cot Mambong, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Membatah dirinya terbaring di rumah sakit, karena dipukul Massa, luka memar di sekujur tubuh Keuchik tersebut, diduga akibat ulah beberapa orang dengan perencanaan. Sabtu (21/7/2034)

Pasalnya, Ahmad Husaini Keuchik Cot Mambong, menceritakan dari awal kronologi peristiwa pemukulan terhadap dirinya.” Pada Rabu malam 17 Juli 2024, Sekitar pukul 20:00 WIB saya di telpon oleh seorang warga  di dusun barat, menceritakan ada salah satu keluarga di dusun itu, yang ingin di usir dan mau dibakar rumah nya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lantaran, dituduh dukun santet oleh salah satu keluarga yang lainnya, yang diduga keluarga dari mantan Keuchik lama, lalu saya menghubungi Kepala dusun barat, “apa benar ada warga yang Mau diusir, katanya Kepala dusun barat, Benar. dan saya tanya pada dusun itu. Kenapa? tidak di beritahukan pada saya, “kepala Dusun dimaksud bedalih tidak Memiliki pulsa Hp untuk menghubungi saya.”Terang Keuchik Ahmad

“Lanjutnya, lalu saya menghubungi Tungku, Imum dan kepala Dusun Resetlime, saya ajak untuk melihat kondisi, kadaan keluarga serta rumah Busra yang di tuduh dukun santet, oleh salah satu keluarga yang diduga pemicu utama terjadinya pemukulan terhadap diri saya.”Jelasnya

Setelah kami tiba di rumah Busra tertuduh dukun santet itu, busra dan keluarga menceritakan kronologis dan tekanan serta tuduhan yang dialami oleh keluarga mereka selama ini. “ketika itu geuchik mengajak keluarga Busra persoalan yang di alami keluarga busra, untuk di selesaikan secara musyawarah adat-istiadat sesuai amanah UU P A, 18 persoalan bisa di selesaikan dengan musyawarah di meunasah.

Baca Juga :  Tenaga Puskesmas Geureudong Pase Ambil Bagian membersihkan lumpur pascabanjir bandang Langkahan

Namun, saat itu saya berada didalam rumah Busra, dan mendengar ada panggilan dari beberapa orang warga yang berada di luar rumah, begitu saya keluar langsung diseret dan dipukul, yang memukul ketika itu yang terlihat hanya dari keluarga mantan Keuchik lama, tidak ada warga lain yang memukul.

Dan ketika terjadinya pemukulan terhadap Saya malam itu, jelas yang terlihat hanya dari salah satu keluarga yang diduga keluarga mantan Keuchik lama, “jadi kalau dikatakan dalam pemberitaan yang sempat di muat pada salah satu media online tersebut, “Saya dipukul Massa, akibat tidak bersikap adil terhadap masyarakat di Gampong Cot Mambong, “Itu sama sekali tidak benar.

Karna, Seperti di tuduh Gaya kepemimpinan saya agak berbeda dengan pimpinan sebelum saya, dan Saya dituduh tidak berlaku adil kepada warga dalam memutus kan perkara apapun digampong.” Ini menurut saya sebuah narasi yang diduga sengaja di ciptakan oleh orang yang tidak puas terhadap kepemimpinan saya.”Ungkap Keuchik Ahmad.

Baca Juga :  Hari Pers Nasional Sebagai Simbol Keutuhan Bangsa

Peristiwa yang menimpa dirinya malam itu, Sepertinya kelompok keluarga orang tersebut, ingin memanfaatkan situasi kadaan Massa Warga dusun barat Gampong Cot Mambong, oleh sekelompok orang dengan modus ingin mengusir Dukun santet.”

Tetapi, Warga sepertinya tidak terpengaruh dengan Modus mereka, sehingga pemukulan terhadap Saya malam itu, jelas terlihat hanya dari keluarga orang itu saja, dan setelah pemukulan terjadi keesokan harinya, beredar opini ke publik, dan Video di tiktok dengan narasi seolah-olah saya dipukul Massa, akibat tidak transparan dan melakukan penyelewengan dana desa.”Tutur Keuchik itu

Secara logika, dari mana? anggaran dana desa yang saya selewengkan, “jabatan saya aja, sebagai Keuchik Gampong Cot Mambong baru berjalan 7 bulan, terhitung pelantikan saya di akhir tahun 2023 lulu.”

Penulusuran awak media ini, peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Pihak Kepolisian Polsek Nisam, dengan Surat Bukti Tanda terima Laporan pengaduan, Nomor: STPL/09/VII/2024/Sektor Polsek Nisam/Polres Lhokseumawe, pada Tanggal 17 Juli 2024.

Yang di lapor Oleh korban, terkait peristiwa yang diduga berupa tindak pidana Pengoroyokan dan Penganiayaan, oleh sekelompok orang warga Gampong Cot Mambong kecamatan Nisam.

Dan untuk saat ini pihak kepolisian Polres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, S. I. K, melalui Kasi Humas, Salman Alfarisi. menyampaikan saat ini pihak polres Lhokseumawe sedang melakukan pengembangan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.

(Red)

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:09 WIB

Warga Desa Ketanon Terima Bantuan Sembako Dengan Tertib 

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:59 WIB

Akibat Sarpras Dan Supplier 18 SPPG di Tulungagung Dihentikan Operasi, BGN Ungkap Permasalahan.

Senin, 1 Juni 2026 - 20:21 WIB

PPPK Paruh Waktu Menjerit, Gaji Rp300 Ribu Sebulan Jadi Sorotan DPRD Tulungagung

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:15 WIB

Vonis SKTM RSUD dr. Iskak: Ketika Surat Orang Miskin Diduga Dijadikan Ladang Bancakan

Senin, 11 Mei 2026 - 22:19 WIB

Bersih Desa Picisan, Wujud Syukur dan Kekompakan Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 01:31 WIB

Tri Hariadi Dilantik sebagai Pj Sekda, Menjaga Kontinuitas dan Stabilitas Tata Kelola Pemerintahan Tulungagung

Jumat, 24 April 2026 - 11:25 WIB

Plt. Bupati Tulungagung Segera Definitifkan Jabatan Kosong Kepsek

Kamis, 23 April 2026 - 22:18 WIB

Workshop Pantomim di Tulungagung Dorong Kreativitas dan Kepercayaan Diri Siswa

Berita Terbaru

JAWA TIMUR

Warga Desa Ketanon Terima Bantuan Sembako Dengan Tertib 

Kamis, 11 Jun 2026 - 06:09 WIB