Terkait Jalan Lintas Cot Matahe Geureudong Pase Yang Rusak Parah

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 30 April 2025 - 22:13 WIB

50603 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Namun Jawaban Didapat Sangat Disesalkan, Bahkan Saling Lempar Bola Satu Dengan Yang Lain, Mak Gawatt,!!!.

Aceh Utara – Jalan lintas penghubung antara Cot Matahe, Kecamatan Syam Talira Bayu dan Kecamatan Geureudong Pase, Kabupaten Aceh Utara, yang merupakan salah satu akses vital bagi warga di Kecamatan Geureudong Pase, kini mengalami kerusakan parah. Kondisi jalan sepanjang 19 Km ini dipenuhi lubang besar, permukaan aspal yang mengelupas, serta genangan air saat hujan turun, membuat pengguna jalan merasa sangat terganggu dan terancam keselamatannya.

Kerusakan jalan ini telah berlangsung cukup lama, bahkan dalam beberapa tahun terakhir semakin parah. Sejumlah warga mengaku harus ekstra hati-hati saat melintasi jalan tersebut, terutama pada malam hari. Tak jarang terjadi kecelakaan tunggal akibat pengendara kehilangan kendali ketika melewati lubang yang dalam.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah banyak sepeda motor jatuh, terutama kalau hujan. Lubangnya tertutup air, orang tidak tahu kalau lobang itu dalam.
Ini sangat berbahaya,” ujar para warga saat ditemui di lokasi, Selasa (22/04/2025).

Selain mengancam keselamatan, kerusakan jalan ini juga berdampak pada sektor ekonomi masyarakat. Para petani dan pedagang kesulitan mengangkut hasil panen dan barang dagangan karena akses jalan yang tidak lagi memadai. Hal ini membuat biaya transportasi meningkat dan waktu tempuh menjadi jauh lebih lama.

Baca Juga :  Kodim 0103/Aceh Utara Gelar Tes Kesegaran Jasmani Periodik 1 Tahun 2024

Beberapa tokoh masyarakat Geureudong Pase yang namanya tidak ingin di publikasikan turut menyampaikan keprihatinannya. “Ini bukan hanya soal jalan rusak, tapi soal akses masyarakat terhadap ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan. Kami setiap tahunnya di dalam Musrenbang kecamatan selalu mengajukan sebagai program perioritas ke kabupaten, tapi sejauh ini belum ada tindakan nyata dari pemerintah,” Tegasnya.

Warga berharap pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, segera turun tangan dan mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan lintas tersebut. Mengingat pentingnya jalur ini sebagai penghubung antar Kecamatan dan sebagai akses utama menuju kota dan ke kantor Pemerintah Daerah, perbaikan jalan dinilai sangat mendesak.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Utara, Ir. Jaffar, ST., MSM. saat dikonfirmasi wartawan, Rabu 23/4/2025, ia nya tidak ada dan tidak bisa di temui di kantornya. Sudah beberapa kali wartawan media ini mencoba menemui Kadis PUPR tersebut di kantornya namun hasilnya tetap nihil (tidak bisa dijumpai). Kemudian, pada selasa 29/4, media ini melakukan konfirmasi melalui WhatsApp nya 0813 . . . . . .84, masih belum ada respon, alias centrang satu.

Baca Juga :  Para Pimpinan Beserta Jajaran Media Oposisi News 86 Turut Berduka Cita Atas Berpulangnya Kerahmatullah Ridwan Bin Tgk Syahbuddin

Lalu wartawan media ini mencoba konfirmasi melalui chat WhatsApp ke Kabid Bina Marga PUPR Aceh Utara, Dr. Muhammad, S.T., M.T. pada Selasa 29/04/2025. Dalam balasan WhatsApp nya, pak Muhammad hanya mengirimkan nomor kontak pak Alfi, bagian Program PUPR Aceh Utara. Kemudian pada hari yang sama, Media ini menghubungi nomor kontak Alfi via chat WhatsApp untuk meminta tanggapan dan konfirmasi terkait hal ini. “Silahkan di konfirmasi ke Kepala Dinas nya ya pak, terimakasih,” Jawabnya Singkat.

Sangat di sesalkan, ketika ada persoalan dan dilakukan konfirmasi di Dinas tersebut, yang didapatkan bukan tangapan atau pejalasan,
tetapi saling lempar bola satu sama lain.

Sementara itu, masyarakat setempat berharap agar perbaikan jalan tersebut segera terealisasi demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga. [MUHADAR]

Berita Terkait

Dapur MBG Rampung, Siswa Geureudong Pase Masih Menanti: Program Gizi Tertahan Tanpa Kepastian
Selamat Milad Samudra Pasai 800
SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru