Tulungagung|Oposisi News 86 – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada masyarakat kurang mampu di empat desa di Kecamatan Besuki, Rabu(8/4/2026).
Penyaluran bantuan dipusatkan di Desa Keboireng,dengan sasaran warga dari Desa Keboireng,Sedayu Gunung,Wates Kroyo,danTulungrejo.Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo,menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan meringankan beban masyarakat kurang mampu di kabupaten Tulungagung.
Bantuan ini dipastikan akan tepat sasaran jika dalam bantuan ini ditemukan penerima yang tidak sesuai kriteria, silahkan laporkan kami akan tindak sesuai aturan,”tegas Bupati Gatut,dalam program ini, setiap keluarga penerima manfaat (KPM)mendapatkan bantuan untuk dua bulan,yakni Februari dan Maret.Perbulannya,warga menerima 10 kilogram beras,dua liter minyak goreng, sehingga total yang diterima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, bantuan juga mencakup komoditas lain yang telah disesuaikan untuk kebutuhan masyarakat.selain itu kepala perum bulog cabang kabupaten Tulungagung,Yonas Haryadi Kurniawan,menjelaskan secara keseluruhan Pemkab Tulungagung akan menyalurkan sekitar 2.991 ton beras dan 598 ribu liter minyak goreng kepada 149.572 penerima bantuan pangan (PBP).
Setiap penerima mendapatkan alokasi dua bulan sekaligus. Kami targetkan penyaluran bisa selesai dalam bulan ini,selama proses bisa berjalan dengan baik,ujar Yonas.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga memastikan kondisi pangan di kabupaten tetap aman surplus,hingga sekarang serapan gabah kering panen(GKP)telah mencapai sekitar 20.000 tpn atau lebih 30 persen target tahunan,gudang penyimpanan kami penuh bahkan kita menyiapkan gudang tambahan dari pihak swasta untuk menampung hasil panen petani ujarnya.
Selain itu pemerintah menghimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh isu kenaikan harga pokok bersubsidi yang beredar di media sosial,tidak ada rencana untuk kenaikan harga pokok bersubsidi dalam waktu dekat, sehingga masyarakat tidak perlu panik ujarnya.
Adanya program ini semoga masarakat bisa menjalani kegiatan sehari-hari dengan lebih tenang,serta bisa menjaga stabilitas sosial, ekonomi di kabupaten Tulungagung. [Hartanto]









































