Viral! Video kegiatan Seismik PGE Bikin Rumah Warga Retak, Ini Klarifikasinya

REDAKSI 2

- Redaksi

Kamis, 1 Agustus 2024 - 15:08 WIB

50268 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aceh Utara – Video kegiatan Seismik yang dilakukan perusahaan Migas Perta Global energi ( PGE) membuat resah warga Matang Kuli Aceh Utara. Pasalnya kegiatan tersebut mengakibatkan keretakan di beberapa bagian rumah warga, salah satunya yang terjadi di Desa Meuria, Cluster IV, kecamatan Matang kuli, kabupaten Aceh Utara, Rabu (31/7/2024).

Dalam video yang dilansir dari aku @newsrb tersebut, terdengar seorang wanita yang merekam deretan kejadian yang di alaminya, tak lama kemudian terjadi getaran hebat hingga barang – barang dirumahnya bergetar tak karuan.

“ya Allah ya Rabbi apa yang diperbuat mobil ini, abis retak rumah ya Allah, “ ucap si perekam video tersebut.

Selain itu, perekam juga memperlihatkan beberapa bagian rumah yang retak di duga karena getaran yang ditimbulkan oleh mobil Vibroseis tersebut.

External Relation Manager PGE Bustami Syarbini, saat di konfirmasi media ini
mengatakan, Sebelum kegiatan Seismik dilakukan, setiap kecamatan telah diberi sosialisasi dan telah dilakukan pengecekan oleh tim di setiap rumah.

“ Pastinya tim akan melakukan pengecekan di setiap rumah yang akan dilalui oleh mobil vibroseis untuk proses getaran yang turut diketahui oleh perangkat desa setempat, “ jelas Bustami.

Baca Juga :  Puskesmas Geureudong Pase Aceh Utara Resmi Berstatus BLUD.

Ia juga menghimbau bagi masyarakat yang terdampak untuk melaporkan ke geuchik setempat agara dapat diteruskan kepada pihak pelaksana Seismik untuk dilakukan pengecekan.

“Bila ada laporan petugas seismik akan melakukan pengecekan apakah benar kerusakan diakibatkan oleh kegiatan seismik atau bukan, jika terbukti kerusakan akibat kegiatan seismik maka akan dilakukan ganti rugi sesuai dengan surat keputusan Bupati, “ pungkas Bustami Syarbini.
(Tri nugroho)

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:35 WIB

Gebrakan Ketua RT 04 Sungai Pasir, Gandeng PT Solnet Bangun Gapura dan Dorong Penataan Wilayah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:55 WIB

Bupati Karimun Diminta Tinjau Legalitas Operasional Mayatama Solusindo, Dugaan Kelengkapan Perizinan Jadi Sorotan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

Usaha Tanpa Izin Dipertanyakan, Pemkab Karimun Didesak Bertindak terhadap Dugaan Operasional ISP yang Belum Transparan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:09 WIB

Hak Jawab Disampaikan Terkait Pemberitaan Penggunaan Anggaran di Lingkungan Imigrasi Karimun

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:34 WIB

Bupati Karimun Terima Kunjungan Tim Verifikasi dan Variasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

APH Diminta Periksa Sejumlah Kegiatan dan Anggaran Imigrasi Karimun Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB

Kanwil DJBC Khusus Kepri Bersama KPPBC TMP B Karimun Lakukan Pemusnahan  Barang Hasil Penindakan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:57 WIB

Jaringan Lelet

Berita Terbaru