Terkait Uang Biaya Rujukan Ini Penjelasan Petugas Rumah Sakit Cut Mutia

REDAKSI 2

- Redaksi

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:27 WIB

50506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aceh Utara – Miris nasib Mutia Sari (19) warga Desa Mesjid Bluek , Kec. Muerah Mulia , Kab . Aceh Utara , yang merupakan korban Laka Lantas terpaksa harus di rujuk ke RSUZA Banda Aceh. Tragedi Laka lantas yang di alami Mutia Sari pada Rabu malam , 22/5/2024 , sekira pukul 19 – 30 di Bayu Aceh Utara akibat nya dia mengalami luka yang cukup siriuas sehingga membuatnya harus di rawat di rumah sakit.

Sekira pukul 20 -00 wib Mutia di bawa oleh orang tuanya ke Rumah Sakit Umum Daerah Cut mutia untuk mendapatkan perawatan medis , setibanya di IGD RSUCM Mutia langsung ditangani oleh petugas kesehatan untuk pemeriksaan dan pengobatan tahap awal .

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di ruang IGD selama empat jam mutia hanya di bersihkan luka di kepala serta luka di badannya dan cuma di pasang infus , kemudian pihak rumah sakit merujuk Mutia ke Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh , dengan menjelaskan biaya ambulance kepada keluarganya Rp 750 ribu .

Muhammad , orang tua Mutia yang juga wartawan aktif di salah satu media online kepada media ,Jum’at 23/5/2024 menuturkan ,
dia merasa kesal dengan pelayanan yang di RSUCM , karena menurut nya tidak sesuai dengan dengan visi misi Rumah sakit ,
Yaitu melayani dan meningkatkan kesehatan kepada masyarakat ,,ujarnya.

Baca Juga :  Fachrul Razi: Jaga Aceh Dengan Akidah Ahlusunnah Waljamaah

Muhammad melanjutkan , anak saya bukan kecelakaan tunggal tetapi di tabrak dari belakang akibatnya anak saya mengalami luka yang cukup siriuas di bagian kepala dan badannya , sehingga harus dilarikan ke rumah sakit, akibat luka yang cukup berat di bagian kepala maka pihak rumah sakit harus merujuk RSUZA Banda Aceh ,  kemudian   petugas rumah sakit menyampaikan penjelesan kepada saya selaku orang tua pasien tentang  biaya ambulance sebesar Rp 750 ribu ,, tuturnya .

Dia melanjutkan, yang sangat saya sesalkan adalah setelah saya menyelesaikan biaya ambulance tersebut , pihak petugas rumah sakit tidak memberikan kwitansi atau bukti pembayaran yang saya bayarkan , aneh seakan saya di peras oleh pihak rumah sakit ,,pungkas nya.

Sementara Humas rumah sakit Cut Mutia Dr . Harry Laksamana , saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan WhatsApp , Jum,at 23/5/2024 , menuturkan
Pasien diterima di IGD RSU cut Meutia pada jam 20.05 wib dengan keadaan penurunan kesadaran dengan luka robek di kepala dan wajah dan patah pada kaki kiri, dilakukan pemeriksaan dokter IGD , konsultasi dan visit dr ahli bedah diberikan terapi berupa situasional hecting ( penjahitan situasi ) untuk menutup luka sambil mengontrol dan menghentikan pendarahan dikarenakan luka robek dengan tulang ter ekspose tidak boleh dilakukan penjahitan penuh dan oleh karena mesti dilakukan tindakan bedah saraf memerlukan rujukan ke RSU yg punya fasilitas dan SDM bedah saraf ,,ujarnya.

Baca Juga :  Pemberdayaan Masyarakat dan Generasi Muda Aceh Utara Melalui Inisiatif Tarmizi A. Karim

Humas menambahkan , memang kami sedikit lambat dalam pengambilan keputusan karena menunggu kedatangan ayah pasien , Sambil menunggu pasien tetap diobservasi dan diberikan obat obat anti kejang anti sakit, anti tetanus dan antibiotik sambil menjaga posisi pasien agar tetap dalam posisi aman.

Kemudian sekira pukul 00.30 wib ayah pasien tiba di IGD dan dijelaskan tentang alasan rujukan, setelah berdiskusi yang lama akhirnya ayah pasien setuju utk dirujuk ke banda Aceh karena alasan penanganan dan tindakan lebih lanjut.

mengenai uang rujukan atau biaya ambulance , karena pasien ini merupakan pasien kecelakaan lalu lintas yang pembiayaannya nanti akan ditanggung boleh jasa Raharja. Jadi prosedur biaya rujukan 750rb ke Zainal Abidin adalah prosedur jasa Raharja yg nantinya akan dibayarkan penuh setelah keluarga mengurus jasa Raharja.

Karena jika ini pasien umum seharusnya sesuai qanun pembiayaan RS dibayarkan Rp 2.018.000 untuk biaya ambulan yang merujuk ke RSU Zainal Abidin dimana didalamnya sudah termasuk uang utk minyak , supir dan perawat pendamping.

Jadi tidak benar jika dikatakan biaya Rp 750.000 rujukan itu adalah pungli atau pemerasan ,,pungkas Dr.Harry (red)

Berita Terkait

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis
R3P Diserahkan, Pemulihan Aceh Utara Diuji: Jangan Berhenti di Meja Birokrasi
Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air
Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi
Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali
Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji
Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik
Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB