Polisi Usut Dugaan Penyelewengan Dana PIP di SDN 3 Nibong, Indikasi Penahanan Hak Siswa Mencuat

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Sabtu, 4 April 2026 - 22:31 WIB

50189 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhoksukon|Oposisi News 86 — Penanganan dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SD Negeri 3 Nibong mulai memasuki tahap penyelidikan. Satreskrim Polres Aceh Utara bergerak menghimpun keterangan dan menelusuri aliran dana yang diduga tidak sampai ke penerima sah.

Proses ini merujuk pada SP2HP Nomor B/42/III/Res 1.11/2026/Reskrim tertanggal 30 Maret 2026. Penyidik menindaklanjuti laporan Agus Srikandi yang sebelumnya diajukan melalui SPKT, dengan dasar Sprint Lidik sejak 13 Maret 2026.

Kasus ini tidak sekadar soal administrasi yang lalai. Indikasi yang muncul mengarah pada penguasaan bantuan pendidikan yang semestinya diterima siswa, namun justru berada di luar kendali keluarga penerima.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Srikandi menyebut, persoalan terungkap dari pengakuan anaknya terkait bantuan yang tidak pernah ia ketahui sebelumnya. Penelusuran ke sekolah justru membuka fakta lain: anaknya tercatat sebagai penerima PIP, lengkap dengan buku tabungan dan KIP yang selama ini tidak pernah diserahkan.
“Ini bukan sekadar kelalaian. Hak anak disimpan tanpa sepengetahuan orang tua,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Baca Juga :  Kapolres AKBP Nanang Beri Kejutan Kejaksaan Negeri Aceh Utara

Data transaksi dari BSI menunjukkan adanya pergerakan dana sebesar Rp450.000. Pertanyaannya, siapa yang mengakses rekening tersebut dan atas dasar apa penarikan dilakukan, menjadi titik krusial yang kini didalami aparat.

Respons pihak sekolah dinilai tidak mencerminkan tanggung jawab institusi. Kepala sekolah aktif mengaku tidak mengetahui persoalan dengan alasan baru menjabat, sementara pihak sebelumnya sempat menjanjikan penyelesaian tanpa realisasi yang jelas.

Baca Juga :  Aliansi Indonesia Minta Kajati Aceh Baru, Fokus Bersihkan Dana APBA dan APBK dari Korupsi

Situasi ini memperlihatkan lemahnya tata kelola bantuan di tingkat sekolah. Tidak adanya transparansi membuka ruang bagi praktik yang merugikan siswa, bahkan berpotensi sistemik.

Srikandi menegaskan, tuntutannya sederhana: pengembalian hak dan kejelasan proses. Namun ia juga mendorong aparat tidak berhenti pada satu kasus.
“Harus ditelusuri menyeluruh. Jangan sampai ada pola yang sama terjadi pada siswa lain,” katanya.

Hingga kini, pihak sekolah belum memberikan penjelasan substantif terkait dugaan tersebut. Pernyataan yang disampaikan masih terbatas dan belum menjawab inti persoalan.

Di sisi lain, publik menunggu ketegasan aparat. Kasus ini menjadi ujian bagi komitmen penegakan hukum dalam melindungi hak pendidikan, terutama bagi siswa dari keluarga penerima bantuan. (SR)

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:12 WIB

Cegah Gangguan Sejak Dini, Patroli Rutin TNI Disambut Positif Masyarakat

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:06 WIB

‎Selamatkan Hutan Sumbawa, Dandim 1607 Tekankan Peran Masyarakat dan Aparat

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:52 WIB

‎Koramil 1607-09/Utan Hadir dalam Pembentukan Desa Binaan Imigrasi Kabupaten Sumbawa

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:59 WIB

‎Wujud Kepedulian TNI Terhadap Pendidikan, Babinsa Utan Hadiri Purna Siswa ‎

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:55 WIB

‎Patroli Malam TNI di Lenangguar, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:05 WIB

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Alas Barat Masuki Tahap Penting

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:59 WIB

Danramil 1607-02/Empang Hadiri Penataan Ulang Data Penerima Manfaat MBG di Kecamatan Plampang

Senin, 18 Mei 2026 - 20:13 WIB

Jembatan Gantung Garuda Hadirkan Harapan Baru, Akses dan Kesejahteraan Warga Segera Meningkat

Berita Terbaru