Akibat Sarpras Dan Supplier 18 SPPG di Tulungagung Dihentikan Operasi, BGN Ungkap Permasalahan.

HARTANTO

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:59 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung|Oposisi News 86 – Tercatat 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tulungagung dihentikan sementara operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Keputusan ini diambil menyusul atasi temuan terkait sarana dan prasarana (sarpras), kualitas layanan, hingga pengelolaan bahan baku di lapangan kerja.

Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Tulungagung, Sebrina Mahardika, mengatakan penghentian operasional tersebut dilakukan karena adanya sejumlah persoalan yang perlu segera dibenahi oleh pengelola SPPG,memang penyebabnya banyak.apalagi tahun 2026 fokusnya pada kualitas, baik itu sarpras, menu dan pelayanan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sebrina, penghentian operasional tidak hanya disebabkan oleh persoalan fasilitas, tetapi juga dipicu oleh kasus keracunan serta keluarnya sejumlah staf penting dari SPPG, seperti kepala SPPG, akuntan, hingga ahli gizi.

Baca Juga :  Bertempatan Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 - Juni 2024. 120 Anggota Polri Berprestasi Dapat Penghargaan Dari Kapolda Jatim.

Keputusan tersebut merupakan kebijakan langsung dari BGN pusat sebagai bagian dari upaya peningkatan standar layanan program pemenuhan gizi, dari 18 SPPG yang disuspend juga diketahui memiliki permasalahan lama, termasuk dugaan monopoli penyuplai bahan baku.

BGN menetapkan setiap SPPG harus memiliki minimal 15 supplier bahan baku,namun di lapangan ditemukan ada SPPG ,yang hanya memiliki 5 supplier (penyuplai) sebab itu kami terus mendorong SPPG menerima lebih banyak supplier,” tambahnya.

Penghentian operasional ini bersifat sementara dan dapat dicabut apabila SPPG telah memenuhi seluruh perbaikan yang diminta oleh BGN.

Sebrina juga menegaskan, meski 18 SPPG dihentikan sementara, layanan kepada masyarakat tetap berjalan saat ini terdapat 129 SPPG yang masih aktif beroperasi di Kabupaten Tulungagung dengan jumlah penerima manfaat lebih dari 200.000 orang, di mana 70–80 persen di antaranya merupakan pelajar,penerima manfaat dari SPPG yang dihentikan operasionalnya dialihkan ke dapur lain agar distribusi tetap berjalan normal.

Baca Juga :  Disprindag Kota Blitar Tegaskan, Pengecer Diharap Pasang Tulisan Harga Di Gas Elpiji 3 Kilo Gram

Penerima manfaat yang SPPG-nya dihentikan, dialihkan ke SPPG lain. Ini tugas Korcam (koordinator kecamatan), jika ada yang suspend di-cover dapur lain,selain itu, terdapat sekitar 7–8 SPPG yang saat ini masih dalam tahap pembangunan dan telah mendapatkan persetujuan sebelum diberlakukannya moratorium.

Sebrina menjelaskan, SPPG yang sedang dibangun wajib memenuhi seluruh standar sarpras dan ketentuan teknis sebelum dapat beroperasi. Ia juga menegaskan bahwa setelah moratorium, tidak ada lagi pendaftaran baru, melainkan harus melalui proses ketat sesuai peraturan yang telah ditetapkan. [Hartanto]

Berita Terkait

Warga Desa Ketanon Terima Bantuan Sembako Dengan Tertib 
Akhirnya Setelah 1,5 Tahun Rusak,Jembatan Junjung Tulungagung Segera Di Perbaiki.
PPPK Paruh Waktu Menjerit, Gaji Rp300 Ribu Sebulan Jadi Sorotan DPRD Tulungagung
Vonis SKTM RSUD dr. Iskak: Ketika Surat Orang Miskin Diduga Dijadikan Ladang Bancakan
Bersih Desa Picisan, Wujud Syukur dan Kekompakan Masyarakat
Tri Hariadi Dilantik sebagai Pj Sekda, Menjaga Kontinuitas dan Stabilitas Tata Kelola Pemerintahan Tulungagung
Plt. Bupati Tulungagung Segera Definitifkan Jabatan Kosong Kepsek
Workshop Pantomim di Tulungagung Dorong Kreativitas dan Kepercayaan Diri Siswa

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:05 WIB

Patroli Rutin Koramil Moyo Hulu, Langkah Nyata Cegah Gangguan Kamtibmas

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:00 WIB

Polresta dan Kajari Mataram Satu Suara ‘Tahan’ Koruptor Masker

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:54 WIB

Kantor Imigrasi Klas 1 TPI Mataram Rekayasa Deportasi WNA Australia

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:33 WIB

‎Malam yang Aman Berawal dari Kepedulian, Koramil Ropang Gelar Patroli Wilayah

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:30 WIB

‎Babinsa Desa Penyaring Dukung Aspirasi Warga Demi Pembangunan yang Tepat Sasaran

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:31 WIB

Kejati Akui Dalami Keterlibatan Penyelenggara MXGP terkait TPPU

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:26 WIB

TNI Hadir untuk Rakyat, Babinsa Koramil 1607-04/Alas Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan Nasional

Senin, 8 Juni 2026 - 19:38 WIB

Keamanan Warga Prioritas, Babinsa Koramil 1607-06/Lape Lopok Rutin Gelar Patroli Wilayah

Berita Terbaru

JAWA TIMUR

Warga Desa Ketanon Terima Bantuan Sembako Dengan Tertib 

Kamis, 11 Jun 2026 - 06:09 WIB