Infaq Setahun Berbuah Santunan, Warga Perapat Hulu Hadirkan Kebahagiaan bagi Anak Yatim di Pengujung Ramadan

DEDY ARYANTO

- Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:48 WIB

50629 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane|Oposisi News 86 – Suasana penuh haru dan kebersamaan menyelimuti kegiatan penyaluran santunan kepada anak-anak yatim dan piatu yang dilaksanakan di Masjid Babussalam pada malam ke-25 Ramadan 1447 Hijriah.

Momentum yang berlangsung di tengah suasana ibadah bulan suci tersebut menjadi bukti nyata kuatnya kepedulian sosial masyarakat Desa Perapat Hulu terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pengulu Kute, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Imam Masjid, serta para jamaah yang secara bersama-sama menyerahkan santunan kepada 15 anak yatim dan piatu yang berasal dari desa setempat.

Penyaluran santunan dilakukan dalam suasana penuh kekhidmatan, disaksikan langsung oleh masyarakat yang hadir di lingkungan masjid.

Bantuan yang diberikan kepada para anak yatim tidak hanya bersifat simbolis, tetapi disalurkan dalam bentuk paket kebutuhan yang dapat dimanfaatkan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Setiap anak menerima sejumlah kebutuhan pokok berupa satu sak beras seberat 15 kilogram, satu papan telur, sirup Cap Patung, kain sarung, minyak goreng, aneka kue lebaran, serta uang tunai sebesar Rp1.137.000.

Baca Juga :  Profil Anggota DPR RI 2 Priode Fraksi Golkar, H. M. Salim Fakhry SE MM

Jika ditotal secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan kepada para anak yatim tersebut mencapai sekitar Rp25.080.000. Seluruh dana yang digunakan dalam kegiatan santunan ini berasal dari kotak infaq anak yatim yang dihimpun secara konsisten dari para jamaah selama satu tahun penuh.

Tradisi pengumpulan infaq tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen masyarakat dalam menjaga kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim di lingkungan mereka.

Penyaluran santunan ini mencerminkan semangat gotong royong yang masih terpelihara kuat di tengah kehidupan masyarakat Desa Perapat Hulu.

Tanpa menunggu adanya program besar atau perhatian dari pihak luar, para jamaah Masjid Babussalam secara sukarela menghimpun dana dan menyalurkannya kepada anak-anak yatim yang berada di sekitar mereka.

Pengurus masjid menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jamaah yang telah menunjukkan kepedulian serta partisipasi aktif dalam mengisi kotak infaq anak yatim sepanjang tahun. Partisipasi tersebut dinilai sebagai bentuk nyata solidaritas sosial sekaligus wujud pengamalan nilai-nilai keagamaan yang menekankan pentingnya membantu mereka yang membutuhkan.

Baca Juga :  Detik-detik Mencekam: Maling Ayam dan Jagung Nyaris Tewas Diamuk Massa di Aceh Tenggara

Momentum bulan Ramadan dipandang sebagai waktu yang sangat tepat untuk memperkuat semangat berbagi kepada sesama.

Selain meningkatkan kualitas ibadah, masyarakat juga diingatkan untuk memperhatikan kondisi sosial di sekitarnya, khususnya terhadap anak-anak yatim yang memerlukan dukungan moral maupun material dari lingkungan tempat mereka tumbuh.

Kegiatan santunan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kebersamaan, empati, dan kepedulian sosial masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Melalui langkah sederhana namun penuh makna itu, warga Desa Perapat Hulu menunjukkan bahwa kebahagiaan menyambut hari raya tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga dapat dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.

Dengan semangat kebersamaan yang terus dipelihara, masyarakat berharap tradisi infaq dan santunan anak yatim tersebut dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung kepada para penerima, tetapi juga menjadi ladang amal jariyah bagi seluruh jamaah yang terlibat, sekaligus memperkuat jalinan solidaritas sosial di tengah kehidupan masyarakat desa. [Dedi Ariyanto]

Berita Terkait

10 Hari Hilang, Sahila Ditemukan Tak Bernyawa di Telaga Perkebunan Warga
Bupati Aceh Tenggara Kunjungi RSUD Sahudin untuk Memberi Dukungan pada Keluarga Anak Korban Pembunuhan
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik Gelombang IV di SD Negeri 3 Kutacane Berlangsung Tertib dan Kondusif
Teror Spanduk Gelap di Banda Aceh dan Ancaman Serius Terhadap Etika Demokrasi
Halalbihalal di Pendopo, Bupati Aceh Tenggara Sampaikan Permohonan Maaf dan Ajak Perkuat Persatuan
Angin Puting Beliung Hantam Aceh Tenggara, Rumah Warga Rusak dan Listrik Padam
Polisi Gagalkan Pengangkutan Getah Pinus Diduga Ilegal di Aceh Tenggara, Delapan Orang Diamankan
Di Balik Masjid Balelutu, Hasanudin Menunggu Uluran Tangan di Tengah Sakit yang Tak Kunjung Usai

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Kepala PLN karimun Tegaskan, Tidak Ada  Satupun Ijin Yang Sah,  Pemilik Jaringan  Kabel Optik Yang Berada Di Aset PLN 

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:33 WIB

APH di minta periksa perijinan PT.Solnet dan ijin  pemasangan kabelnya.

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Bayar Rp300 Ribu Lebih, WiFi Solnet Dikeluhkan Lelet dan Sulit Tersambung

Senin, 27 Juli 2026 - 14:50 WIB

Lurah Harjosari Larang Peliputan Pertemuan Pengembang dan Warga, Memantik Sorotan atas Komitmen Keterbukaan Informasi

Senin, 27 Juli 2026 - 14:08 WIB

Dua THM Terbesar di Karimun Tutup Pascainsiden Tewasnya Seorang Pengunjung, Polisi Didesak Usut Tuntas

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:07 WIB

Bupati Karimun Teruskan Aspirasi Nelayan ke Pemerintah Pusat, Desak Kajian Lingkungan Baru atas Rencana Pengelolaan Sedimentasi Laut

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:43 WIB

Dugaan Penganiayaan oleh Oknum PM di THM Karimun: Nyawa Melayang, Jam Operasional Dipertanyakan

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:35 WIB

Iskandar Tanjung Laporkan PLN Karimun ke Kejaksaan, Desak Usut Tuntas Dugaan Kelalaian di Balik Blackout Total

Berita Terbaru