Arogansi Berbaju Seragam: Oknum Kasatpol PP Simpang Kiri Nodai Etika Pejabat Publik

KABIRO SUBULUSSALAM- ACEH SINGKIL

- Redaksi

Rabu, 16 Juli 2025 - 22:28 WIB

50861 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam — Citra penegak perda kembali tercoreng. Abdul Malik, S.Pd, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, saat ini menjadi sorotan tajam dan menuai kecaman keras dari masyarakat, Rabu (16/07/2025).

Insiden dugaan arogansi dan tindakan di luar etika yang dilakukannya di sebuah warung kopi di kawasan terminal kota Subulussalam pada Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB, telah memicu kemarahan publik dan mempertanyakan integritas aparat negara.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saksi mata secara gamblang menggambarkan bagaimana oknum Kasat Pol PP ini memasuki warung kopi layaknya preman, bukan pejabat publik.

Tanpa salam, tanpa sopan santun, ia berbicara dengan nada tinggi yang jauh dari perilaku seorang abdi negara yang seharusnya mengayomi.

“Kita ini bangsa yang punya adat istiadat dan tata krama. Kalau masuk ke tempat orang, harusnya sopan. Ini malah datang seperti mencari keributan,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya, menyuarakan kekecewaan atas sikap yang merendahkan nilai-nilai lokal.

Baca Juga :  Momentum Ramadhan, Kepala Desa Simolap Bagikan Sirup Ke Warga Setempat.

Namun, arogansi Abdul Malik tak berhenti di situ. Ia dilaporkan merampas speaker aktif milik pemilik warung tanpa dasar dan prosedur yang jelas.

Lebih parah lagi, ia secara sepihak menuding warung kopi tersebut sebagai tempat maksiat tanpa bukti valid, sebuah tuduhan serius yang mencoreng nama baik usaha dan pemiliknya.

“Tuduhan sepihak seperti itu sudah mencemarkan nama baik kami. Kalau ini penertiban, kenapa hanya speaker milik kami yang disita? Banyak warung lain juga pakai speaker, tapi tidak disentuh sama sekali,” protes pemilik warung dengan nada getir, menyoroti diskriminasi dan tebang pilih yang kasat mata.

Tindakan sewenang-wenang dan diskriminatif ini sontak memantik kemarahan publik. Masyarakat mempertanyakan bagaimana seorang pejabat yang seharusnya menjunjung tinggi keadilan bisa bertindak intimidatif, mencederai rasa keadilan, dan mengabaikan hak warga.

Penegakan aturan yang seharusnya bermartabat, justru dinodai dengan gaya-gaya yang lebih mirip penindasan ketimbang penertiban.

Berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Simpang Kiri mendesak Wali Kota Subulussalam dan Inspektorat untuk segera mengevaluasi kinerja dan etika kepemimpinan Abdul Malik.

Baca Juga :  Apel Ikrar Integritas, Pj. Walikota Subulussalam Tekankan ASN Netral Hadapi Pilkada 2024

“Sangat disayangkan jika seorang pejabat publik yang seharusnya menjadi contoh justru bertindak sewenang-wenang. Ini mencederai kepercayaan masyarakat terhadap aparat,” tegas seorang tokoh adat setempat, menyuarakan kegelisahan kolektif.

Ironisnya, ketika awak Media mencoba meminta klarifikasi, Abdul Malik memilih bungkam seribu bahasa.

Sikap tertutup dan enggan bertanggung jawab ini justru semakin memperkuat dugaan penyalahgunaan wewenang dan menumbuhkan kecurigaan publik terhadap institusi Satpol PP yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat, bukan penakut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari pihak Satpol PP Kecamatan Simpang Kiri maupun Pemerintah Kota Subulussalam.

Keheningan ini justru semakin memperparah kekecewaan masyarakat, menyiratkan bahwa insiden arogansi berjubah seragam ini mungkin saja dianggap remeh atau bahkan dilindungi.

Pertanyaannya kini, sampai kapan masyarakat harus menyaksikan pejabat publik bertindak layaknya “raja kecil” yang kebal hukum dan etika?. [ER.K]

Berita Terkait

Surat Mutasi ASN Diduga Palsu, BKPSDM Subulussalam Minta Aparat Usut Pelaku Penyebar Hoaks
Pokir DPRK Subulussalam: Antara Kepentingan Publik dan Bayang-Bayang Transaksi Politik
Bayang-Bayang Mafia Tanah di Lahan Transmigrasi Longkib, Negara Diuji Menegakkan Aturan
Sengketa Lahan Longkib Kian Membara, Dugaan Pemalsuan AJB hingga Tindak Pidana Lain Menguat, Penegakan Hukum Diuji
Sengketa 50 Hektar di Longkib Memanas, Nama Ketua Apkasindo Aceh Terseret, Dugaan Pelanggaran Regulasi Mengemuka
Janji yang Diuji Waktu, Kepemimpinan yang Ditagih Publik
Kanopi Ambruk, Integritas Proyek Dipertanyakan
Menjelang Idulfitri, Mantan Wali Kota dan Ketua DPRK Subulussalam Beri Perhatian kepada Rekan Media dan LSM

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 23:20 WIB

TNI Hadir untuk Rakyat! Kodim Sumbawa dan Yonif TP 835/SYB Pastikan Wilayah Kondusif

Sabtu, 7 November 2026 - 23:15 WIB

Pastikan Wilayah Aman, Koramil Sumbawa Gencarkan Patroli Objek Vital

Sabtu, 7 November 2026 - 19:20 WIB

Dukung Syiar Al-Qur’an dan Hadis, Koramil 1607-04/Alas Turut Amankan Pembukaan MTQH I 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 19:11 WIB

Babinsa Boak Turut Meriahkan Pembukaan Boak Cup 2026, TNI Dukung Semangat Olahraga dan Persatuan Warga

Sabtu, 7 November 2026 - 19:05 WIB

Tak Hanya Jaga Keamanan, Babinsa Sumbawa Juga Peduli Kesehatan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 21:43 WIB

Bersama Rakyat Jaga Keamanan, Koramil 1607-03/Ropang Gelar Patroli Malam

Jumat, 6 November 2026 - 19:22 WIB

Posyandu Mawar Merah Satu, 112 Warga Terima Pelayanan Kesehatan

Kamis, 5 November 2026 - 19:28 WIB

Perkuat Kewaspadaan Teritorial, Koramil Alas Laksanakan Pemantauan Wilayah Malam Hari

Berita Terbaru