Ketegangan Eksekutif–Legislatif Dinilai Mengkhawatirkan, Ketua LSM Tipikor Ajak Kembali ke Jalur Dialog

KABIRO SUBULUSSALAM- ACEH SINGKIL

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:58 WIB

5086 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM — Ketegangan yang belakangan mengemuka dalam hubungan antara unsur eksekutif dan legislatif di Kota Subulussalam kembali mendapat sorotan.

Ketua DPD LSM Tipikor Kota Subulussalam, Hasan Gerinci, Selasa (17/02/2026), menilai dinamika yang terjadi seharusnya tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan yang justru berpotensi merugikan masyarakat luas. Ia mengingatkan bahwa perbedaan pandangan dalam pemerintahan merupakan hal lumrah dalam sistem demokrasi, namun perlu dikelola melalui komunikasi yang sehat dan sikap saling menghormati.

Menurut Hasan, relasi antara eksekutif dan legislatif seharusnya dibangun di atas semangat kemitraan yang saling menguatkan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua lembaga memiliki mandat konstitusional yang berbeda, tetapi tujuan akhirnya sama, yakni memastikan jalannya roda pemerintahan berjalan efektif demi kepentingan masyarakat.

Ketika perbedaan pandangan berubah menjadi perseteruan terbuka, kata dia, fokus pembangunan bisa terganggu dan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan dapat tergerus.

Ia mengibaratkan hubungan kedua lembaga seperti sebuah rumah tangga yang memerlukan keseimbangan, komunikasi, dan kesediaan untuk saling memahami.

Baca Juga :  Kepala Desa Danau Tras Tanggapi Robohnya Bronjong.

Dalam pandangannya, konflik yang terus dipertontonkan ke ruang publik tanpa upaya penyelesaian yang konstruktif hanya akan menciptakan ketegangan sosial dan memperlebar jarak antara pemerintah dan warga.

Masyarakat, lanjutnya, pada akhirnya menjadi pihak yang paling terdampak ketika kebijakan publik tersendat akibat ketidakharmonisan antar-lembaga.
Hasan juga menekankan pentingnya menghindari sikap saling menyalahkan maupun upaya-upaya yang dapat memperkeruh keadaan.

Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang sengaja memanfaatkan situasi untuk kepentingan sempit, karena stabilitas pemerintahan daerah adalah fondasi utama bagi keberlangsungan pembangunan.

Baginya, ego politik dan kepentingan kelompok harus ditempatkan di bawah kepentingan publik yang lebih luas.
Lebih jauh, ia mendorong agar penyelesaian perbedaan dilakukan melalui musyawarah yang terbuka, elegan, dan bermartabat.

Dialog yang jujur serta sikap dewasa dalam menyikapi kritik dinilai menjadi kunci untuk memulihkan suasana. Dalam sistem pemerintahan daerah, fungsi pengawasan legislatif dan fungsi pelaksanaan eksekutif seharusnya saling melengkapi, bukan saling melemahkan. Ketika kedua unsur mampu menjaga keseimbangan itu, kebijakan yang lahir diyakini akan lebih berpihak pada rakyat.

Baca Juga :  Rapat Koordinasi Muspika Kecamatan Simpang Kiri Digelar di Kantor Camat Subulussalam

Momentum bulan suci Ramadan, menurut Hasan, dapat menjadi ruang refleksi bagi seluruh unsur pemerintahan untuk menurunkan tensi dan membangun kembali semangat kebersamaan.

Bulan yang identik dengan pengendalian diri, introspeksi, dan penguatan nilai-nilai persaudaraan itu dipandang sebagai saat yang tepat untuk memperbaiki komunikasi serta mempererat sinergi antar-lembaga. Ia mengajak semua pihak menempatkan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama, bukan sekadar memenangkan perdebatan politik.

Pada akhirnya, ia berharap situasi yang lebih damai dan kondusif dapat segera tercipta di Kota Subulussalam. Stabilitas hubungan antara eksekutif dan legislatif diyakini akan berpengaruh langsung terhadap keberlanjutan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, dan tumbuhnya rasa percaya masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk membangun dialog yang sehat, ia optimistis berbagai perbedaan dapat diselesaikan secara dewasa demi kemajuan daerah dan kesejahteraan warga.
[ER, K]

Berita Terkait

Kapolres Subulussalam Imbau Warga Tidak Panic Buying BBM, Stok Dipastikan Aman
PT Asdal Primalestari Gelar Bukber dan Santunan Anak Yatim, Perkuat Kebersamaan di Bulan Ramadhan
Defisit Membengkak Rp290 Miliar, Suasana Politik di Subulussalam Memanas
Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Lakukan Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Negeri Subulussalam
Rapat Sosialisasi PKH di SD Negeri Muara Batu-Batu, Sekolah Tekankan Peran Aktif Orang Tua
SMTA Negeri 1 Simpang Kiri Gelar OSIS Cup dan FLS3S ke-11, Ajang Pengembangan Bakat Seni Siswa
Giat rakor pakem Dipimpin oleh kasi intelijen kejari subulussalam Delfiandi.,SH.,MH
Kejari Subulussalam Tahan Tiga Komisioner Panwaslih Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada 2024

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:05 WIB

Kapolres Gayo Lues dan Forkopimda Hadiri Penanaman Jagung Serentak Dukung Ketahanan Pangan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:01 WIB

Residivis Pencuri Drum BBM Bantuan Bencana Ditangkap, Polisi Tegaskan Tidak Ada Toleransi terhadap Kejahatan yang Merugikan Masyarakat

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:05 WIB

Stok BBM di Gayo Lues Dipastikan Aman, Polisi Imbau Warga Tidak Terpengaruh Isu Kelangkaan

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:50 WIB

Khianati Kepercayaan Majikan, Karyawan Toko Perabot di Gayo Lues Ringkus Polisi Usai Aksi Pencurian Lintas Kabupaten Terbongkar

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:08 WIB

Operasi Pasar Murah Digelar di 11 Kecamatan, Pemkab Gayo Lues Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:12 WIB

Warga Padati Pusat Kota Jelang Berbuka, Arus Lalu Lintas Blangkejeren Direkayasa

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:16 WIB

Pemkab Gayo Lues Pastikan Bantuan Sapi Meugang Tepat Sasaran dan Terbuka

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:33 WIB

Sinergi Polisi dan Jurnalis Menguat di Tengah Bencana Hidrometeorologi Gayo Lues

Berita Terbaru

BANGKA SELATAN

Tawa Anak-Anak di Serambi Masjid, Isyarat Tumbuhnya Harapan Generasi

Minggu, 8 Mar 2026 - 14:00 WIB