MBG Cot Rheu, Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:03 WIB

50274 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara|Oposisi News 86 – Ketika daya beli masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cot Rheu, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bagi banyak keluarga, program tersebut bukan sekadar penyedia makanan, melainkan bentuk nyata dukungan negara terhadap tumbuh kembang generasi muda.

Sejumlah warga yang ditemui media, Senin (8/6/2026), menilai kehadiran MBG memberikan dampak langsung terhadap kebutuhan harian anak-anak yang menempuh pendidikan di tingkat SD, SMP, hingga SMA di wilayah Kuta Makmur.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku program tersebut membantu meringankan beban rumah tangga, terutama dalam memastikan anak memperoleh asupan yang layak selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat terbantu. Dalam kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, keberadaan MBG memberi kepastian bahwa anak-anak mendapatkan makanan yang baik untuk pertumbuhan mereka. Bagi keluarga seperti kami, ini sangat berarti,” ujarnya.

Baca Juga :  STOP PERSS WARTAWAN MEDIA OPOSISI NEWS 86.COM

Pandangan senada disampaikan warga lainnya. Menurut dia, keterbatasan pendapatan sering kali memaksa keluarga mengatur pengeluaran secara ketat, termasuk kebutuhan pendidikan dan konsumsi anak.

“Tidak semua orang tua memiliki kondisi ekonomi yang sama. Kadang kami harus menyesuaikan banyak kebutuhan sekaligus. Dengan adanya MBG, setidaknya ada beban yang berkurang karena anak-anak sudah mendapatkan makanan bergizi di sekolah,” katanya.

Respon positif juga datang dari kalangan pelajar. Seorang siswa sekolah dasar mengaku senang dengan menu yang disajikan setiap hari.

“Makanannya enak, lauknya kami suka, dan buah yang diberikan juga segar. Kami senang karena bisa makan bersama teman-teman di sekolah,” tuturnya.

Kepala SPPG Cot Rheu, Rafsanjani, menegaskan bahwa pemenuhan gizi peserta didik menjadi fokus utama program yang dijalankan. Karena itu, setiap tahapan, mulai dari pengolahan hingga pendistribusian makanan, dilakukan dengan memperhatikan standar mutu dan kebersihan.

Baca Juga :  Informasi Warga Berbuah Pengungkapan Kasus Sabu di Gayo Lues, Polisi Kembangkan Dugaan Jaringan Antarprovinsi

Menurutnya, kualitas layanan harus terus ditingkatkan agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh para penerima.

“Tujuan utama MBG adalah mendukung kebutuhan nutrisi anak-anak dan pelajar. Oleh sebab itu, aspek higienitas, keamanan pangan, serta mutu sajian menjadi perhatian utama kami. Kami juga terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” kata Rafsanjani.

Ia berharap program tersebut mampu menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Kami ingin memastikan program ini memberi kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas gizi generasi muda. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, kami optimistis tujuan yang diharapkan pemerintah dapat tercapai secara maksimal,” pungkasnya. (SR)

Berita Terkait

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues
Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues
Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI
Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara
20 Pejabat Eselon II Diuji, Pemkab Aceh Utara Mulai Bongkar Formasi Pimpinan
Kadis Kominfo Gayo Lues Ajak Insan Pers Perkuat Kemitraan dan Bangun Komunikasi Terbuka
Pengawasan Internal Diperketat, Polres Gayo Lues Pastikan Personel Bebas Narkoba dan Judi Online
Kepala BNNK Gayo Lues Kawal Monitoring Starbucks FSC, Program 165.755 Bibit Kopi Didorong Perkuat Ekonomi Kawasan Rawan Tanaman Terlarang

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:18 WIB

20 Pejabat Eselon II Diuji, Pemkab Aceh Utara Mulai Bongkar Formasi Pimpinan

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kadis Kominfo Gayo Lues Ajak Insan Pers Perkuat Kemitraan dan Bangun Komunikasi Terbuka

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:24 WIB

Pengawasan Internal Diperketat, Polres Gayo Lues Pastikan Personel Bebas Narkoba dan Judi Online

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:53 WIB

Kepala BNNK Gayo Lues Kawal Monitoring Starbucks FSC, Program 165.755 Bibit Kopi Didorong Perkuat Ekonomi Kawasan Rawan Tanaman Terlarang

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Kasus Sabu di Gayo Lues Kembali Terungkap, Tantangan Memutus Jaringan Masih Besar

Berita Terbaru