Membongkar Dana PIP SDN 4 Nibong: Jejak Dugaan Penyelewengan dan Pengkhianatan Terhadap Siswa Kurang Mampu

REDAKSI 2

- Redaksi

Jumat, 8 Agustus 2025 - 08:43 WIB

50528 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Di balik janji suci pemerintah untuk membantu siswa kurang mampu melalui Program Indonesia Pintar (PIP), aroma busuk penyelewengan kembali mencuat dari SDN 4 Nibong, Aceh Utara. Investigasi kami mengungkap serangkaian indikasi penyalahgunaan dana yang sejatinya diperuntukkan bagi masa depan anak bangsa.

Sejumlah orang tua siswa mengaku tidak pernah menerima dana PIP secara penuh, karena sudah dicairkan oleh pihak sekolah. Ironisnya, sebagian dari mereka bahkan tidak mengetahui bahwa nama anak mereka terdaftar sebagai penerima bantuan.

Dugaan kecurangan semakin menguat ketika adanya pemanggilan orang tua siswa oleh pihak sekolah untuk klarifikasi terkait PIP. Namun, proses tersebut dilakukan tanpa transparansi dan tanpa penjelasan menyeluruh terkait nominal yang diterima.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih memprihatinkan, wali murid diminta oleh pihak sekolah untuk tidak mempertanyakan lagi masalah PIP tahun 2022 – 2024, yang saat itu buku tabungan dan ATM dipegang sepenuhnya oleh pihak sekolah, yang dana tersebut dicairkan secara kolektif.

Baca Juga :  Pimpin Apel Perdana, Ayah wa Ajak ASN dan Pejabat Perbaharui Diri

Sebuah praktik yang jelas melanggar ketentuan resmi dari Kementerian Pendidikan.
Sejatinya dana yang masuk langsung ke rekening siswa, tidak dibenarkan buku tabungan dan ATM dikumpulkan lalu diambil massal oleh pihak sekolah.

Kepala Sekolah SDN 4 Nibong, Asnidar, S.Pd, saat dikonfirmasi via WhatsApp pribadinya membenarkan adanya pemanggilan wali siswa oleh pihak sekolah untuk klarifikasi. Ia mengatakan, Menyangkut rapat kemarin, ada wali murid yang menerima hasil keputusan rapat terkait PIP dan ada juga yang tidak.

Hasil musyarawah semua wali murid mengatakan PIP yang telah berlalu tidak ada ke janggalan.
Cuma ada satu orang murid yang masih keberatan walau telah di jelaskan berkali kali.
Sedangkan penerima PIP tahun 2025 tidak ada pihak sekolah yang mengelola, langsung di tarik sendiri bagi penerima, karena buku tabungan beserta ATM sudah dikembalikan pada yang bersangkutan” pungkas kepsek.

Di sisi lain, Aparat Penegak Hukum (APH) yang seharusnya menjadi benteng keadilan, terkesan masih menutup mata. Belum ada penyelidikan terbuka yang dilakukan, meski keluhan dari masyarakat serta pemberitaan di media resmi terkait masalah ini telah mencuat sejak beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Jelang Keberangkatan Umrah, PT BIR ALI TOUR DAN TRAVEL Gelar Manasik Akbar 2000 Jamaah.

Publik menanti langkah tegas dari kepolisian maupun kejaksaan untuk menuntaskan dugaan penyelewengan ini. Bila dibiarkan, bukan hanya mencederai kepercayaan masyarakat, namun juga berpotensi melanggengkan praktik korupsi di tingkat akar rumput.

Masyarakat berharap aparat segera bergerak mengusut tuntas persoalan ini. Sebab jika benar terjadi, maka ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tapi pengkhianatan terhadap hak pendidikan anak-anak kurang mampu yang seharusnya dilindungi. Jika dana PIP saja diselewengkan, apa lagi yang bisa diharapkan dari lembaga pendidikan dasar.

Skandal ini menyisakan pertanyaan besar: Siapa sebenarnya yang bermain di balik pengelolaan dana PIP SDN 4 Nibong? Dan sampai kapan hak anak-anak miskin harus dikorbankan demi kepentingan segelintir oknum. (SR)

Berita Terkait

Dapur MBG Rampung, Siswa Geureudong Pase Masih Menanti: Program Gizi Tertahan Tanpa Kepastian
Selamat Milad Samudra Pasai 800
SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:50 WIB

Pengembangan Kasus Pencurian Sapi di Labangka, Polsek Amankan Dua Terduga Pelaku Lain di Plampang!

Selasa, 3 November 2026 - 10:37 WIB

Polsek Labangka Gerak Cepat! Terduga Pencuri Sapi Nyaris Dihakimi Massa, Mobil Pickup Dirusak

Selasa, 3 November 2026 - 07:51 WIB

Melalui Patroli Malam, Koramil 1607-07/Lunyuk Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat Jaga Keamanan Lingkungan

Selasa, 3 November 2026 - 07:45 WIB

Peringati HUT PGRI dan Hari Guru Nasional, Babinsa Lunyuk Dorong Semangat Sportivitas Generasi Muda

Selasa, 3 November 2026 - 07:40 WIB

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Berita Terbaru

NASIONAL

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:40 WIB