Aceh Utara — Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, UPTD Puskesmas Meurah Mulia memilih merawat kebersamaan di internal lembaga. Rabu (11/2/2026), manajemen menggelar pembagian paket kebutuhan pokok bagi tenaga kesehatan dan karyawan, sekaligus melepas sepuluh pegawai yang memasuki masa purna bakti dan mutasi.
Kegiatan berlangsung di aula setempat dalam suasana bersahaja. Bingkisan yang diserahkan berisi bahan pangan dan perlengkapan berbuka puasa—sebuah simbol solidaritas menjelang bulan penuh refleksi.
Kepala UPTD Puskesmas Meurah Mulia, Nurzahri, menekankan bahwa esensi kegiatan ini bukan pada nilai material, melainkan pada ikatan yang terbangun selama bertahun-tahun melayani warga.
“Yang utama bukan besar kecilnya isi bingkisan, melainkan kebersamaan yang selama ini kita rawat dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengajak seluruh jajaran untuk memaknai momentum tersebut sebagai wujud syukur atas kerja kolektif yang selama ini menopang layanan kesehatan tingkat pertama di wilayah itu.
Dalam kesempatan yang sama, Kapus menyampaikan permohonan maaf kepada pegawai yang akan mengakhiri masa tugas maupun yang melanjutkan pengabdian di fasilitas kesehatan lain.
Ia mengakui, dinamika kepemimpinan kerap menghadirkan kekhilafan yang mungkin meninggalkan kesan kurang nyaman.
Kepada mereka yang memasuki masa pensiun, ia menyampaikan penghargaan atas dedikasi panjang dalam melayani masyarakat. Sementara bagi yang dimutasi, ia berpesan agar tali silaturahmi tetap terjaga meski ruang kerja telah berbeda.
Agenda tersebut digelar tanpa seremoni berlebihan dan dipastikan tidak mengganggu operasional layanan.
Aktivitas pemeriksaan dan pelayanan pasien tetap berjalan normal—sebuah penegasan bahwa komitmen terhadap publik tetap menjadi prioritas utama. [SR]









































