Spanduk Utama Di Lapangan Upacara Perayaan Hari Santri di Aceh Timur, Jadi Sorotan

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 14:20 WIB

50389 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – Setiap tanggal 22 Oktober seluruh santri di Indonesia memperingati Hari Santri Nasional, Di Kabupaten Aceh Timur Ikut merayakan, namun hal yang janggal yang semestinya menjadi ajang kebersamaan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat, justru menyisakan tanda tanya.

Pasalnya, meskipun Wakil Bupati Aceh Timur turut hadir dalam kegiatan tersebut, namun dalam spanduk resmi di lapangan upacara tersorot sepanduk foto yang bersanding bersama.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini menjadi sorotan sejumlah pihak yang menilai bahwa seharusnya seluruh pimpinan daerah, baik Bupati maupun Wakil Bupati, mendapat porsi yang sama dalam kegiatan berskala kabupaten, terlebih pada momentum keagamaan yang sarat makna seperti Hari Santri.

Baca Juga :  Cabuli Anak Kandung Hingga Melahirkan Ayah Bejat Di Ringkus Polisi

“Kalau memang hadir, semestinya ditampilkan juga dalam dokumentasi dan spanduk acara. Ini kan momen kebersamaan umat dan pemerintah,” ujar salah satu tokoh masyarakat setelah menghadiri dan melihat langsung pembukaan upacara, Rabu (22/10/2025).

Di sisi lain masyarakat menilai, perbedaan penampilan dalam kegiatan publik seperti ini dapat memunculkan persepsi yang tidak baik,

“Ini bukan soal foto semata, tapi soal etika dan kebersamaan dalam pemerintahan,” tambah tokoh masyarakat yang enggan menyebutkan nama untuk di dalam berita.

Baca Juga :  Tujuh Nelayan Aceh Timur Ditangkap oleh Otoritas Myanmar, Keluarga Lapor Kepada Haji Uma

Sejauh ini, pihak panitia penyelenggara belum memberikan keterangan resmi terkait tidak dicantumkannya foto maupun nama Wakil Bupati dalam spanduk dan publikasi acara Hari Santri tersebut.

Perayaan Hari Santri Nasional di Aceh Timur berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh ulama, dan para santri dari berbagai pesantren.

Namun, di balik kemeriahannya, sebagian masyarakat berharap agar kegiatan keagamaan di masa mendatang dapat diselenggarakan dan menjadi lebih baik dan inklusif untuk memperlihatkan semangat kebersamaan tanpa perbedaan. [ANDY]

Berita Terkait

Proyek Tanggap Darurat, Diduga Tanpa Pengawasan; BNPB Vs Pemkab Aceh Timur Saling Lempar Tanggung Jawab
Dugaan Kejanggalan Proyek Sumur Bor BNPB di Aceh Timur, Metode Geolistrik Dipertanyakan
Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon, Soroti Pembangunan Huntara Tak Pertimbangkan Aspek Ekologi
Rombongan Kafilah Aceh Timur Disambut Hangat di Pidie Jaya
Kafilah Aceh Timur Siap Mengikuti MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya
Kafilah Aceh Timur Bersinar di MTQ ke-37 Provinsi Aceh, Ini Kata Bupati
Kafilah Aceh Timur Tunjukkan Prestasi Gemilang di MTQ Aceh XXXVII
Tuha Peut Desa Pante Kera di Lantik

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:22 WIB

Kepemimpinan Sukiman Kamaluddin Diyakini Perkuat Daya Juang PKB Sumbawa, Jahuddin Denis: Lanjutkan Prestasi H. Ilham Mustami

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:15 WIB

Kodim 1607/Sumbawa Gelar Gotong Royong Gerakan Indonesia Asri 2026 di Muara Kali Tambak Udang Labuhan Sumbawa

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:58 WIB

‎Kolaborasi untuk Lingkungan dan Generasi Muda, Babinsa Ikut Matangkan Kemah Bakti Beringin Sila

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:05 WIB

Patroli Rutin Koramil Moyo Hulu, Langkah Nyata Cegah Gangguan Kamtibmas

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

‎Kompak dan Peduli, Babinsa Bersama Muspika Tatebal Jaga Keamanan Lingkungan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:00 WIB

Polresta dan Kajari Mataram Satu Suara ‘Tahan’ Koruptor Masker

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:54 WIB

Kantor Imigrasi Klas 1 TPI Mataram Rekayasa Deportasi WNA Australia

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:33 WIB

‎Malam yang Aman Berawal dari Kepedulian, Koramil Ropang Gelar Patroli Wilayah

Berita Terbaru