Terkait Jalan Lintas Cot Matahe Geureudong Pase Yang Rusak Parah

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 30 April 2025 - 22:13 WIB

50558 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Namun Jawaban Didapat Sangat Disesalkan, Bahkan Saling Lempar Bola Satu Dengan Yang Lain, Mak Gawatt,!!!.

Aceh Utara – Jalan lintas penghubung antara Cot Matahe, Kecamatan Syam Talira Bayu dan Kecamatan Geureudong Pase, Kabupaten Aceh Utara, yang merupakan salah satu akses vital bagi warga di Kecamatan Geureudong Pase, kini mengalami kerusakan parah. Kondisi jalan sepanjang 19 Km ini dipenuhi lubang besar, permukaan aspal yang mengelupas, serta genangan air saat hujan turun, membuat pengguna jalan merasa sangat terganggu dan terancam keselamatannya.

Kerusakan jalan ini telah berlangsung cukup lama, bahkan dalam beberapa tahun terakhir semakin parah. Sejumlah warga mengaku harus ekstra hati-hati saat melintasi jalan tersebut, terutama pada malam hari. Tak jarang terjadi kecelakaan tunggal akibat pengendara kehilangan kendali ketika melewati lubang yang dalam.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah banyak sepeda motor jatuh, terutama kalau hujan. Lubangnya tertutup air, orang tidak tahu kalau lobang itu dalam.
Ini sangat berbahaya,” ujar para warga saat ditemui di lokasi, Selasa (22/04/2025).

Selain mengancam keselamatan, kerusakan jalan ini juga berdampak pada sektor ekonomi masyarakat. Para petani dan pedagang kesulitan mengangkut hasil panen dan barang dagangan karena akses jalan yang tidak lagi memadai. Hal ini membuat biaya transportasi meningkat dan waktu tempuh menjadi jauh lebih lama.

Baca Juga :  Jelang Pemilu, Polres Aceh Utara Laksanakan Apel Pengecekan Pasukan dan Peralatan

Beberapa tokoh masyarakat Geureudong Pase yang namanya tidak ingin di publikasikan turut menyampaikan keprihatinannya. “Ini bukan hanya soal jalan rusak, tapi soal akses masyarakat terhadap ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan. Kami setiap tahunnya di dalam Musrenbang kecamatan selalu mengajukan sebagai program perioritas ke kabupaten, tapi sejauh ini belum ada tindakan nyata dari pemerintah,” Tegasnya.

Warga berharap pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, segera turun tangan dan mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan lintas tersebut. Mengingat pentingnya jalur ini sebagai penghubung antar Kecamatan dan sebagai akses utama menuju kota dan ke kantor Pemerintah Daerah, perbaikan jalan dinilai sangat mendesak.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Utara, Ir. Jaffar, ST., MSM. saat dikonfirmasi wartawan, Rabu 23/4/2025, ia nya tidak ada dan tidak bisa di temui di kantornya. Sudah beberapa kali wartawan media ini mencoba menemui Kadis PUPR tersebut di kantornya namun hasilnya tetap nihil (tidak bisa dijumpai). Kemudian, pada selasa 29/4, media ini melakukan konfirmasi melalui WhatsApp nya 0813 . . . . . .84, masih belum ada respon, alias centrang satu.

Baca Juga :  R3P Diserahkan, Pemulihan Aceh Utara Diuji: Jangan Berhenti di Meja Birokrasi

Lalu wartawan media ini mencoba konfirmasi melalui chat WhatsApp ke Kabid Bina Marga PUPR Aceh Utara, Dr. Muhammad, S.T., M.T. pada Selasa 29/04/2025. Dalam balasan WhatsApp nya, pak Muhammad hanya mengirimkan nomor kontak pak Alfi, bagian Program PUPR Aceh Utara. Kemudian pada hari yang sama, Media ini menghubungi nomor kontak Alfi via chat WhatsApp untuk meminta tanggapan dan konfirmasi terkait hal ini. “Silahkan di konfirmasi ke Kepala Dinas nya ya pak, terimakasih,” Jawabnya Singkat.

Sangat di sesalkan, ketika ada persoalan dan dilakukan konfirmasi di Dinas tersebut, yang didapatkan bukan tangapan atau pejalasan,
tetapi saling lempar bola satu sama lain.

Sementara itu, masyarakat setempat berharap agar perbaikan jalan tersebut segera terealisasi demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga. [MUHADAR]

Berita Terkait

Assalamualaikum, Semoga silaturahmi terus Terjaga Amin
Senjata Ilegal Beredar, Polres Lhokseumawe Tangkap Dua Orang, Satu Buron
Sampah Dibalas Sanksi, TNI Ultimatum Warga Kuta Makmur: Denda Rp50 Juta atau Penjara
1,5 Kg Sabu Digagalkan di Lhokseumawe, Satu Kurir Tertangkap, Tiga Orang Masuk DPO
Ruko Kain di Tanah Jambo Aye Dilalap Api, Kerugian Tembus Rp3 Miliar
Polisi Usut Dugaan Penyelewengan Dana PIP di SDN 3 Nibong, Indikasi Penahanan Hak Siswa Mencuat
Harapan di Tengah Kekeringan, Warga Alue Bili Geulumpang Menunggu Solusi Pemerintah
FPG Aceh Utara, Perkuat Sinergi Wartawan di Tingkat Gampong

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:01 WIB

Baru 2 Minggu Menjabat, Kasat Reskrim Polres Sumbawa Bongkar Mafia LPG Oplosan

Kamis, 16 April 2026 - 20:32 WIB

Dandim 1607/Sumbawa: Pembangunan Jembatan Garuda Wujud Nyata Kepedulian TNI untuk Rakyat

Kamis, 16 April 2026 - 20:19 WIB

Malam Hari Tetap Siaga, Koramil Alas Perkuat Pengamanan Lingkungan

Kamis, 16 April 2026 - 19:47 WIB

‎Koramil 1607-09/Utan Dukung Penuh Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WIB

Satlantas Polres Sumbawa Konsisten Razia, Kenalpot Brong Terus Dijaring

Rabu, 15 April 2026 - 19:58 WIB

Sisir Titik Rawan, Koramil Empang Perkuat Keamanan Wilayah

Rabu, 15 April 2026 - 19:51 WIB

Transparan dan Aman, Babinsa Alas Pastikan Pembayaran Gabah Tepat Sasaran

Rabu, 15 April 2026 - 19:44 WIB

‎Sinergi Kuat di Moyo Hilir, Tata Tanam MK I 2026 Siap Dilaksanakan ‎

Berita Terbaru

KARIMUN KEPRI

Bupati Karimun  Hadiri Halal Bihalal di Kantor BP Kawasan

Jumat, 17 Apr 2026 - 11:17 WIB