Masyarakat Gampong Teupin Breuh, Minta Inspektorat Kabupaten Aceh Timur Audit Dana Desa T.A 2023-2024

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 11 September 2025 - 11:17 WIB

50488 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – Warga Gampong Teupin Breuh, Kecamatan Simpang Ulim, melengkapi laporan Dana Desa yang tidak transparan dan terindikasi korupsi ke Inspektorat Kabupaten Aceh Timur pada Rabu 10 September 2025.

Pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2023 – 2024 dinilai tidak transparan hingga menuai sorotan tajam dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya di tanggal 1 September 2025 belasan warga mendatangi kantor Inspektorat untuk menanyakan langkah-langkah melaporkan dana desa yang tidak transparan.

Sebagai perwakilan dari warga M.Ali di dampingi dua warga menyerahkan laporan ke Inspektorat yang telah di musyawarahkan di desa.

” Hari ini kami menyerahkan berkas yang menjadi laporan kepada inspektorat kabupaten Aceh Timur, untuk segera bisa di tindaklanjuti, dan harapan warga segera bisa di audit untuk anggaran tahun 2023 dan 2024″. Ujar M.Ali

Baca Juga :  Korban Pengeroyokan Di jambo Lubok Aceh Timur, Minta Penegak Hukum Tangkap Para Pelaku

Namun realisasi dari program dana desa di tahun tersebut dinilai tidak jelas, mulai dari lokasi Pemeliharaan sarana, Pembinaan PKK, hingga bidang pelayanan pembangunan desa, tambah M.Ali

‎Mereka menegaskan bahwa sebagian warga Gampong Teupin Breuh, mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG), serta Inspektorat, untuk segera turun tangan melakukan evaluasi hingga audit menyeluruh terhadap pengelolaan dana negara tersebut.

Kami menduga kuat ada penyimpangan dalam pengelolaan, pengunaan dana desa, Ketertutupan seperti ini melanggar prinsip transparansi dan akuntabilitas. Ini uang negara, harus bisa dipertanggungjawabkan secara terbuka,” tegas M.Ali.

Masyarakat juga mendesak tuha peut gampong jika permasalah 2023 dan 2024 tidak selesai. Maka pihak tuha peut dimintak oleh warga untuk tidak menyetujui pengajuan anggaran 2025 tahap selanjutnya.

Baca Juga :  Al Karim Empat Tahun Anak Seorang Petani Didera Penyakit Bertubi - Tubi Minta Uluran Tangan Dari Pemerintah Setempat.

Saiful sebagai tuha Peut gampong memberi tanggapan ” bahwasanya pernah kita musyawarah di desa dan tingkat kecamatan namun tidak ada titik temu, seterusnya hanya cuma janji pak geucik yang tidak ada kepastian, namun di Tahun 2023 dan 2024 diluar jabatan saya sebagai tuha peut, ujar Saiful.

Mujiburahman selaku sektaris Inspektorat Kabupaten Aceh Timur menerima langsung berkas dan memberi keterangan kepada media ini,” Benar hari ini Warga dari Gampong Teupin Breuh menyerah laporan yang telah di lengkapi, dan akan di pelajari selanjutnya akan menginformasikan kembali kepada pihak masyarakat yang melaporkan”ujar nya. [Andy]

Berita Terkait

Proyek Tanggap Darurat, Diduga Tanpa Pengawasan; BNPB Vs Pemkab Aceh Timur Saling Lempar Tanggung Jawab
Dugaan Kejanggalan Proyek Sumur Bor BNPB di Aceh Timur, Metode Geolistrik Dipertanyakan
Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon, Soroti Pembangunan Huntara Tak Pertimbangkan Aspek Ekologi
Rombongan Kafilah Aceh Timur Disambut Hangat di Pidie Jaya
Kafilah Aceh Timur Siap Mengikuti MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya
Kafilah Aceh Timur Bersinar di MTQ ke-37 Provinsi Aceh, Ini Kata Bupati
Kafilah Aceh Timur Tunjukkan Prestasi Gemilang di MTQ Aceh XXXVII
Spanduk Utama Di Lapangan Upacara Perayaan Hari Santri di Aceh Timur, Jadi Sorotan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru