Tegaskan Komitmen Percepatan Penurunan Stunting
Kutacane |Oposisi News 86 — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia, Wihaji, melakukan kunjungan kerja ke Posyandu Silikah dan Rumah Gizi di Desa Batu Mbulan, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (3/6/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat layanan kesehatan keluarga sekaligus memastikan program percepatan penurunan stunting berjalan efektif hingga ke tingkat desa.
Dalam agenda tersebut, Menteri Wihaji meninjau secara langsung berbagai layanan yang diberikan kepada masyarakat, mulai dari pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan kesehatan dasar, hingga kegiatan edukasi terkait pemenuhan gizi keluarga.
Ia juga melihat pelaksanaan program yang selama ini dijalankan oleh Posyandu Silikah dan Rumah Gizi sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan berbagai program pembangunan keluarga yang menjadi prioritas pemerintah dapat berjalan sesuai target. Pemerintah menilai bahwa pencegahan stunting tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga memerlukan keterlibatan keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, serta masyarakat secara luas dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Saat berada di lokasi, Menteri Wihaji berdialog dengan tenaga kesehatan, kader posyandu, dan warga setempat. Dalam pertemuan tersebut, ia mendengarkan berbagai masukan terkait kondisi kesehatan masyarakat, capaian program yang telah dilaksanakan, serta sejumlah kendala yang masih dihadapi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pemenuhan gizi keluarga.
Kepada para kader posyandu, Menteri menyampaikan apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendampingi masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga yang memiliki balita.
Menurutnya, peran kader sangat penting karena menjadi penghubung antara program pemerintah dengan masyarakat di tingkat akar rumput. Keberhasilan berbagai program kesehatan, termasuk penurunan angka stunting, sangat ditentukan oleh kerja nyata para kader yang setiap hari berinteraksi langsung dengan warga.
Selain meninjau layanan kesehatan, Menteri juga melihat aktivitas yang berlangsung di Rumah Gizi Desa Batu Mbulan. Fasilitas tersebut menjadi salah satu sarana pendukung dalam memberikan edukasi mengenai pola makan sehat, penyusunan menu bergizi seimbang, serta pendampingan kepada keluarga yang memiliki risiko stunting.
Keberadaan Rumah Gizi dinilai mampu memperkuat upaya pencegahan masalah gizi melalui pendekatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menyambut baik kunjungan kerja tersebut.
Kehadiran Menteri dinilai memberikan motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan di daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Dukungan pemerintah pusat diharapkan dapat memperkuat berbagai program yang selama ini telah dijalankan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kualitas sumber daya manusia.
Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan terkait peningkatan fasilitas kesehatan, pendampingan gizi, serta keberlanjutan program-program pemberdayaan keluarga yang dinilai sangat membantu masyarakat desa.
Kunjungan kerja ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas sejak usia dini. Melalui penguatan layanan kesehatan dasar, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang, serta kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, upaya percepatan penurunan stunting diharapkan dapat terus menunjukkan hasil yang positif.
Pemerintah menargetkan terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif sebagai fondasi menuju terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, penguatan pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas gizi anak akan terus menjadi salah satu fokus utama pembangunan nasional dalam mewujudkan masa depan bangsa yang lebih baik. [Dedi Ariyanto]









































