Akibat Pekerjaan Bronjong Asal Jadi, Makam Umum Didesa Danau Tras Terancam

KABIRO SUBULUSSALAM- ACEH SINGKIL

- Redaksi

Selasa, 15 Oktober 2024 - 16:52 WIB

50315 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – Pekerjaan bronjong yang diduga dikerjakan secara asal jadi di Desa Danau Tras mengakibatkan ancaman serius bagi makam umum setempat. Masyarakat khawatir bahwa saat terjadi banjir di Sungai Belegen, makam yang berjarak hanya satu meter dari tebing sungai bisa hanyut terseret arus air.

Kekhawatiran ini muncul mengingat kondisi tebing yang semakin rawan longsor. Proyek pembangunan bronjong tersebut dibiayai dengan anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp 50.500.000 dari sumber APBN tahun 2024, dengan volume 20,0 x 3,5 meter. Namun, hasil pekerjaannya justru menimbulkan pertanyaan dan ketidakpuasan di kalangan warga.

“Sangat disayangkan, bronjong yang seharusnya melindungi justru berpotensi membahayakan makam yang Ada di kami,” Ujar Warga setempat yang tidak mau disebutkan indentitasnya, Selasa (15/10/2024).

Pertanyaannya, bagaimana proyek ini bisa selesai dalam waktu hanya satu minggu dan langsung ambruk ini sungguh aneh.

Baca Juga :  Temu Ramah Cawagub Aceh Nomor Urut 1 Dengan Relawan Se Kota Subulussalam

Bahkan, Kondisi ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Desa Danau Tras, yang meminta pemerintah dan pihak terkait untuk melakukan evaluasi dan memastikan kualitas pekerjaan di masa mendatang.

Mereka berharap langkah cepat dapat diambil untuk mencegah potensi kerugian lebih lanjut bagi masyarakat dan makam yang ada di desa tersebut. [ER.K]

Berita Terkait

Surat Mutasi ASN Diduga Palsu, BKPSDM Subulussalam Minta Aparat Usut Pelaku Penyebar Hoaks
Pokir DPRK Subulussalam: Antara Kepentingan Publik dan Bayang-Bayang Transaksi Politik
Bayang-Bayang Mafia Tanah di Lahan Transmigrasi Longkib, Negara Diuji Menegakkan Aturan
Sengketa Lahan Longkib Kian Membara, Dugaan Pemalsuan AJB hingga Tindak Pidana Lain Menguat, Penegakan Hukum Diuji
Sengketa 50 Hektar di Longkib Memanas, Nama Ketua Apkasindo Aceh Terseret, Dugaan Pelanggaran Regulasi Mengemuka
Janji yang Diuji Waktu, Kepemimpinan yang Ditagih Publik
Kanopi Ambruk, Integritas Proyek Dipertanyakan
Menjelang Idulfitri, Mantan Wali Kota dan Ketua DPRK Subulussalam Beri Perhatian kepada Rekan Media dan LSM

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:35 WIB

Gebrakan Ketua RT 04 Sungai Pasir, Gandeng PT Solnet Bangun Gapura dan Dorong Penataan Wilayah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:55 WIB

Bupati Karimun Diminta Tinjau Legalitas Operasional Mayatama Solusindo, Dugaan Kelengkapan Perizinan Jadi Sorotan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

Usaha Tanpa Izin Dipertanyakan, Pemkab Karimun Didesak Bertindak terhadap Dugaan Operasional ISP yang Belum Transparan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:09 WIB

Hak Jawab Disampaikan Terkait Pemberitaan Penggunaan Anggaran di Lingkungan Imigrasi Karimun

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:34 WIB

Bupati Karimun Terima Kunjungan Tim Verifikasi dan Variasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

APH Diminta Periksa Sejumlah Kegiatan dan Anggaran Imigrasi Karimun Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB

Kanwil DJBC Khusus Kepri Bersama KPPBC TMP B Karimun Lakukan Pemusnahan  Barang Hasil Penindakan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:57 WIB

Jaringan Lelet

Berita Terbaru