Tiga Pelaku Pembunuhan Di Kampong Panglima Sahman Ditangkap Polisi

KABIRO SUBULUSSALAM- ACEH SINGKIL

- Redaksi

Kamis, 27 Februari 2025 - 17:19 WIB

50283 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM – Polisi akhirnya berhasil menangkap tiga pelaku yang diduga terlibat dalam pembunuhan di Kampong Panglima Sahman, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam. Penangkapan tersebut berlangsung di lokasi yang berbeda, dengan salah satu pelaku diamankan di Provinsi Sumatera Utara, sementara dua pelaku lainnya ditangkap di Provinsi Riau.

Kapolres Subulussalam, AKBP Yhogi Hadisetiawan,S.IK.M.IK, Kamis (27/02/2025) mengungkapkan, bahwa motif pembunuhan ini dipicu oleh dendam pribadi antara pelaku dan korban. Sebelumnya, kedua pelaku terlibat dalam kasus pencurian kelapa sawit yang dijaga oleh korban. Meskipun masalah tersebut sudah diselesaikan di Polsek Kecamatan Rundeng, rasa dendam yang tersisa, ditambah pengaruh alkohol, mendorong mereka untuk mengajak satu rekannya dan melakukan pembunuhan terhadap korban.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Motif pelaku hingga menghilangkan nyawa korban dilatarbelakangi oleh dendam,” ujar Kapolres Subulussalam.

Menurut Kapolres, pembunuhan tersebut dilakukan oleh tiga orang pelaku tanpa melibatkan pihak lain. “Pelakunya hanya tiga orang, tidak ada pelaku lain, motifnya jelas karena dendam,” tegas AKBP Yhogi Hadisetiawan.

Baca Juga :  Pelatihan Peraktek Penyusunan Skenario Pembejaran Dengan Pendekatan Terhadap Siswa - Siswi Bagi Guru SD Dan SMP Se Kota Subulussalam

Sebelumnya, warga Kampong Panglima Sahman digemparkan oleh penemuan mayat seorang pria pada Kamis, (13/2). Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan kaki dan tangan terikat serta tubuh yang ditutupi pelepah sawit kering. Penemuan ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian, yang segera melakukan penyelidikan.

Kejahatan ini benar-benar mengejutkan masyarakat setempat. Mordadi (35), seorang penjaga kebun kelapa sawit, ditemukan tewas di kebun tempat ia bekerja. Kejadian ini terungkap setelah istrinya, Ismiwati, menemui jenazah suaminya dalam keadaan mengenaskan dan menemukan sejumlah kejanggalan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), termasuk hilangnya sepeda motor korban.

Penyelidikan Tim Reskrim Polres Subulussalam mengarah pada motif dendam. Ternyata, pelaku utama, DN, sebelumnya melaporkan para tersangka atas kasus pencurian di kebun yang dijaga korban, yang kemudian memicu perasaan dendam dari pelaku.

Baca Juga :  Waduh,???. Pembangunan Bronjong di Desa Danau Tras Ambruk, Diduga Akibat Pekerjaan Asal Jadi, Siapa Yang Bertanggung Jawab.

Setelah pengejaran ke berbagai kota, termasuk Batam, akhirnya ketiga pelaku berhasil diringkus. Mereka adalah HM (23), seorang pelajar, dan JN (23), yang semuanya memiliki hubungan dengan lokasi kejadian. Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang menunjukkan keterlibatan mereka dalam pembunuhan ini, termasuk pakaian, alat, batu, dan tali yang diduga digunakan dalam aksi keji tersebut.

Penangkapan ini menunjukkan kesigapan dan profesionalisme Polres Subulussalam dalam menangani kasus ini. Mereka berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban dan menindak tegas para pelaku kejahatan. Proses hukum terhadap ketiga tersangka akan segera dimulai.

Kini, ketiga pelaku telah diamankan di Polres Subulussalam dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Polisi memastikan akan terus mengusut kasus ini demi keadilan bagi korban dan masyarakat setempat. Ketiga pelaku kini berada dalam tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. [ER.K]

Berita Terkait

Surat Mutasi ASN Diduga Palsu, BKPSDM Subulussalam Minta Aparat Usut Pelaku Penyebar Hoaks
Pokir DPRK Subulussalam: Antara Kepentingan Publik dan Bayang-Bayang Transaksi Politik
Bayang-Bayang Mafia Tanah di Lahan Transmigrasi Longkib, Negara Diuji Menegakkan Aturan
Sengketa Lahan Longkib Kian Membara, Dugaan Pemalsuan AJB hingga Tindak Pidana Lain Menguat, Penegakan Hukum Diuji
Sengketa 50 Hektar di Longkib Memanas, Nama Ketua Apkasindo Aceh Terseret, Dugaan Pelanggaran Regulasi Mengemuka
Janji yang Diuji Waktu, Kepemimpinan yang Ditagih Publik
Kanopi Ambruk, Integritas Proyek Dipertanyakan
Menjelang Idulfitri, Mantan Wali Kota dan Ketua DPRK Subulussalam Beri Perhatian kepada Rekan Media dan LSM

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:03 WIB

MBG Cot Rheu, Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:00 WIB

Kacabdin Aceh Utara Diuji, Johan Bungkam

Senin, 8 Juni 2026 - 11:29 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026, Momentum Hidup Sehat dan Ujian Kesiapan Event Olahraga Daerah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:03 WIB

BNNK Gayo Lues Gandeng Starbucks FSC dan PT Ujang Jaya International Perkuat Program Kopi untuk Cegah Kultivasi Ganja

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:59 WIB

Gampong Geulumpang Bungkok Salurkan BLT dan Santuni Anak Yatim

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:10 WIB

Usai banjir Pemdes Geulumpang Bungkok Perbaiki Jalan lingkungan Desa

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:48 WIB

Pemdes Peudari Salurkan BLT kepada 132 Keluarga, Perkuat Program Sosial dan Keagamaan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:46 WIB

Bupati Aceh Utara dan Satgas PRR tinjau korban cuaca ekstrem di Langkahan

Berita Terbaru