Konsolidasi PWI Pusat di Kota Bengawan: Merumuskan Arah Kolektif 2025–2030

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 08:40 WIB

50606 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOLO, Jawa Tengah — Ruangan orientasi terasa penuh semangat, namun juga serius. Malam itu, Jumat (3/10), menjelang pelantikan resmi, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat masa bakti 2025–2030 menggelar pertemuan strategis di kota kelahiran Presiden Joko Widodo, Solo.

Pertemuan ini menjadi titik tolak bagi para pengurus baru untuk menyamakan frekuensi, memastikan langkah organisasi selaras ke depan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyusun Strategi di Bawah Komando Munir
Dibawah kepemimpinan Ketua Umum PWI Pusat terpilih, Akhmad Munir—yang akrab disapa Cak Munir—orientasi ini tak sekadar seremonial.

Cak Munir, yang juga Direktur Utama LKBN Antara, menegaskan bahwa konsolidasi ini adalah “wadah penyamaan langkah dan penyusunan strategi kerja bersama”.

Dalam paparannya, Munir merinci pentingnya keselarasan kerja di seluruh lini organisasi. “Orientasi ini membahas rencana kerja tiap bidang, komisi, departemen maupun direktorat agar semua pengurus punya arah yang selaras,” ujarnya.

Baca Juga :  Kajari Kabupaten Semarang Sebagai Narasumber dalam Pendidikan Anti Korupsi Usia Dini

Visi besar yang dibawa Munir cukup gamblang: meningkatkan tata kelola organisasi. “Diharapkan kepengurusan kita bekerja dengan sebuah tata kelola yang lebih baik,” tambahnya, memberikan penekanan pada profesionalitas dan akuntabilitas.

Seruan Etika dan Pengorbanan Kolektif
Dua pilar penting PWI, Dewan Kehormatan dan Sekretariat Jenderal, turut memberikan warning yang memperkuat pesan kolektivitas.

Ketua Dewan Kehormatan PWI, Atal S. Depari, mengingatkan bahwa memimpin PWI bukan urusan personal, melainkan kerja tim yang utuh. Seruannya tajam dan ringkas, “Pengurus harus bekerja bersama membesarkan PWI.”

Senada dengan itu, Zulmansyah Sekedang, Sekretaris Jenderal, menyinggung soal harga yang harus dibayar dalam berorganisasi. Ia meminta seluruh pengurus untuk menanggalkan kepentingan pribadi demi kemaslahatan organisasi yang lebih besar.

“Berorganisasi artinya siap berkorban,” katanya, sebuah kalimat penutup yang mengingatkan pada etos juang jurnalisme.

Baca Juga :  Koperasi Desa Merah Putih: Solusi Harga dan Distribusi Kebutuhan Pokok yang Diresmikan Presiden Prabowo di Klaten

Pelantikan di Monumen Bernilai Sejarah
Orientasi yang berlangsung di Solo ini juga merupakan pemanasan jelang momentum bersejarah pada keesokan harinya.
Pelantikan resmi Pengurus PWI Pusat periode 2025–2030 dijadwalkan pada 4 Oktober 2025. Lokasi yang dipilih pun bukan sembarang tempat: Auditorium Monumen Pers Nasional, Surakarta.

Monumen ini dipilih karena nilai historisnya yang tak terbantahkan, tempat PWI lahir pada tahun 1946 dan kini berdiri sebagai ikon jurnalisme nasional.

Ratusan pasang mata diperkirakan akan menyaksikan momentum penting ini. Acara pelantikan rencananya dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, yang dijadwalkan memberikan keynote speaker.

Selain itu, Gubernur Jawa Tengah dan Wali Kota Surakarta, pimpinan media nasional, serta seluruh ketua PWI daerah akan hadir, menjadi saksi atas dimulainya babak baru kepengurusan PWI. []

Berita Terkait

PWI Kembali Utuh: Pengukuhan Akhmad Munir di Monumen Pers Jadi Simbol Rekonsiliasi
Ratusan Karangan Bunga Mengawal Spirit 1946: PWI Pusat Membangun Pondasi Baru Di Titik Nol Sejarah Pers
Kejari Kabupaten Semarang Tetapkan 5 Tersangka Kasus Korupsi PTSL Tahun 2020
Presiden Prabowo Murka di Klaten: “Vampir Ekonomi” Sedot Rp100 Triliun Uang Rakyat
Koperasi Desa Merah Putih: Solusi Harga dan Distribusi Kebutuhan Pokok yang Diresmikan Presiden Prabowo di Klaten
Prabowo Resmikan 80.081 Koperasi Desa: Tonggak Sejarah Ekonomi Kerakyatan Dimulai!
JPU Kejari Kabupaten Semarang Tanganin Tersangka Perkara Korupsi Bank Plat Merah, Negara Dirugikan Hingga Rp 3,4 Miliyar Lebih.
Tersangka Perkara Korupsi Bank Plat Merah, Negara Dirugikan Hingga Rp 3,4 Miliyar Lebih.

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 20:37 WIB

Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hulu Turun Langsung Jaga Keamanan Lingkungan

Senin, 1 Juni 2026 - 20:33 WIB

Akses dan Ekonomi Warga Segera Meningkat, Pembangunan Jembatan Garuda Kian Pesat

Senin, 1 Juni 2026 - 18:36 WIB

Aksi Besar PPS Dimulai 2 Juni, Pelabuhan Poto Tano Terancam Lumpuh Total

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:31 WIB

‎Koramil 1607-12/Moyo Hilir Tingkatkan Pengawasan Wilayah Melalui Patroli Malam Rutin

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:27 WIB

TNI dan Warga Gotong Royong Siapkan Pembangunan Dua Jembatan Armco di Dusun Kapassari

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:43 WIB

Komsos Humanis Babinsa Pukat, Bangun Kepedulian Warga terhadap Kebersihan dan Kamtibmas

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:43 WIB

Polsek Labangka Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Di Dua TKP ‎

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:03 WIB

Cegah Gangguan Keamanan dan Provokasi Digital, Koramil 1607-06/Lape Lopok Aktif Sambangi Warga Malam Hari

Berita Terbaru