PDAM Karimun Terganjal Modal, Ribuan KK Gagal Nikmati Air Bersih!

SAJIRUN SARAGIH

- Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025 - 20:42 WIB

50325 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun/Kepri – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Karimun, atau yang kini dikenal sebagai Perumda Tirta Mulia Karimun, tengah menghadapi dilema ironis. Meski memiliki kapasitas produksi air bersih yang mumpuni, mencapai 1.000 hingga 1.500 KK, ribuan kepala keluarga di Karimun harus gigit jari karena belum terlayani. Bukan karena ketiadaan air, melainkan karena minimnya modal untuk membangun jaringan pipa distribusi.

Kepala PDAM Karimun, Heri, mengakui bahwa banyak perumahan di wilayahnya masih mengandalkan sumber air mandiri. “Padahal, kapasitas pelayanan sambungan air minum milik PDAM masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar 1.000 KK lebih,” ungkap Heri pada Rabu (18/06/24). Ia menambahkan bahwa pembangunan jaringan pipa baru membutuhkan investasi besar, namun sayangnya, usulan penambahan modal yang diajukan setiap tahun ke Pemda Karimun belum juga dikabulkan.

Baca Juga :  Helo

Laba Melimpah, Jaringan Pipa Tertatih?
Ironisnya, di tengah keluhan kekurangan modal, laporan keuangan PDAM Karimun menunjukkan hasil yang cukup impresif. Pada tahun 2023, Perumda Tirta Mulia Karimun berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 12.055.258.756 dengan laba usaha mencapai Rp 2.385.253.640.
Namun, yang menjadi sorotan adalah besarnya beban pengeluaran yang mencapai Rp 9.670.006.116. Angka ini didominasi oleh beban pegawai yang fantastis, mencapai lebih dari Rp 5 miliar. Sementara itu, beban-beban lain seperti pemeliharaan sumber air juga menyedot dana yang tidak sedikit, yaitu Rp 2.295.491.378.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Heri menegaskan bahwa laporan keuangan ini sudah “bagus dan bisa dipertanggungjawabkan” serta telah diaudit oleh konsultan publik. Namun, publik bertanya-tanya, dengan laba yang cukup signifikan dan pengeluaran yang besar, mengapa alokasi untuk pengembangan jaringan pipa yang sangat vital justru terhambat?.

Baca Juga :  Kacabjari Moro dan Tanjung Batu Berganti, Dr. Priyambudi Pimpin Sertijab dengan Harapan Sinergi dan Kinerja Optimal

Desakan Transparansi: APH Diminta Turun Tangan.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Kapasitas air tersedia, laba dihasilkan, namun akses air bersih justru terganjal infrastruktur. Masyarakat berharap ada penjelasan lebih transparan mengenai prioritas anggaran PDAM.

Besarnya pengeluaran PDAM Karimun pada tahun 2023 memicu desakan agar Aparat Penegak Hukum (APH), dalam hal ini Polres Karimun dan Kejaksaan Negeri Karimun, memberikan atensi serius. Hal ini diharapkan dapat menjawab berbagai asumsi yang berkembang di tengah masyarakat dan memastikan bahwa setiap rupiah dana publik digunakan secara efektif dan efisien demi kepentingan masyarakat Karimun. [Tim – Bersambung]

Berita Terkait

Lelah
Gempar Akan  Hadir Di  Kabupaten Karimun
Gempar Akan Hadir di Kabupaten Karimun
Pemberian Dana Hibah Ke Intansi Vertikal Tidak Boleh Tiap Tahun
Pemberian Dana Hibah Ke Intan Vertikal Tidak Boleh Tiap Tahun
Banyak Pihak Nunggu Hasil Razia Gabungan Di Toko Mawar 66
Tim gabungan (Balai Pom, Karantina, Disperindag, Bea Cukai, Anggota Polres,) Rajia Toko Mawar 66
Selamat siang

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:35 WIB

Gebrakan Ketua RT 04 Sungai Pasir, Gandeng PT Solnet Bangun Gapura dan Dorong Penataan Wilayah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:55 WIB

Bupati Karimun Diminta Tinjau Legalitas Operasional Mayatama Solusindo, Dugaan Kelengkapan Perizinan Jadi Sorotan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

Usaha Tanpa Izin Dipertanyakan, Pemkab Karimun Didesak Bertindak terhadap Dugaan Operasional ISP yang Belum Transparan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:09 WIB

Hak Jawab Disampaikan Terkait Pemberitaan Penggunaan Anggaran di Lingkungan Imigrasi Karimun

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:34 WIB

Bupati Karimun Terima Kunjungan Tim Verifikasi dan Variasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

APH Diminta Periksa Sejumlah Kegiatan dan Anggaran Imigrasi Karimun Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB

Kanwil DJBC Khusus Kepri Bersama KPPBC TMP B Karimun Lakukan Pemusnahan  Barang Hasil Penindakan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:57 WIB

Jaringan Lelet

Berita Terbaru