Sumbawa, Oposisinews86.com, (31 Juli 2026),– Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sumbawa diwujudkan melalui aksi nyata pelestarian lingkungan. Kodim 1607/Sumbawa bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), TNI-Polri, Forkopimda, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta ratusan masyarakat melaksanakan penanaman ribuan bibit mangrove di kawasan pesisir Ai Limung, Dusun Limung, Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Tu Tanam Mangrove Untuk Kebalong Anak Dadi Tu Era” tersebut menjadi bagian dari gerakan pelestarian lingkungan sekaligus implementasi Program Sumbawa Hijau Lestari yang terus digelorakan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
Sebanyak sekitar 425 peserta dari berbagai unsur hadir mengikuti kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. beserta istri, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T. beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Dim 1607, Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasaruddin, S.AP., M.M.Inov., Kajari Sumbawa Iwan Arto Koesoemo, S.H., M.J., Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa Relly Dominggus Behuku, S.H., M.H., Sekda Kabupaten Sumbawa Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP., jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, unsur TNI-Polri, para kepala desa se-Kecamatan Moyo Utara, tokoh masyarakat hingga perwakilan PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara.
Kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan laporan Camat Moyo Utara Awaluddin Safari, S.H., sebelum memasuki sambutan dari Dandim 1607/Sumbawa dan Bupati Sumbawa.

Dalam sambutannya, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T. mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat Moyo Utara dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Ia menyampaikan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari sinergi pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat hingga seluruh elemen warga.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Camat Moyo Utara, para kepala desa, kepala dusun, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat yang sangat mendukung kegiatan ini. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menunjukkan kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah Moyo Utara,” ungkap Dandim.
Menurutnya, kawasan pesisir Moyo Utara memiliki ekosistem kelautan yang sangat penting sehingga harus dijaga bersama.

“Pantai Limung merupakan wilayah pesisir yang menjadi sumber kehidupan masyarakat. Namun kita juga menyadari adanya ancaman abrasi pantai, menurunnya kualitas perairan hingga berkurangnya hasil tangkapan nelayan. Karena itu mangrove bukan sekadar tanaman biasa, tetapi benteng alami yang melindungi bibir pantai dari hempasan ombak dan badai,” jelasnya.
Lebih jauh, Dandim menegaskan bahwa mangrove memiliki manfaat besar bagi kehidupan karena menjadi salah satu penghasil oksigen terbaik di dunia.
“Kami berharap Kabupaten Sumbawa mampu berperan secara nasional bahkan internasional dalam menyumbangkan paru-paru dunia melalui kawasan mangrove yang kita tanam hari ini. Kalau Denpasar memiliki kawasan mangrove yang menjadi perhatian dunia, saya yakin Sumbawa juga memiliki potensi yang sama apabila kita rawat bersama,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat.

Kodim 1607/Sumbawa menempatkan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari tugas pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara Pemda, TNI, Polri, dunia usaha dan seluruh stakeholder harus terus diperkuat. Terima kasih kepada PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.
Di akhir sambutannya, Dandim juga mengajak insan pers untuk turut menyuarakan gerakan pelestarian lingkungan di Kabupaten Sumbawa.
“Kami berharap rekan-rekan media dapat mempublikasikan kegiatan ini sehingga masyarakat luas mengetahui bahwa Kabupaten Sumbawa benar-benar serius menjaga kelestarian alam melalui semangat Sumbawa Hijau Lestari. Langkah kecil hari ini semoga menjadi awal perubahan besar bagi masa depan lingkungan pesisir Sumbawa,” tutupnya.
Sementara itu, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menyampaikan apresiasi kepada Kodim 1607/Sumbawa yang telah menggagas kegiatan penanaman mangrove tersebut sebagai bagian dari Program Sumbawa Hijau Lestari.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Dandim 1607/Sumbawa beserta seluruh jajarannya yang telah menginisiasi kegiatan ini. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung Program Sumbawa Hijau Lestari,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan bahwa penanaman mangrove dipilih karena menyesuaikan kondisi musim kemarau sehingga kawasan pesisir menjadi lokasi yang tepat untuk penghijauan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan motivasi kepada masyarakat dengan menyiapkan penghargaan bagi wilayah yang berhasil menjaga lingkungan.
“Apabila masyarakat mampu mewujudkan Program Sumbawa Hijau Lestari dengan baik, saya akan memberikan reward berupa satu ekor sapi bagi wilayah yang berhasil menjaga lingkungannya,” tegasnya.

Selain itu, Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah membentuk Satgas Hutan sebagai langkah serius memberantas pembalakan liar dan menjaga kelestarian kawasan hutan.
Ia juga mengungkapkan rencana besar menghadirkan tujuh menteri ke Kabupaten Sumbawa untuk melihat secara langsung gerakan pelestarian lingkungan yang sedang dibangun.
“Insya Allah ke depan kita akan mengundang tujuh menteri agar dapat menyaksikan langsung upaya pelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Sumbawa. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar cita-cita ini dapat terwujud,” katanya.
Usai sambutan, seluruh tamu undangan bersama masyarakat turun langsung ke kawasan pesisir untuk melakukan penanaman bibit mangrove secara simbolis, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 18.00 WITA dalam suasana aman, tertib dan penuh semangat kebersamaan.
Melalui gerakan penanaman mangrove ini, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Kodim 1607/Sumbawa, Polres Sumbawa, PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara serta seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam menjaga ekosistem pesisir, mengurangi dampak abrasi, meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus mewariskan alam yang lestari bagi generasi mendatang sesuai semangat Sumbawa Hijau Lestari. (Af)




































