Ramai di Medsos Soal Untung Mitra MBG, BGN Buka Data Sebenarnya

REDAKSI NTB

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 03:52 WIB

50351 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, oposisinews86.com, (Senin 23 Februari 2026),– Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional, Sony Sonjaya, angkat suara terkait kabar di media sosial soal keuntungan mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut, hitung-hitungan yang beredar tak sesuai kondisi bisnis di lapangan.

“Mitra mendapatkan ‘untung bersih’ Rp 1,8 miliar per tahun, adalah asumsi fiktif yang tidak berdasar pada realitas bisnis dan investasi,” tegas Sony, Minggu (22/2/2026), di Jakarta.

Sony meluruskan, angka Rp 1,8 miliar sering disalahartikan sebagai laba bersih. Padahal angka tersebut berkaitan dengan tahapan pengembalian modal mitra.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rp 1,8 m itu bukan margin atau keuntungan, Rp 1,8 m itu tahap pertama dan kedua proses pengembalian investasi mitra karena di situ ada lahan, bangunan, peralatan yang peralatan bukan seperti di rumah,” ucapnya.

Menurut dia, dapur SPPG dalam program MBG wajib memenuhi standar teknis tinggi. Peralatan tak bisa disamakan dengan dapur rumahan. Semua harus sesuai spesifikasi ketat, demi menjaga kualitas dan keamanan pangan.

Baca Juga :  Kepengurusan Grip Jaya Se Provinsi Riau Khusus Grip Jaya Meranti Perlu Diusulkan Perpanjangan Astacita Ke Presiden.

“Kompor harus high pressure, bukan gas yang disambung selang, bukan air yang dibuang ke parit, tapi harus ada IPAL, penyaring lemak, dan lain-lain. Jadi insentif itulah yang diberikan pemerintah sebagai penghormatan pemerintah,” jelasnya.

Untuk dapat memperoleh insentif tersebut, lanjut Sony, mitra wajib membangun SPPG sesuai Petunjuj Teknis (Juknis) 401.1 Tahun 2026. Standar teknis dalam aturan itu cukup detail dan ketat. Estimasi modal awal dari dana pribadi berkisar Rp 2,5 miliar hingga Rp 6 miliar, menyesuaikan harga lahan dan lokasi. Dana tersebut masuk kategori belanja modal atau capital expenditure (CapEx).

Tak hanya soal angka keuntungan, isu afiliasi politik juga ikut mencuat. Sony menegaskan, proses verifikasi mitra tak menyinggung latar belakang partai maupun kelompok usaha tertentu.

Ia menjelaskan verifikasi dilakukan tim berjumlah 120 orang. Pimpinan BGN tak terlibat langsung dalam proses tersebut.

Baca Juga :  Antisipasi Gangguan, Koramil 1607-08 Aktif Pantau Titik Strategis

“Yang diverifikasi nama yayasannya, pimpinannya siapa, NPWP ada atau tidak, NIB ada atau tidak. Kami tak melihat latar belakang partainya apa, ini usahanya apa, jadi hanya itu kemudian dicek lokasinya. Lokasi betul atau tidak, dekat kandang ternak atau tidak, daerah bahaya atau tidak,” bebernya.

“Jadi tak ada relasi di sini, kelompok pengusaha besar, partai politik. Yang 120 orang ini nggak tahu, dan mereka yang verifikasi bukan kami, bukan pimpinan yang verifikasi tapi verifikator,” lanjut Sony.

Selain tim verifikator, survei lapangan juga melibatkan sekitar 30 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), yang tersebar di berbagai daerah. Tim ini fokus meninjau spesifikasi dan kondisi fisik dapur MBG.

“Tidak kemudian ditanya ini punya partai apa, punya siapa, pengusaha siapa, nggak. Kami nggak melihat itu,” tutupnya. (Red)

Berita Terkait

Meski Hadir Usai Acara Berlangsung, Kehadiran Kasat Lantas Polres Sumbawa Tetap Menjadi Kehormatan Besar bagi Keluarga Mempelai
Satlantas Polres Sumbawa Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas, Kapolres Bekali Pengemudi Ojek Online dengan Pelatihan PPGD dan Salurkan Bansos
‎Bupati Sumbawa Hentikan Tambang Emas Ilegal di Lantung, Green Bulaeng Desak Polisi Pasang Police Line dan Usut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Ayahwa Ketuk Pintu Kemensos, Desak Percepatan Pemulihan Banjir dan Akses Pendidikan di Aceh Utara
Bupati Sumbawa Bersama Forkopimda Sidak Tambang Rakyat di Lantung, Tegaskan Tak Ada Lagi Aktivitas Tanpa Legalitas
Dituduh Tanpa Bukti Terkait Narkoba, IRT Klaim Diintimidasi Kades Kukin, Polisi Sebut Informasi Masih Sebatas Isu
Nomor Admin Di-Hack, Panca Sari Tours & Travel Imbau Pelanggan Sumbawa–Mataram Jangan Lagi Hubungi Nomor Lama
PWI Pusat Desak Hotman Paris Klarifikasi Pernyataan kepada Wartawan, Ingatkan Martabat Pers Tak Boleh Direndahkan

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:05 WIB

‎Gotong Royong Bersihkan Pantai Ai Limung, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat ‎

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:38 WIB

Perkuat Pelayanan Air Bersih, Dandim 1607/Sumbawa Dukung Kebijakan Penyesuaian Tarif Perumda Batulanteh

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:05 WIB

Tim Inafis Turun Tangan Usai Penemuan ABK Meninggal di Perairan Gilimas

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:05 WIB

Kodim 1607/Sumbawa Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Penyiapan Satuan Perbantuan Triwulan II TA 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:53 WIB

Kasdim 1607/Sumbawa: Data Akurat Kunci Keberhasilan Pembangunan Ekonomi Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 16:58 WIB

‎Kebersamaan TNI dan Rakyat Terwujud dalam Pembangunan Masjid Baiturrahman

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:53 WIB

Anggota Posramil 02/Plampang Gelar Patroli Malam Demi Jaga Keamanan Wilayah

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:54 WIB

Cegah Gangguan Sejak Dini, Patroli Rutin TNI Disambut Positif Masyarakat

Berita Terbaru