Kejanggalan Anggaran Diskominfo Karimun Mencuat: APH Diminta Usut Tuntas Dana Perjalanan Dinas 2023!

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:09 WIB

50317 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun/Kepri – Sorotan tajam mengarah pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karimun menyusul dugaan adanya ketidaksesuaian signifikan antara data anggaran perjalanan dinas tahun 2023 yang tertera di dokumen publik dengan keterangan yang disampaikan oleh Kepala Diskominfo Karimun, Dr. Helmi SE.M.SI.

Perbedaan angka yang mencolok ini memicu desakan agar Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persoalan ini bermula dari temuan data dalam buku APBD dan LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) tahun 2023 yang menunjukkan total anggaran perjalanan dinas Diskominfo sebesar Rp 725 juta dengan 13 kali perjalanan. Bahkan, tercatat satu kali keberangkatan menelan biaya fantastis sebesar Rp 172 juta. Selain itu, ditemukan juga angka pembelian komputer senilai Rp 354 juta dan pembayaran internet mencapai Rp 1.190.420.000.

Baca Juga :  Skandal Sewa Ruko Diskominfo Karimun: Anggaran Fantastis di Lokasi Terpencil

Namun, saat dimintai konfirmasi pada Kamis, 3 Juli 2025, melalui pesan WhatsApp, Kepala Diskominfo Helmi memberikan angka yang jauh berbeda.

Menurutnya, total anggaran perjalanan dinas 2023 adalah Rp 453.091.000 dengan realisasi Rp 326.254.871, mencakup perjalanan dinas untuk lima bidang di Kominfo. Helmi bahkan dengan tegas membantah adanya perjalanan dinas sekali jalan sebesar Rp 172 juta.

Terkait belanja modal personal komputer, Helmi menyebutkan pagu anggaran Rp 133.951.692 dengan realisasi hanya Rp 29.600.000. Sementara untuk anggaran belanja internet, angka yang disebutkan sama yakni Rp 1.190.420.000, namun ia menambahkan adanya tunda bayar sebesar Rp 558.651.600.

Selisih Angka Menganga, Tuntut Keterbukaan dan Pertanggungjawaban
Perbedaan angka yang begitu besar antara dokumen resmi dan keterangan Kadis Helmi ini menimbulkan kecurigaan serius.

Baca Juga :  Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XVII Tingkat Kabupaten Karimun Resmi Dibuka

Jika data APBD dan LKPJ mencatat anggaran perjalanan dinas Rp 725 juta, sementara realisasi versi Kadis hanya Rp 326 juta, maka terdapat selisih ratusan juta rupiah yang belum jelas ke mana rimbanya.

Terlebih, bantahan Kadis Helmi mengenai keberangkatan Rp 172 juta sementara angka itu tercatat di dokumen publik, semakin menguatkan dugaan adanya kejanggalan.
Melihat fakta ini, publik mendesak agar APH, baik Polres Karimun maupun Kejaksaan Negeri Karimun, segera memanggil dan memeriksa Kepala Diskominfo Karimun.
Keterbukaan dan pertanggungjawaban atas penggunaan uang rakyat adalah harga mati.

Jika tidak ada penjelasan yang transparan dan memuaskan, pelaporan resmi kepada pihak berwajib akan menjadi langkah selanjutnya untuk memastikan seluruh persoalan ini terang benderang dan tidak ada ruang bagi keraguan. [Bersambung]

Berita Terkait

Lelah
Gempar Akan  Hadir Di  Kabupaten Karimun
Gempar Akan Hadir di Kabupaten Karimun
Pemberian Dana Hibah Ke Intansi Vertikal Tidak Boleh Tiap Tahun
Pemberian Dana Hibah Ke Intan Vertikal Tidak Boleh Tiap Tahun
Banyak Pihak Nunggu Hasil Razia Gabungan Di Toko Mawar 66
Tim gabungan (Balai Pom, Karantina, Disperindag, Bea Cukai, Anggota Polres,) Rajia Toko Mawar 66

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 06:19 WIB

Satpol PP Tulungagung Bersama Bea Cukai Gencarkan Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal di Barn Cafe

Jumat, 11 September 2026 - 07:18 WIB

21 Kepala SMP Digeser, Dua Sekolah Masih Kosong: Rotasi Kepala Sekolah Jangan Berhenti pada Sekadar Tukar Kursi

Jumat, 11 September 2026 - 06:23 WIB

RAPBD 2027 dan Perubahan APBD 2026 Tulungagung Disorot: Pendapatan Turun, Belanja Naik, Publik Menanti Bukti Manfaat Anggaran

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:12 WIB

RSUD Campurdarat Matangkan Layanan CT-Scan, Akses Diagnosis Warga Tulungagung Selatan Diproyeksikan Lebih Dekat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Dugaan Tata Kelola KPRI Sejahtera Mengemuka, Pengurus Persilakan Audit dan Buka Ruang Klarifikasi Semua Pihak

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:25 WIB

Anak Tak Boleh Hanya Menjadi Penonton, Tulungagung Dorong Generasi Muda Masuk Panggung Pembangunan

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:39 WIB

Ujian Seleksi Perangkat Desa Tawangsari Digelar Terbuka, Integritas dan Kompetensi Jadi Penentu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:45 WIB

Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru

Berita Terbaru