Akibat Pekerjaan Bronjong Asal Jadi, Makam Umum Didesa Danau Tras Terancam

KABIRO SUBULUSSALAM- ACEH SINGKIL

- Redaksi

Selasa, 15 Oktober 2024 - 16:52 WIB

50346 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – Pekerjaan bronjong yang diduga dikerjakan secara asal jadi di Desa Danau Tras mengakibatkan ancaman serius bagi makam umum setempat. Masyarakat khawatir bahwa saat terjadi banjir di Sungai Belegen, makam yang berjarak hanya satu meter dari tebing sungai bisa hanyut terseret arus air.

Kekhawatiran ini muncul mengingat kondisi tebing yang semakin rawan longsor. Proyek pembangunan bronjong tersebut dibiayai dengan anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp 50.500.000 dari sumber APBN tahun 2024, dengan volume 20,0 x 3,5 meter. Namun, hasil pekerjaannya justru menimbulkan pertanyaan dan ketidakpuasan di kalangan warga.

“Sangat disayangkan, bronjong yang seharusnya melindungi justru berpotensi membahayakan makam yang Ada di kami,” Ujar Warga setempat yang tidak mau disebutkan indentitasnya, Selasa (15/10/2024).

Pertanyaannya, bagaimana proyek ini bisa selesai dalam waktu hanya satu minggu dan langsung ambruk ini sungguh aneh.

Baca Juga :  Kunjungan PJ Wali Kota ke SMP Negeri 1Simpang kiri Subulussalam: Progres Rehabilitasi 80%

Bahkan, Kondisi ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Desa Danau Tras, yang meminta pemerintah dan pihak terkait untuk melakukan evaluasi dan memastikan kualitas pekerjaan di masa mendatang.

Mereka berharap langkah cepat dapat diambil untuk mencegah potensi kerugian lebih lanjut bagi masyarakat dan makam yang ada di desa tersebut. [ER.K]

Berita Terkait

Surat Mutasi ASN Diduga Palsu, BKPSDM Subulussalam Minta Aparat Usut Pelaku Penyebar Hoaks
Pokir DPRK Subulussalam: Antara Kepentingan Publik dan Bayang-Bayang Transaksi Politik
Bayang-Bayang Mafia Tanah di Lahan Transmigrasi Longkib, Negara Diuji Menegakkan Aturan
Sengketa Lahan Longkib Kian Membara, Dugaan Pemalsuan AJB hingga Tindak Pidana Lain Menguat, Penegakan Hukum Diuji
Sengketa 50 Hektar di Longkib Memanas, Nama Ketua Apkasindo Aceh Terseret, Dugaan Pelanggaran Regulasi Mengemuka
Janji yang Diuji Waktu, Kepemimpinan yang Ditagih Publik
Kanopi Ambruk, Integritas Proyek Dipertanyakan
Menjelang Idulfitri, Mantan Wali Kota dan Ketua DPRK Subulussalam Beri Perhatian kepada Rekan Media dan LSM

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:29 WIB

Pernyataan Sikap Camat Lantung di Depan Ribuan Massa: “Kalau Disuruh Memilih, Saya Tegas Tidak Menutup Tambang!”

Kamis, 17 September 2026 - 09:47 WIB

Ribuan Warga Turun ke Jalan! Aliansi Rakyat Tolak Penutupan Tambang Emas Lantung Desak Pemerintah Terbitkan IPR

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:13 WIB

Jaga Ketertiban Pawai Ta’aruf, Babinsa Plampang Hadir di Tengah Warga

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Berita Terbaru