Jalur Transjakarta Kembali Makan Korban: Aksi Nekat Hindari Razia Berujung Ringsek di Kebon Jeruk

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:15 WIB

50285 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA PUSAT – Jalur khusus Transjakarta di Jalan Panjang Arteri Kelapa Dua Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kembali menjadi saksi bisu kecelakaan maut yang melibatkan pengendara sepeda motor, Selasa (15/7/2025) pagi.

Insiden ini, yang terekam jelas dalam video amatir, bukan hanya menyoroti pelanggaran lalu lintas yang membahayakan, namun juga keberanian pengendara untuk mengambil risiko fatal demi menghindari razia petugas.

Kekacauan bermula ketika seorang pengendara motor nekat putar balik dan melawan arah di jalur Transjakarta, diduga kuat untuk kabur dari razia yang sedang digelar. Aksi sembrono itu berujung petaka.

Ia bertabrakan frontal dengan pengendara lain yang melaju dari arah berlawanan di jalur terlarang tersebut.

Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, terlihat jelas dua sepeda motor tergeletak ringsek di tengah jalan, menjadi tontonan miris bagi warga dan pengguna jalan.

Beberapa orang tampak bergegas memberikan pertolongan pertama sembari menunggu kedatangan petugas berwenang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas korban maupun kondisi terkini para pengendara. Namun, insiden ini sontak memicu kembali perdebatan publik mengenai kepatuhan lalu lintas dan penegakan hukum di jalur khusus Transjakarta.

Baca Juga :  Razman dan Hukum Amburadul Indonesia

Fenomena pengendara motor yang menerobos jalur Transjakarta, apalagi dengan aksi melawan arus demi menghindari razia atau kemacetan, bukanlah hal baru.

Ini adalah bom waktu yang terus mengancam keselamatan pengguna jalan lain, termasuk penumpang Transjakarta dan kendaraan umum lainnya.

Pihak kepolisian dituntut untuk tidak hanya meningkatkan pengawasan, tetapi juga menindak tegas pelanggar lalu lintas yang membahayakan nyawa orang lain.

Tanpa penegakan hukum yang konsisten dan tanpa kompromi, insiden serupa hanyalah menunggu waktu untuk terulang kembali di jalan-jalan Ibu Kota. []

Berita Terkait

Di Tengah Tugas Kenegaraan, Haji Uma Tuntaskan Magister Cumlaude dan Diwisuda Bersama Putranya
Duka Mendalam Menyelimuti PWI, Zulmansyah Sekedang Berpulang di Tengah Pengabdian
Kasasi Di Tengah Kewajiban Transparansi: Saat Penjaga Hukum Dipertanyakan Komitmennya
Ramai di Medsos Soal Untung Mitra MBG, BGN Buka Data Sebenarnya
HPN 2026 Banten Sukses Digelar, Panitia Sampaikan Apresiasi kepada Seluruh Mitra dan Pemangku Kepentingan
HPN Banten 2026, PWI Pusat Salurkan 3.000 Paket Sembako Lewat Bakti Sosial
Jelang HPN dan Piala Dunia 2026, Insan Pers Perkuat Kebersamaan Lewat Sepak Bola
Tokoh Pers Senior Ikut Retret Bela Negara Wartawan PWI

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:15 WIB

Vonis SKTM RSUD dr. Iskak: Ketika Surat Orang Miskin Diduga Dijadikan Ladang Bancakan

Senin, 11 Mei 2026 - 22:19 WIB

Bersih Desa Picisan, Wujud Syukur dan Kekompakan Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 01:31 WIB

Tri Hariadi Dilantik sebagai Pj Sekda, Menjaga Kontinuitas dan Stabilitas Tata Kelola Pemerintahan Tulungagung

Jumat, 24 April 2026 - 11:25 WIB

Plt. Bupati Tulungagung Segera Definitifkan Jabatan Kosong Kepsek

Kamis, 23 April 2026 - 22:18 WIB

Workshop Pantomim di Tulungagung Dorong Kreativitas dan Kepercayaan Diri Siswa

Sabtu, 11 April 2026 - 17:54 WIB

OTT Di Tulungagung: Ketika Kekuasaan Daerah Kembali Diuji Oleh Hukum

Kamis, 9 April 2026 - 14:18 WIB

Tetap Masuk Kantor, Kepala Dinas di Tulungagung Dilarang Lakukan WFH

Kamis, 9 April 2026 - 14:15 WIB

Kabupaten Tulungagung Salurkan Bantuan Pangan 2.991 Ton Beras, Bupati Pastikan Tepat Sasaran

Berita Terbaru