Duka Mendalam Menyelimuti PWI, Zulmansyah Sekedang Berpulang di Tengah Pengabdian

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 18 April 2026 - 11:28 WIB

50459 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta| Oposisi News 86 — Kabar kepergian Zulmansyah Sekedang pada Sabtu dini hari menghadirkan duka yang begitu dalam, tidak hanya bagi keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia, tetapi juga bagi dunia pers nasional yang kehilangan salah satu sosok pengabdi terbaiknya.

Pada pukul 00.10 WIB, di ruang perawatan Rumah Sakit Budi Kemuliaan, napas terakhirnya terhenti setelah berjuang melawan serangan jantung yang datang tiba-tiba, meninggalkan jejak pengabdian panjang yang kini hanya dapat dikenang dengan penuh haru.

Beberapa jam sebelum kepergiannya, almarhum masih terlihat menjalankan aktivitas organisasi seperti biasa.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menghadiri Deklarasi Peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia di Kampus LSPR, sebuah kegiatan yang mencerminkan komitmennya yang tidak pernah surut terhadap dunia jurnalistik. Tidak ada tanda-tanda bahwa malam itu akan menjadi perpisahan terakhir.

Setelah acara, kebersamaan dengan rekan-rekan pengurus dalam suasana sederhana di kawasan Jalan Jaksa menjadi momen yang kini terasa begitu berarti, seolah menjadi penutup dari perjalanan panjang pengabdiannya.

Namun takdir berkata lain. Sekitar pukul 21.00 WIB, kondisi fisiknya mendadak menurun. Keluhan sesak dada hebat, tubuh yang melemah, hingga muntah yang tak tertahankan menjadi awal dari situasi genting yang tak mampu dibendung.

Baca Juga :  Ramai di Medsos Soal Untung Mitra MBG, BGN Buka Data Sebenarnya

Dalam kepanikan dan harap, ia segera dilarikan ke rumah sakit. Diagnosis dokter memastikan bahwa serangan jantung yang dialaminya berkaitan dengan riwayat penyakit yang telah lama ia derita.

Upaya medis terus dilakukan, bahkan sempat direncanakan rujukan ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, namun takdir lebih dahulu menjemput sebelum segala ikhtiar dapat membuahkan hasil.

Kepergian ini terasa begitu berat karena sosok Zulmansyah Sekedang bukan sekadar pejabat organisasi, melainkan figur yang hidup dalam denyut perjuangan pers Indonesia.

Ia dikenal sebagai pribadi yang hangat, mudah tersenyum, dan selalu membuka ruang dialog di tengah perbedaan. Dalam berbagai dinamika organisasi yang tidak selalu mudah, ia hadir sebagai penenang, sebagai penghubung, sebagai pemersatu. Dedikasinya tidak pernah setengah hati, bahkan hingga detik-detik terakhir kehidupannya.

Perjalanan panjangnya di tubuh PWI menjadi saksi betapa besar cintanya terhadap organisasi. Dari memimpin PWI Provinsi Riau selama dua periode hingga mengemban berbagai posisi strategis di tingkat pusat, setiap langkahnya selalu diwarnai dengan semangat membangun dan menjaga marwah pers.

Baca Juga :  Pemberdayaan UKM melalui Program JARIAH; Wabup Sambut Positif

Ia menjadi bagian penting dalam proses penyatuan organisasi yang sempat terbelah, menjembatani perbedaan, dan mengembalikan keutuhan yang selama ini diperjuangkan banyak pihak.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan kesedihan yang mendalam atas kehilangan ini. Baginya, almarhum bukan hanya rekan kerja, tetapi sahabat seperjuangan yang selalu hadir dengan ketulusan dan kesungguhan.

Kepergian ini meninggalkan ruang kosong yang tidak mudah terisi, sebuah kehilangan yang tidak hanya bersifat personal tetapi juga kelembagaan.

Kini, yang tersisa adalah kenangan dan teladan. Sosok yang selama ini hadir dengan semangat, kini telah berpulang, meninggalkan jejak pengabdian yang akan terus hidup dalam ingatan kolektif insan pers Indonesia.

Doa pun mengalir, bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terakhir, tetapi juga sebagai pengantar bagi perjalanan panjangnya menuju keabadian.

Dalam sunyi yang menyelimuti kepergian ini, satu hal yang pasti: jasa dan dedikasinya akan tetap menjadi bagian dari sejarah perjalanan pers nasional, dan namanya akan selalu dikenang sebagai sosok yang mengabdikan hidupnya tanpa lelah hingga akhir hayat. []

Berita Terkait

‎Malam Hari Tetap Siaga, Koramil 1607-12/Moyo Hilir Amankan Wilayah dari Potensi Gangguan Kamtibmas ‎
‎Melalui Rapat Koordinasi, Danramil Ropang Perkuat Komitmen Menjaga Stabilitas Wilayah
Kepemimpinan Sukiman Kamaluddin Diyakini Perkuat Daya Juang PKB Sumbawa, Jahuddin Denis: Lanjutkan Prestasi H. Ilham Mustami
Kodim 1607/Sumbawa Gelar Gotong Royong Gerakan Indonesia Asri 2026 di Muara Kali Tambak Udang Labuhan Sumbawa
‎Kolaborasi untuk Lingkungan dan Generasi Muda, Babinsa Ikut Matangkan Kemah Bakti Beringin Sila
Pengobatan Gratis di Moyo Hulu Danramil Moyo Hulu Apresiasi Dedikasi Bidan untuk Negeri
Patroli Rutin Koramil Moyo Hulu, Langkah Nyata Cegah Gangguan Kamtibmas
‎Kompak dan Peduli, Babinsa Bersama Muspika Tatebal Jaga Keamanan Lingkungan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:03 WIB

MBG Cot Rheu, Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:00 WIB

Kacabdin Aceh Utara Diuji, Johan Bungkam

Senin, 8 Juni 2026 - 11:29 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026, Momentum Hidup Sehat dan Ujian Kesiapan Event Olahraga Daerah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:03 WIB

BNNK Gayo Lues Gandeng Starbucks FSC dan PT Ujang Jaya International Perkuat Program Kopi untuk Cegah Kultivasi Ganja

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:59 WIB

Gampong Geulumpang Bungkok Salurkan BLT dan Santuni Anak Yatim

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:10 WIB

Usai banjir Pemdes Geulumpang Bungkok Perbaiki Jalan lingkungan Desa

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:48 WIB

Pemdes Peudari Salurkan BLT kepada 132 Keluarga, Perkuat Program Sosial dan Keagamaan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:46 WIB

Bupati Aceh Utara dan Satgas PRR tinjau korban cuaca ekstrem di Langkahan

Berita Terbaru