Wartawan Di Aceh Utara Akan Laporkan Oknum Aparatur Desa Yang Intimidasi Wartawan

REDAKSI 2

- Redaksi

Jumat, 4 Oktober 2024 - 15:24 WIB

50658 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aceh Utara – Beredarnya rekaman percakapan telepon antara Harmidi seorang sekdes di desa Matang Tunong kecamatan Lapang yang mencaci serta mengintimidasi wartawan. Jumat 04/10/2024

Zi wartawan yang di intimidasi kepada media ini mengatakan hal tersebut bermula saat dia mendapat pengaduan dari salah satu wali murid sekolah dasar yang ada di kecamatan Lapang, orang tua murid tersebut melaporkan terhadap dugaan pungli yang di lakukan oknum kepala sekolah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di duga tak terima kegiatan curang atau pungli yang mereka lakukan di telusuri oleh media, Harmidi sang oknum sekdes menelpon wartawan untuk mengintimidasi serta mengeluarkan kata-kata hujatan, di situ juga Harmidi menantang wartawan yang sedang menjalankan tugas negara.

Baca Juga :  82 KK di Dua Desa dalam Kabupaten Aceh Utara merasa sangat dirugikan oleh PT. PLN Persero Lhokseumawe

Banyak wartawan dan penggiat sosial serta aktivis di Aceh Utara yang tidak terima atas tindakan yang di lakukan oknum sekdes tersebut, salah satunya adalah Tri Nugroho Pangabean, seorang aktivis dan juga wartawan di provinsi Aceh mengutuk keras dan juga akan melaporkan oknum aparatur desa tersebut.

Baca Juga :  Berkah Ramadhan, Polres Aceh Utara Berbagi Takjil Gratis

Saya Tri Nugroho Panggabean menyatakan sikap yang menyayangi sikap dari sekdes desa Matang Tunong kecamatan l apang yang mengintimidasi wartawan yang lagi meliput tugas investigasi di SDN 4 lapang yang di duga ada temuan indikasi korupsi. Dan dasar apa oknum sekdes menjadi bekingan dari kepala sekolah.ucapnya

Kami mohon dari aparat penegak hukum untuk menindak oknum kepala sekolah dan sekdes yang di duga jadi backingan dari perbuatan korupsi dan pungli.
“Kami siap membuat laporan ke polisi”. Tutup Tri Nugroho.

(Red)

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:35 WIB

Gebrakan Ketua RT 04 Sungai Pasir, Gandeng PT Solnet Bangun Gapura dan Dorong Penataan Wilayah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:55 WIB

Bupati Karimun Diminta Tinjau Legalitas Operasional Mayatama Solusindo, Dugaan Kelengkapan Perizinan Jadi Sorotan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

Usaha Tanpa Izin Dipertanyakan, Pemkab Karimun Didesak Bertindak terhadap Dugaan Operasional ISP yang Belum Transparan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:09 WIB

Hak Jawab Disampaikan Terkait Pemberitaan Penggunaan Anggaran di Lingkungan Imigrasi Karimun

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:34 WIB

Bupati Karimun Terima Kunjungan Tim Verifikasi dan Variasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

APH Diminta Periksa Sejumlah Kegiatan dan Anggaran Imigrasi Karimun Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB

Kanwil DJBC Khusus Kepri Bersama KPPBC TMP B Karimun Lakukan Pemusnahan  Barang Hasil Penindakan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:57 WIB

Jaringan Lelet

Berita Terbaru