Peran Sekolah Dan Orang Tua Dalam Mencegah Kenakalan Remaja

REDAKSI 2

- Redaksi

Selasa, 13 Februari 2024 - 15:08 WIB

50336 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Maraknya kasus kenakalan remaja yang berkeliaran membawa senjata tajam akhir akhir ini membuat masyarakat resah dan khawatir , kenakalan para remaja ini yang umumnya anak anak yang masih dibawah umur menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat , bagai mana tidak persolan ini terkesan tidak ada solusi untuk mencegah supaya kenakalan tersebut yang menjadi penyakit sosial di masyarakat bisa teratasi .

Menanggapi hal ini tokoh pendidikan , yang juga kepala sekolah SD Negeri 1 Geureudong Pase Sakdan, S.Pd.SD kepada media ini Rabu 13/2/2024 menuturkan , untuk mencegah dan mengatasi persoalan ini diperlukan kerjasama semua pihak yaitu lembaga pendidikan, orang tua dan masyarakat , apabila salah satu dari tiga faktor ini lalai dalam pengawasannya maka jangan berharap persoalan ini bisa kita atasi .
Lembaga pendidikan mengawasi dan memberikan pembinaan dari jam 7-30 pagi sampai jam 14-00 siang pada umumnya , selebih nya adalah peran orang tua dan masyarakat ,,tutur Sakdan.

Sakdan menyebutkan , peran orang tua menjadi faktor utama dalam mencegah kenakalan anak anak kita , semua periode yang penting selama rentan kehidupan , masa remaja juga menjadi bagian yang sangat penting di karenakan terjadi banyaknya perubahan .

Masa remaja atau adolescence adalah dimana masa mengalami krisis identitas diri ,sifat dan sikap .
masa remaja mulai menentukan sikap dan jati diri , meningkatnya emosi , perilaku dan mendorong mereka melakukan segala hal yang belum meraka rasakan dan ketahui sebelumnya. Oleh karena itu orang tua sebagai garda terdepan harus mengetahui/memahami perubahan fisik dan psikologi sehingga lebih siap dalam menghadapi perkembangan anak,,tuturnya.

Untuk mencegah kenakalan ini perang orang tua adalah yang utama ,selebihnya baru lembaga pendidikan dan Masyarakat. Ada tiga hal yang harus dilakukan oleh semua orang tua untuk mencegah terjadinya kenakalan anak .

Pertama, menanamkan moralitas sejak dini, Orang tua sebagai pendidik serta Sekolah pertama bagi seorang anak mesti menanamkan hal – hal yang di anjurkan dalam norma sosial dan Agama agar anak mampu menyesuaikan dirinya dengan lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Ada Apa Warga Geureudong Pase Dengan Pihak PT. Satya Agung Bahkan Beredar Video Ada Kesan Adu Mulut Dengan Masyarakat Sehingga Menjadi Sorotan.

Kedua, menjalin komunikasi intens dengan anak. Komunikasi Interpersonal sangat diperlukan antara orang tua dengan anak, dengan begitu orang tua hendaknya melakukan pemantauan apa yang dilakukan oleh anak yang berinteraksi dengan rekan rekannya diluar rumah.

Tiga, menciptakan suasana harmonis di dalam rumah. Tentunya dengan suasana harmonis di dalam rumah mampu menghindarkan seorang anak dari kegelisahan serta tekanan yang menyebabkan ke tidak stabilan emosi dalam diri seorang anak. Orang tua harus menjadi sumber perhatian sekaligus menjadi tempat curhat yang nyaman buat anak anaknya.

Dalam hal ini kami dari lembaga Pendidikan mengajak semua pihak terutama orang tua untuk sama sama kita didik dan kita awasi bersama anak anak kita,”karena ini bukan tanggung jawab lembaga pendidikan semata , tetapi ini adalah tanggung jawab kita bersama,” Pungkas Sakdan mengakhiri. []

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:35 WIB

Gebrakan Ketua RT 04 Sungai Pasir, Gandeng PT Solnet Bangun Gapura dan Dorong Penataan Wilayah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:55 WIB

Bupati Karimun Diminta Tinjau Legalitas Operasional Mayatama Solusindo, Dugaan Kelengkapan Perizinan Jadi Sorotan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

Usaha Tanpa Izin Dipertanyakan, Pemkab Karimun Didesak Bertindak terhadap Dugaan Operasional ISP yang Belum Transparan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:09 WIB

Hak Jawab Disampaikan Terkait Pemberitaan Penggunaan Anggaran di Lingkungan Imigrasi Karimun

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:34 WIB

Bupati Karimun Terima Kunjungan Tim Verifikasi dan Variasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

APH Diminta Periksa Sejumlah Kegiatan dan Anggaran Imigrasi Karimun Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB

Kanwil DJBC Khusus Kepri Bersama KPPBC TMP B Karimun Lakukan Pemusnahan  Barang Hasil Penindakan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:57 WIB

Jaringan Lelet

Berita Terbaru