Wabup Panyang Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Gampong Pante Jaloh

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 10 Mei 2025 - 12:02 WIB

50299 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi S.I.Kom., yang akrab disapa Panyang, menyerahkan langsung bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Dusun Lorong Drien Saka, Gampong Pante Jaloh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Bantuan diserahkan kepada Ismuhar (60), pemilik rumah yang hangus terbakar dalam peristiwa yang terjadi pada Kamis, 8 Mei 2025 pukul 14.00 WIB. Wabup hadir untuk meringankan beban masyarakat dengan menyerahkan bantuan masa panik.

Dalam kunjungannya, Tarmizi didampingi oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Aceh Utara, Iskandar, S.Sos., serta sejumlah pejabat kecamatan dan relawan sosial. Bantuan yang diberikan berupa sembako, perlengkapan rumah tangga, serta tenda darurat untuk keperluan tempat tinggal sementara.

“Musibah ini adalah cobaan berat, dan kami dari pemerintah hadir untuk memastikan bahwa masyarakat tidak sendiri. Bantuan ini mungkin tidak sebanding dengan kerugian yang dialami, tapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban keluarga,” ujar Tarmizi memberikan semangat kepada korban kebakaran.

Ia juga menyampaikan harapan agar warga tetap tabah dan saling mendukung satu sama lain dalam masa sulit ini. “Kami akan terus berkoordinasi untuk memastikan semua kebutuhan mendesak bisa segera ditangani,” tambahnya.

Baca Juga :  Ketua IWO I ACEh Utara/Lhokseumawe Kecam Tindakan Pengawal Ketua KPK Intimidasi Wartawan

Peristiwa kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materi yang dialami oleh Ismuhar, antara lain kehilangan uang tunai sebesar Rp 2 juta, satu unit smartphone, emas murni satu mayam, peralatan elektronik, serta berbagai perabot rumah tangga lainnya.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang kemudian segera melaporkannya ke pihak Kecamatan Sawang. Pemerintah kecamatan kemudian melakukan pendataan awal sebelum meneruskan laporan ke Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. [MUHADAR]

Berita Terkait

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis
R3P Diserahkan, Pemulihan Aceh Utara Diuji: Jangan Berhenti di Meja Birokrasi
Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air
Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi
Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali
Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji
Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik
Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Menhan Tekankan Peran Pers Hadapi Perang Psikologis di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:14 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB