Menjaga Gerbang Negara dari Tingkat Desa, Imigrasi Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:05 WIB

5067 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe|Oposisi News 86 – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis masyarakat melalui program Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) di Desa Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Kegiatan yang berlangsung di MK Mulia Hotel Lhoksukon, Rabu (24/6/2026), menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi keimigrasian hingga ke tingkat gampong.

Program yang digagas Direktorat Jenderal Imigrasi tersebut dirancang untuk membangun kolaborasi antara negara dan masyarakat dalam mendeteksi serta mencegah berbagai persoalan keimigrasian. Mulai dari keberadaan orang asing, migrasi nonprosedural, hingga tindak pidana perdagangan orang dan penyelundupan manusia.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe, Azhan Miraza, menegaskan bahwa dinamika keimigrasian saat ini menuntut keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pengawasan yang efektif tidak hanya bertumpu pada aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian warga di lingkungan masing-masing.

“PIMPASA menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih dekat antara masyarakat dan Imigrasi. Informasi yang diperoleh dari lapangan akan mempercepat langkah pencegahan maupun penanganan berbagai persoalan keimigrasian,” kata Azhan.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gayo Lues Libatkan Masyarakat dan UMKM dalam Olahraga Bersama

Ia menjelaskan, program tersebut juga bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya dokumen perjalanan yang sah, prosedur bekerja di luar negeri sesuai ketentuan, serta risiko hukum yang mengintai praktik keberangkatan ilegal.

Kegiatan dibuka oleh Camat Samudera, Ilyas, yang mengapresiasi hadirnya program tersebut di wilayahnya. Menurut dia, pemahaman mengenai isu keimigrasian menjadi semakin penting seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan terbukanya akses kerja ke luar daerah maupun luar negeri.

Sebagai simbol dimulainya peran aktif masyarakat dalam mendukung fungsi keimigrasian, dilakukan penyematan Petugas Imigrasi Pembina Desa. Momentum itu menandai penguatan sinergi antara Imigrasi, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan perangkat desa dalam membangun lingkungan yang tertib dan sadar hukum.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari sejumlah narasumber lintas instansi. Kepala Bidang Intelijen dan Kepatuhan Internal Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, Jamaluddin, mengulas pentingnya deteksi dini terhadap potensi pelanggaran keimigrasian di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Enam Hari Penantian Berakhir Duka, Satu Remaja Hilang di Tujuh Bidadari Ditemukan Meninggal

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Aceh Utara, Saiful Bahri, menjelaskan tata cara bekerja ke luar negeri secara aman dan legal guna menghindari praktik penempatan pekerja migran yang melanggar aturan.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Lhokseumawe, AKP Faisal, menyoroti ancaman perdagangan orang dan penyelundupan manusia yang masih memerlukan kewaspadaan bersama. Adapun Kepala Desa Keude Geudong, M. Yusuf, menegaskan kesiapan pemerintah desa mendukung program yang berorientasi pada perlindungan warga.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi diskusi. Beragam pertanyaan mengemuka, mulai dari prosedur keimigrasian, perlindungan pekerja migran Indonesia, hingga mekanisme pelaporan apabila ditemukan indikasi pelanggaran di lingkungan sekitar.

Melalui PIMPASA, Imigrasi Lhokseumawe berupaya menempatkan masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga ketertiban keimigrasian. Selain memperkuat literasi hukum, program ini diharapkan mampu membangun budaya kewaspadaan dan koordinasi yang lebih efektif, sehingga kehadiran negara dapat dirasakan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah. (SR)

Berita Terkait

Empat Tahun Satupena.co.id: Dari Perjalanan Menuju Kredibilitas
Tarmizi Panyang Serukan Elite Politik Bersatu Bangun Aceh Utara
Ngopi Bareng Kapolres dan Insan Pers, Perkuat Sinergi Polri-Media di Subulussalam
Distribusi Semen Padang di Krueng Geukueh Dipertanyakan, Konsumen Aceh Utara Menunggu Kejelasan Pasokan
Temu Ramah Kapolres Gayo Lues dan Insan Pers Perkuat Komunikasi Publik, Komitmen SIGAP Jadi Penekanan
Banjir Limbah Tahunan di Perapat Hulu Mengancam Kesehatan Warga, Program Sanitasi Diminta Tak Berhenti di Atas Kertas
Dari Desa Sangir, Gayo Lues Dorong Bawang Putih sebagai Penopang Ketahanan Pangan
Polres Gayo Lues Undang Insan Pers Temu Ramah, Perkuat Sinergitas dan Komunikasi dengan Wartawan

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:58 WIB

‎Pastikan Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Penyaluran Bantuan Beras di Desa Sebewe

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:52 WIB

‎Babinsa Koramil 1607-12/Moyo Hilir Ajak Warga Bersama Jaga Keamanan Lingkungan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Senator Aceh Masuk Pimpinan DPD RI, Haji Uma Kembali di Kursi Strategis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:31 WIB

873 KK Terima Banpang, Babinsa Dampingi Kedatangan Beras Bulog

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Dari Karnaval untuk Al-Qur’an, Babinsa Padasuka Hadir Dukung MTQ Desa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:18 WIB

‎Dandim Beri Apresiasi, Makodim dan Persit Ranting Makodim Juara Lomba Voli ‎

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:08 WIB

‎Ny. Fani Basofi Pimpin Perjuangan, Persit Ranting Makodim Menang 3-1

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:02 WIB

Babinsa Bersama Stakeholder Kawal Pencocokan Tanah Sengketa

Berita Terbaru