Kacabdin Aceh Utara Diuji, Johan Bungkam

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:00 WIB

50149 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Ilustrasi

Aceh Utara|Oposisi News 86 – Kredibilitas pengawasan pendidikan di Aceh Utara tengah berada di bawah sorotan. Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah Aceh Utara, Johan, dinilai gagal menunjukkan respons yang mencerminkan ketegasan institusi ketika polemik di SMAN 1 Tanah Pasir mencuat ke ruang publik.

Sebagai pejabat yang diberi kewenangan membina dan mengawasi satuan pendidikan tingkat SMA, SMK, dan SLB, Johan seharusnya menjadi pihak pertama yang memastikan setiap persoalan ditangani secara cepat, terukur, dan transparan. Namun yang muncul justru kesan sebaliknya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dimintai tanggapan terkait persoalan yang berkembang di SMAN 1 Tanah Pasir pada 5 Juni 2026, Johan hanya menyampaikan jawaban singkat.
“Terima kasih informasinya, nanti kami akan kroscek sesuai jadwal yang diagendakan,” ujarnya.

Baca Juga :  THR Penjaga Tower Diduga Diabaikan, Kewajiban Hukum Dipertanyakan dan Tanggung Jawab Korporasi Disorot

Pernyataan tersebut dinilai belum menjawab substansi persoalan yang dipertanyakan publik. Di tengah meningkatnya tuntutan akuntabilitas dalam dunia pendidikan, jawaban normatif tanpa penjelasan mengenai langkah, target, maupun tenggat penanganan justru memunculkan keraguan terhadap efektivitas fungsi pengawasan yang dijalankan.

Pertanyaan mendasar pun mengemuka: apakah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat harus menunggu agenda rutin birokrasi, atau justru membutuhkan tindakan segera dari otoritas yang memiliki kewenangan?

Sorotan semakin menguat ketika upaya konfirmasi lanjutan tidak memperoleh respons. Sejak 8 hingga 9 Juni 2026, wartawan berulang kali mencoba menghubungi Johan guna meminta penjelasan mengenai tindak lanjut yang akan dilakukan. Namun hingga laporan ini diterbitkan, panggilan telepon maupun pesan WhatsApp belum mendapat balasan.

Sikap diam tersebut dinilai tidak sejalan dengan prinsip keterbukaan yang seharusnya menjadi fondasi pelayanan publik. Ketika pejabat pengawas enggan memberikan penjelasan, ruang spekulasi akan semakin melebar dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi yang dipimpinnya berpotensi terkikis.

Baca Juga :  Menjaga Gerbang Negara dari Tingkat Desa, Imigrasi Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Bagi publik, persoalan ini tidak semata menyangkut satu sekolah. Yang dipertaruhkan adalah wibawa sistem pengawasan pendidikan itu sendiri. Sebab, ketika otoritas yang memiliki mandat pengendalian memilih bungkam di tengah polemik, masyarakat berhak mempertanyakan sejauh mana komitmen pemerintah dalam menjaga disiplin, integritas, dan tata kelola pendidikan yang bersih.

Hingga kini, masyarakat masih menunggu bukan sekadar janji untuk melakukan pengecekan, melainkan tindakan nyata yang dapat membuktikan bahwa fungsi pengawasan pendidikan berjalan sebagaimana mestinya, tanpa kompromi dan tanpa menunggu tekanan publik. (SR – tim)

Berita Terkait

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues
Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues
Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI
Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara
20 Pejabat Eselon II Diuji, Pemkab Aceh Utara Mulai Bongkar Formasi Pimpinan
Kadis Kominfo Gayo Lues Ajak Insan Pers Perkuat Kemitraan dan Bangun Komunikasi Terbuka
Pengawasan Internal Diperketat, Polres Gayo Lues Pastikan Personel Bebas Narkoba dan Judi Online
Kepala BNNK Gayo Lues Kawal Monitoring Starbucks FSC, Program 165.755 Bibit Kopi Didorong Perkuat Ekonomi Kawasan Rawan Tanaman Terlarang

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:18 WIB

20 Pejabat Eselon II Diuji, Pemkab Aceh Utara Mulai Bongkar Formasi Pimpinan

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kadis Kominfo Gayo Lues Ajak Insan Pers Perkuat Kemitraan dan Bangun Komunikasi Terbuka

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:24 WIB

Pengawasan Internal Diperketat, Polres Gayo Lues Pastikan Personel Bebas Narkoba dan Judi Online

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:53 WIB

Kepala BNNK Gayo Lues Kawal Monitoring Starbucks FSC, Program 165.755 Bibit Kopi Didorong Perkuat Ekonomi Kawasan Rawan Tanaman Terlarang

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Kasus Sabu di Gayo Lues Kembali Terungkap, Tantangan Memutus Jaringan Masih Besar

Berita Terbaru